<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata Ada UMKM Tak Mau Ambil Kredit karena Takut Utang</title><description>Ternyata ada pelaku UMKM tidak mau mengambil kredit karena takut utang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/27/455/2837921/ternyata-ada-umkm-tak-mau-ambil-kredit-karena-takut-utang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/27/455/2837921/ternyata-ada-umkm-tak-mau-ambil-kredit-karena-takut-utang"/><item><title>Ternyata Ada UMKM Tak Mau Ambil Kredit karena Takut Utang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/27/455/2837921/ternyata-ada-umkm-tak-mau-ambil-kredit-karena-takut-utang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/27/455/2837921/ternyata-ada-umkm-tak-mau-ambil-kredit-karena-takut-utang</guid><pubDate>Selasa 27 Juni 2023 14:52 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/27/455/2837921/ternyata-ada-umkm-tak-mau-ambil-kredit-karena-takut-utang-jEFPQLQSRK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">UMKM takut ambil kredit (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/27/455/2837921/ternyata-ada-umkm-tak-mau-ambil-kredit-karena-takut-utang-jEFPQLQSRK.jpg</image><title>UMKM takut ambil kredit (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ternyata ada pelaku UMKM tidak mau mengambil kredit karena takut utang. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan masih ada pelaku UMKM yang tak mau menerima kredit perbankan.
&amp;ldquo;Saat saya kunjungan ke pasar basah, ada beberapa pedagang yang tidak mau mendapatkan kredit karena merasa bisnis jalan dan tidak perlu kredit. Ada juga yang tidak mau kredit karena mereka takut berutang,&amp;rdquo; kata Airlangga dilansir dari Antara, Selasa (27/6/2023).

BACA JUGA:
Putri Usaha UMKM Berhasil Mendulang Cuan Berkat Go Online


Oleh karena itu, ia meminta perbankan untuk terus meningkatkan sosialisasi agar lebih banyak pelaku UMKM yang mau mengambil kredit perbankan, terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Terlebih, dia melihat sejumlah pasar basah memiliki potensi besar untuk menjadi sasaran kredit perbankan karena banyak UMKM yang memiliki bisnis yang bertahan dengan omzet besar namun belum mengakses kredit perbankan.

BACA JUGA:
Dapat Kesempatan Berjualan Minuman di GBK saat FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Argentina, Pelaku UMKM Ini Bangga Jadi Bagian Momen Bersejarah


&amp;ldquo;Ini tugas perbankan terkait inklusivitas untuk bisa masuk ke pasar basah di daerah masing-masing,&amp;rdquo; ujar Airlangga.
Pemerintah telah meningkatkan target penyaluran KUR dari Rp370 triliun menjadi Rp450 triliun untuk tahun 2023.
Adapun realisasi penyaluran KUR secara nasional sepanjang tahun 2023 sampai dengan 12 Juni 2023 telah mencapai Rp87,48 triliun dan diberikan kepada 1,6 juta debitur.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yNi82Ni8xNjQ2MjAvNS94OGpnaHNl&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara selama satu dekade, sambung Airlangga, realisasi penyaluran  KUR untuk UMKM baru mencapai Rp1.200 triliun atau sekitar 20% dari  total kredit nasional sebesar Rp6.000 triliun.
&amp;ldquo;Presiden berharap realisasi berubah menjadi 30%. Keberpihakan ini yang harus didorong,&amp;rdquo; ujar Airlangga.
Airlangga menjelaskan bantuan pembiayaan KUR bertujuan untuk membantu UMKM bisa naik kelas.
Salah satu program pemerintah adalah KUR Klaster yang menyasar  kelompok usaha yang melibatkan mitra usaha untuk perkebunan rakyat,  perikanan rakyat, peternakan rakyat, industri UMKM, serta kelompok usaha  yang memproduksi produk lokal, berbahan baku lokal dan usaha produktif  lainnya.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat realisasi KUR  Klaster per 15 Desember 2022 sebanyak Rp4,8 triliun atau 96,7% dari  total Rp4,9 triliun.
Adapun jumlah akses KUR Klaster mencapai 14.888 klaster dengan jumlah pelaku UMKM sebanyak 1,3 juta unit.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ternyata ada pelaku UMKM tidak mau mengambil kredit karena takut utang. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan masih ada pelaku UMKM yang tak mau menerima kredit perbankan.
&amp;ldquo;Saat saya kunjungan ke pasar basah, ada beberapa pedagang yang tidak mau mendapatkan kredit karena merasa bisnis jalan dan tidak perlu kredit. Ada juga yang tidak mau kredit karena mereka takut berutang,&amp;rdquo; kata Airlangga dilansir dari Antara, Selasa (27/6/2023).

BACA JUGA:
Putri Usaha UMKM Berhasil Mendulang Cuan Berkat Go Online


Oleh karena itu, ia meminta perbankan untuk terus meningkatkan sosialisasi agar lebih banyak pelaku UMKM yang mau mengambil kredit perbankan, terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Terlebih, dia melihat sejumlah pasar basah memiliki potensi besar untuk menjadi sasaran kredit perbankan karena banyak UMKM yang memiliki bisnis yang bertahan dengan omzet besar namun belum mengakses kredit perbankan.

BACA JUGA:
Dapat Kesempatan Berjualan Minuman di GBK saat FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Argentina, Pelaku UMKM Ini Bangga Jadi Bagian Momen Bersejarah


&amp;ldquo;Ini tugas perbankan terkait inklusivitas untuk bisa masuk ke pasar basah di daerah masing-masing,&amp;rdquo; ujar Airlangga.
Pemerintah telah meningkatkan target penyaluran KUR dari Rp370 triliun menjadi Rp450 triliun untuk tahun 2023.
Adapun realisasi penyaluran KUR secara nasional sepanjang tahun 2023 sampai dengan 12 Juni 2023 telah mencapai Rp87,48 triliun dan diberikan kepada 1,6 juta debitur.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yNi82Ni8xNjQ2MjAvNS94OGpnaHNl&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara selama satu dekade, sambung Airlangga, realisasi penyaluran  KUR untuk UMKM baru mencapai Rp1.200 triliun atau sekitar 20% dari  total kredit nasional sebesar Rp6.000 triliun.
&amp;ldquo;Presiden berharap realisasi berubah menjadi 30%. Keberpihakan ini yang harus didorong,&amp;rdquo; ujar Airlangga.
Airlangga menjelaskan bantuan pembiayaan KUR bertujuan untuk membantu UMKM bisa naik kelas.
Salah satu program pemerintah adalah KUR Klaster yang menyasar  kelompok usaha yang melibatkan mitra usaha untuk perkebunan rakyat,  perikanan rakyat, peternakan rakyat, industri UMKM, serta kelompok usaha  yang memproduksi produk lokal, berbahan baku lokal dan usaha produktif  lainnya.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat realisasi KUR  Klaster per 15 Desember 2022 sebanyak Rp4,8 triliun atau 96,7% dari  total Rp4,9 triliun.
Adapun jumlah akses KUR Klaster mencapai 14.888 klaster dengan jumlah pelaku UMKM sebanyak 1,3 juta unit.</content:encoded></item></channel></rss>
