<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Rekomendasi Saham di Semester II-2023, Auto Cuan</title><description>Andhika Cipta Labora merekomendasi lima sektor untuk dicermati semester dua tahun ini yaitu, sektor konstruksi, properti, teknologi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/278/2840473/intip-rekomendasi-saham-di-semester-ii-2023-auto-cuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/278/2840473/intip-rekomendasi-saham-di-semester-ii-2023-auto-cuan"/><item><title>Intip Rekomendasi Saham di Semester II-2023, Auto Cuan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/278/2840473/intip-rekomendasi-saham-di-semester-ii-2023-auto-cuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/278/2840473/intip-rekomendasi-saham-di-semester-ii-2023-auto-cuan</guid><pubDate>Senin 03 Juli 2023 14:51 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/03/278/2840473/intip-rekomendasi-saham-di-semester-ii-2023-auto-cuan-ViFsj8j85Q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rekomendasi saham (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/03/278/2840473/intip-rekomendasi-saham-di-semester-ii-2023-auto-cuan-ViFsj8j85Q.jpg</image><title>Rekomendasi saham (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Analis Kanaka Hita Solvera, Andhika Cipta Labora merekomendasi lima sektor untuk dicermati sepanjang semester dua tahun ini yaitu, sektor konstruksi, properti, teknologi, perbankan digital, serta sektor poultry.
&amp;ldquo;Dengan adanya potensi penurunan suku bunga oleh Bank Indonesia, maka akan menjadi sentimen positif untuk sektor konstruksi, properti, teknologi, perbankan digital, dan poultry,&amp;rdquo; kata Andhika dalam Market Buzz IDX Channel, Senin (3/7/2023).

BACA JUGA:
Naik di Luar Kebiasaan, Saham MTSM dan PAMG Dipantau BEI&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Untuk sektor konstruksi, kata Andhika, penurunan suku bunga akan turut berdampak pada penurunan beban bunga perusahaan, hal itu disebut dapat mendongkrak kinerja perusahaan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yOC8yMC8xNjc2MjQvNS94OG00M3g0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Selain itu, adanya sentimen pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) dan tahun politik juga akan berpengaruh positif terhadap sektor konstruksi,&amp;rdquo; imbuh Andhika.

BACA JUGA:
IPO, Akseleran Tawarkan Harga Rp100-Rp120/Saham&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dalam hal ini, Andhika merekomendasikan saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). Andhika menyarankan buy on weakness pada saham WIKA, dengan target harga terdekat di Rp540-Rp550.Sementara itu, untuk sektor properti Andhika merekomendasikan saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) untuk sektor perbankan digital, saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) untuk sektor poultry, dan saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) untuk sektor teknologi.
Lebih lanjut, Andhika memproyeksikan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menembus level 6.800 hingga 6.900. Hal ini ditopang oleh mulai melandainya tingkat inflasi di Amerika Serikat dan Eropa.
Melandainya tingkat inflasi akan memengaruhi keputusan Bank Sentral AS atau The Fed untuk menurunkan suku bunga di semester dua ini. Andhika menjelaskan bahwa IHSG saat ini masih bergerak di level 6.600, namun sudah berhasil rebound di bulan Mei sampai Juni. Di mana pada bulan Juni, indeks sempat menyentuh level 6.744.
&amp;ldquo;Penurunan IHSG saat ini sudah terbatas, selama IHSG tidak turun ke bawah level 6.562, seharusnya IHSG berpeluang mengalami penguatan ke level 6.800-6.900,&amp;rdquo; imbuh Andhika.</description><content:encoded>JAKARTA - Analis Kanaka Hita Solvera, Andhika Cipta Labora merekomendasi lima sektor untuk dicermati sepanjang semester dua tahun ini yaitu, sektor konstruksi, properti, teknologi, perbankan digital, serta sektor poultry.
&amp;ldquo;Dengan adanya potensi penurunan suku bunga oleh Bank Indonesia, maka akan menjadi sentimen positif untuk sektor konstruksi, properti, teknologi, perbankan digital, dan poultry,&amp;rdquo; kata Andhika dalam Market Buzz IDX Channel, Senin (3/7/2023).

BACA JUGA:
Naik di Luar Kebiasaan, Saham MTSM dan PAMG Dipantau BEI&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Untuk sektor konstruksi, kata Andhika, penurunan suku bunga akan turut berdampak pada penurunan beban bunga perusahaan, hal itu disebut dapat mendongkrak kinerja perusahaan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yOC8yMC8xNjc2MjQvNS94OG00M3g0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Selain itu, adanya sentimen pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) dan tahun politik juga akan berpengaruh positif terhadap sektor konstruksi,&amp;rdquo; imbuh Andhika.

BACA JUGA:
IPO, Akseleran Tawarkan Harga Rp100-Rp120/Saham&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dalam hal ini, Andhika merekomendasikan saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). Andhika menyarankan buy on weakness pada saham WIKA, dengan target harga terdekat di Rp540-Rp550.Sementara itu, untuk sektor properti Andhika merekomendasikan saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) untuk sektor perbankan digital, saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) untuk sektor poultry, dan saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) untuk sektor teknologi.
Lebih lanjut, Andhika memproyeksikan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menembus level 6.800 hingga 6.900. Hal ini ditopang oleh mulai melandainya tingkat inflasi di Amerika Serikat dan Eropa.
Melandainya tingkat inflasi akan memengaruhi keputusan Bank Sentral AS atau The Fed untuk menurunkan suku bunga di semester dua ini. Andhika menjelaskan bahwa IHSG saat ini masih bergerak di level 6.600, namun sudah berhasil rebound di bulan Mei sampai Juni. Di mana pada bulan Juni, indeks sempat menyentuh level 6.744.
&amp;ldquo;Penurunan IHSG saat ini sudah terbatas, selama IHSG tidak turun ke bawah level 6.562, seharusnya IHSG berpeluang mengalami penguatan ke level 6.800-6.900,&amp;rdquo; imbuh Andhika.</content:encoded></item></channel></rss>
