<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Kenapa Magang Kerja di Luar Negeri Diminati, Gajinya Besar!</title><description>Bisa magang ke luar negeri menjadi pilihan dengan harapan bisa segera mendapat kerja</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/01/320/2839612/alasan-kenapa-magang-kerja-di-luar-negeri-diminati-gajinya-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/01/320/2839612/alasan-kenapa-magang-kerja-di-luar-negeri-diminati-gajinya-besar"/><item><title>Alasan Kenapa Magang Kerja di Luar Negeri Diminati, Gajinya Besar!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/01/320/2839612/alasan-kenapa-magang-kerja-di-luar-negeri-diminati-gajinya-besar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/01/320/2839612/alasan-kenapa-magang-kerja-di-luar-negeri-diminati-gajinya-besar</guid><pubDate>Sabtu 01 Juli 2023 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/01/320/2839612/alasan-kenapa-magang-kerja-di-luar-negeri-diminati-gajinya-besar-SZCQzmM1Bf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alasan Kenapa Mahasiswa Mau Magang di Luar Negeri. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/01/320/2839612/alasan-kenapa-magang-kerja-di-luar-negeri-diminati-gajinya-besar-SZCQzmM1Bf.jpg</image><title>Alasan Kenapa Mahasiswa Mau Magang di Luar Negeri. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Bisa magang ke luar negeri menjadi pilihan dengan harapan bisa segera mendapat kerja saat lulus kuliah. Namun ternyata program magang ini dimanfaatkan oleh oknum sehingga menjadi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Lantas kenapa magang kerja ke luar negeri diminati?
Menurut Ketua Umum Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Hariyanto ada tawaran gaji yang besar dari luar negeri di tengah sulitnya mencari pekerjaan di dalam negeri.

BACA JUGA:
Dugaan Perdagangan Orang, Mahasiswa Jadi Buruh saat Magang di Jepang

&amp;ldquo;Ada gap antara iming-iming gaji besar di luar negeri dan sulitnya mencari kerja di dalam negeri sehingga banyak yang tergiur untuk magang padahal melalui proses yang non-prosedural,&amp;rdquo; kata Hariyanto.
Sementara itu, seorang yang pernah magang bekerja di Jepang, Denny Cahyadi mengaku alasan merantau ke luar negeri tidak lepas dari sulitnya mencari pekerjaan di dalam negeri.

BACA JUGA:
TPPO Bermodus Magang Luar Negeri, Ike Julies Tiati: Pemerintah Perlu Gerak Cepat

&amp;ldquo;Saya melihat banyak mahasiswa yang telah lulus tapi sulit cari kerja. Makanya berpikir cari jalan keluar dengan berbagai macam cari,&quot; ujarnya.
&quot;Ini dilematis, tapi sebenarnya tuntutan hidup saja,&amp;rdquo; kata pria yang bekerja di pengelolaan plat logam saat di Jepang kepada wartawan Halbert Chaniago.Denny yang kini telah tinggal di Padang mengatakan, melalui proses perekrutan magang secara resmi melalui dinas tenaga kerja, dan menjalani pelatihan di lembaga pelatihan kerja (LPK).
&amp;ldquo;Setelah lulus proses dan dapat seluruh surat-surat izin, di Jepang di-training lagi satu bulan. Lalu bekerja. Bahkan ada yang di Jepang tidak lolos medical check-up. Prosesnya ketat tapi fasilitasnya sangat baik,&amp;rdquo; kata Denny.</description><content:encoded>JAKARTA - Bisa magang ke luar negeri menjadi pilihan dengan harapan bisa segera mendapat kerja saat lulus kuliah. Namun ternyata program magang ini dimanfaatkan oleh oknum sehingga menjadi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Lantas kenapa magang kerja ke luar negeri diminati?
Menurut Ketua Umum Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Hariyanto ada tawaran gaji yang besar dari luar negeri di tengah sulitnya mencari pekerjaan di dalam negeri.

BACA JUGA:
Dugaan Perdagangan Orang, Mahasiswa Jadi Buruh saat Magang di Jepang

&amp;ldquo;Ada gap antara iming-iming gaji besar di luar negeri dan sulitnya mencari kerja di dalam negeri sehingga banyak yang tergiur untuk magang padahal melalui proses yang non-prosedural,&amp;rdquo; kata Hariyanto.
Sementara itu, seorang yang pernah magang bekerja di Jepang, Denny Cahyadi mengaku alasan merantau ke luar negeri tidak lepas dari sulitnya mencari pekerjaan di dalam negeri.

BACA JUGA:
TPPO Bermodus Magang Luar Negeri, Ike Julies Tiati: Pemerintah Perlu Gerak Cepat

&amp;ldquo;Saya melihat banyak mahasiswa yang telah lulus tapi sulit cari kerja. Makanya berpikir cari jalan keluar dengan berbagai macam cari,&quot; ujarnya.
&quot;Ini dilematis, tapi sebenarnya tuntutan hidup saja,&amp;rdquo; kata pria yang bekerja di pengelolaan plat logam saat di Jepang kepada wartawan Halbert Chaniago.Denny yang kini telah tinggal di Padang mengatakan, melalui proses perekrutan magang secara resmi melalui dinas tenaga kerja, dan menjalani pelatihan di lembaga pelatihan kerja (LPK).
&amp;ldquo;Setelah lulus proses dan dapat seluruh surat-surat izin, di Jepang di-training lagi satu bulan. Lalu bekerja. Bahkan ada yang di Jepang tidak lolos medical check-up. Prosesnya ketat tapi fasilitasnya sangat baik,&amp;rdquo; kata Denny.</content:encoded></item></channel></rss>
