<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh 5,3% di Masa Endemi</title><description>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yakin pertumbuhan ekonomi tetap 5,3% di masa endemi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/27/320/2838172/menko-airlangga-yakin-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-5-3-di-masa-endemi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/27/320/2838172/menko-airlangga-yakin-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-5-3-di-masa-endemi"/><item><title>Menko Airlangga Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh 5,3% di Masa Endemi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/27/320/2838172/menko-airlangga-yakin-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-5-3-di-masa-endemi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/27/320/2838172/menko-airlangga-yakin-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-5-3-di-masa-endemi</guid><pubDate>Selasa 27 Juni 2023 20:40 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/27/320/2838172/menko-airlangga-yakin-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-5-3-di-masa-endemi-76FlzF1epM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertumbuhan ekonomi RI (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/27/320/2838172/menko-airlangga-yakin-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-5-3-di-masa-endemi-76FlzF1epM.jpg</image><title>Pertumbuhan ekonomi RI (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yakin pertumbuhan ekonomi tetap 5,3% di masa endemi.
&amp;ldquo;Pertumbuhan ekonomi tetap kita dorong sampai akhir tahun sebesar 5,3%,&amp;rdquo; kata Airlangga dilansir dari Antara, Selasa (27/6/2023).
Airlangga optimis target tersebut dapat tercapai seiring dengan pergerakan masyarakat akan kembali pulih usai pencabutan status pandemi.

BACA JUGA:
Kemacetan Rugikan Ekonomi Indonesia Rp77 Triliun, Jakarta Penyumbang Terbesar


Pengumuman pencabutan status pandemi oleh Presiden Joko Widodo membuat Indonesia memasuki masa endemi. Hal itu diharapkan dapat membuat masyarakat lebih optimis dan bergerak normal. Sebab, pada masa pandemi, masyarakat memiliki kekhawatiran risiko terpapar virus COVID-19.
Dengan pergerakan masyarakat yang semakin normal, aktivitas perekonomian juga akan bergerak membaik.

BACA JUGA:
Tarif Listrik Tidak Naik demi Ekonomi Semakin Membaik 


Airlangga menambahkan, dampak pencabutan status pandemi terhadap perekonomian baru akan terasa hingga akhir tahun. Terlebih, ada dorongan dari fase liburan yang makin mendongkrak aktivitas perekonomian masyarakat.
&amp;ldquo;Kegiatan-kegiatan masyarakat nanti kan ada semi libur yang agak panjang, itu diharapkan ekonomi bergerak,&amp;rdquo; ujar dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMy8xLzE2NzQ2Ni81L3g4bHpqMGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap hati-hati  dengan risiko dari COVID-19. Pasalnya, meski kasus COVID-19 di Indonesia  hampir mendekati nol, namun virusnya belum benar-benar menghilang.
Diketahui, Presiden Joko Widodo telah secara resmi mengumumkan pencabutan status pandemi COVID-19 di Indonesia pada Rabu (21/6).
Keputusan tersebut diambil sejalan dengan pencabutan status public  health emergency of international concern (PHEIC) untuk COVID-19 yang  dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Keputusan juga diambil oleh pemerintah dengan mempertimbangkan angka  konfirmasi harian kasus COVID-19 di Tanah Air yang mendekati nihil.
Presiden Jokowi mengungkapkan pencabutan status pandemi diharapkan dapat meningkatkan geliat perekonomian di Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yakin pertumbuhan ekonomi tetap 5,3% di masa endemi.
&amp;ldquo;Pertumbuhan ekonomi tetap kita dorong sampai akhir tahun sebesar 5,3%,&amp;rdquo; kata Airlangga dilansir dari Antara, Selasa (27/6/2023).
Airlangga optimis target tersebut dapat tercapai seiring dengan pergerakan masyarakat akan kembali pulih usai pencabutan status pandemi.

BACA JUGA:
Kemacetan Rugikan Ekonomi Indonesia Rp77 Triliun, Jakarta Penyumbang Terbesar


Pengumuman pencabutan status pandemi oleh Presiden Joko Widodo membuat Indonesia memasuki masa endemi. Hal itu diharapkan dapat membuat masyarakat lebih optimis dan bergerak normal. Sebab, pada masa pandemi, masyarakat memiliki kekhawatiran risiko terpapar virus COVID-19.
Dengan pergerakan masyarakat yang semakin normal, aktivitas perekonomian juga akan bergerak membaik.

BACA JUGA:
Tarif Listrik Tidak Naik demi Ekonomi Semakin Membaik 


Airlangga menambahkan, dampak pencabutan status pandemi terhadap perekonomian baru akan terasa hingga akhir tahun. Terlebih, ada dorongan dari fase liburan yang makin mendongkrak aktivitas perekonomian masyarakat.
&amp;ldquo;Kegiatan-kegiatan masyarakat nanti kan ada semi libur yang agak panjang, itu diharapkan ekonomi bergerak,&amp;rdquo; ujar dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMy8xLzE2NzQ2Ni81L3g4bHpqMGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap hati-hati  dengan risiko dari COVID-19. Pasalnya, meski kasus COVID-19 di Indonesia  hampir mendekati nol, namun virusnya belum benar-benar menghilang.
Diketahui, Presiden Joko Widodo telah secara resmi mengumumkan pencabutan status pandemi COVID-19 di Indonesia pada Rabu (21/6).
Keputusan tersebut diambil sejalan dengan pencabutan status public  health emergency of international concern (PHEIC) untuk COVID-19 yang  dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Keputusan juga diambil oleh pemerintah dengan mempertimbangkan angka  konfirmasi harian kasus COVID-19 di Tanah Air yang mendekati nihil.
Presiden Jokowi mengungkapkan pencabutan status pandemi diharapkan dapat meningkatkan geliat perekonomian di Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
