<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS: Inflasi Capai 0,14% di Juni 2023, Ini Biang Keroknya</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat inflasi Indonesia pada month to month (mtm) Juni 2023 sebesar 0,14%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840334/bps-inflasi-capai-0-14-di-juni-2023-ini-biang-keroknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840334/bps-inflasi-capai-0-14-di-juni-2023-ini-biang-keroknya"/><item><title>BPS: Inflasi Capai 0,14% di Juni 2023, Ini Biang Keroknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840334/bps-inflasi-capai-0-14-di-juni-2023-ini-biang-keroknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840334/bps-inflasi-capai-0-14-di-juni-2023-ini-biang-keroknya</guid><pubDate>Senin 03 Juli 2023 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/03/320/2840334/bps-inflasi-capai-0-14-di-juni-2023-ini-biang-keroknya-hqXBFs5tUG.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Indonesia. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/03/320/2840334/bps-inflasi-capai-0-14-di-juni-2023-ini-biang-keroknya-hqXBFs5tUG.JPG</image><title>Ekonomi Indonesia. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat inflasi Indonesia pada month to month (mtm) Juni 2023 sebesar 0,14%.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini menyebut bahwa di bulan Juni 2023 terjadi inflasi year on year (yoy) sebesar 3,52%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Laju Inflasi Melambat, Harga Minyak Mentah Langsung Naik&amp;nbsp;

&quot;Inflasi secara yoy ini tercatat dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,00,&quot; ujar Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (3/7/2023).
Sementara itu, tingkat inflasi year to date (ytd) Juni 2023 sebesar 1,24%.
&quot;Tingkat inflasi bulanan Juni 2023 lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya namun lebih rendah dibandingkan bulan yang sama tahun lalu,&quot; ucap Pudji.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wall Street Pekan Ini Dibayangi Data Inflasi AS

Dia mengatakan bahwa untuk inflasi bulanan ini, penyumbang terbesarnya adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 0,39%, sementara andil inflasinya adalah 0,10%.


&quot;Komoditas penyumbang inflasi secara mtm terbesar di antaranya adalah daging ayam ras dengan andil 0,06%, tarif angkutan udara dengan andil sebesar 0,04%, telur ayam ras dengan andil 0,02%, dan kontrak rumah, bawang putih, rokok kretek filter serta ketimun yang memberikan andil masing-masing sebesar 0,01%,&quot; tambahnya.
Sementara itu, kelompok transportasi mengalami deflasi sebesar -0,10% dengan komoditas bensin dan solar, dengan andil inflasinya -0,01%.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat inflasi Indonesia pada month to month (mtm) Juni 2023 sebesar 0,14%.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini menyebut bahwa di bulan Juni 2023 terjadi inflasi year on year (yoy) sebesar 3,52%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Laju Inflasi Melambat, Harga Minyak Mentah Langsung Naik&amp;nbsp;

&quot;Inflasi secara yoy ini tercatat dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,00,&quot; ujar Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (3/7/2023).
Sementara itu, tingkat inflasi year to date (ytd) Juni 2023 sebesar 1,24%.
&quot;Tingkat inflasi bulanan Juni 2023 lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya namun lebih rendah dibandingkan bulan yang sama tahun lalu,&quot; ucap Pudji.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wall Street Pekan Ini Dibayangi Data Inflasi AS

Dia mengatakan bahwa untuk inflasi bulanan ini, penyumbang terbesarnya adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 0,39%, sementara andil inflasinya adalah 0,10%.


&quot;Komoditas penyumbang inflasi secara mtm terbesar di antaranya adalah daging ayam ras dengan andil 0,06%, tarif angkutan udara dengan andil sebesar 0,04%, telur ayam ras dengan andil 0,02%, dan kontrak rumah, bawang putih, rokok kretek filter serta ketimun yang memberikan andil masing-masing sebesar 0,01%,&quot; tambahnya.
Sementara itu, kelompok transportasi mengalami deflasi sebesar -0,10% dengan komoditas bensin dan solar, dengan andil inflasinya -0,01%.</content:encoded></item></channel></rss>
