<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi Tahunan Sentuh 3,52% di Juni 2023</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada Juni 2023 mencapai 3,52%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840343/inflasi-tahunan-sentuh-3-52-di-juni-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840343/inflasi-tahunan-sentuh-3-52-di-juni-2023"/><item><title>Inflasi Tahunan Sentuh 3,52% di Juni 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840343/inflasi-tahunan-sentuh-3-52-di-juni-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840343/inflasi-tahunan-sentuh-3-52-di-juni-2023</guid><pubDate>Senin 03 Juli 2023 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/03/320/2840343/inflasi-tahunan-sentuh-3-52-di-juni-2023-5XdsFC0z5X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi Juni 2023 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/03/320/2840343/inflasi-tahunan-sentuh-3-52-di-juni-2023-5XdsFC0z5X.jpg</image><title>Inflasi Juni 2023 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada Juni 2023 mencapai 3,52% jika dibandingkan dengan periode Juni 2022 (year-on-year/yoy). Sementara itu, inflasi bulanan mencapai 0,14% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
&quot;Tingkat inflasi bulanan Juni 2023 lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya namun lebih rendah dibandingkan bulan yang sama tahun lalu,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (3/7/2023).

BACA JUGA:
BPS: Inflasi Capai 0,14% di Juni 2023, Ini Biang Keroknya


Selain itu, tercatat tingkat inflasi bulanan komponen inti Juni 2023 sebesar 0,12%.
Dia mengatakan bahwa untuk inflasi bulanan Juni 2023, penyumbang terbesarnya adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 0,39%, sementara andil inflasinya adalah 0,10%.

BACA JUGA:
Laju Inflasi Melambat, Harga Minyak Mentah Langsung Naik 


&quot;Komoditas penyumbang inflasi secara mtm terbesar di antaranya adalah daging ayam ras dengan andil 0,06%, tarif angkutan udara dengan andil sebesar 0,04%, telur ayam ras dengan andil 0,02%, dan kontrak rumah, bawang putih, rokok kretek filter serta ketimun yang memberikan andil masing-masing sebesar 0,01%,&quot; tambahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wNS8xLzE2NTg2My81L3g4a29jYnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;BPS juga menyampaikan, inflasi bulanan Juni 2023 menurut wilayah  menunjukkan bahwa inflasi di 48 kota IHK lebih tinggi dari inflasi  nasional. Sebanyak 78 kota mengalami inflasi, dan 12 kota mengalami  deflasi.
&quot;Inflasi tertinggi terjadi di kota Jayapura sebesar 1,36%, dengan  komoditas penyumbang inflasi adalah tarif angkutan udara dengan andil  1,11%, tomat 0,25%, beras 0,04%, rokok putih 0,03%, rokok kretek filter  0,03%, air kemasan 0,03%, cabai merah 0,01%, dan daging ayam ras 0,01%,&quot;  terang Pudji.
Sementara itu, deflasi bulanan terdalam terjadi di Sumenep sebesar -0,42%.
&quot;Inflasi tahunan tertinggi terjadi di Ambon sebesar 6,10% dengan IHK  sebesar 118,67 dan terendah terjadi di Gunungsitoli sebesar 1,01% dengan  IHK sebesar 114,79,&quot; pungkas Pudji.
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada Juni 2023 mencapai 3,52% jika dibandingkan dengan periode Juni 2022 (year-on-year/yoy). Sementara itu, inflasi bulanan mencapai 0,14% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
&quot;Tingkat inflasi bulanan Juni 2023 lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya namun lebih rendah dibandingkan bulan yang sama tahun lalu,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (3/7/2023).

BACA JUGA:
BPS: Inflasi Capai 0,14% di Juni 2023, Ini Biang Keroknya


Selain itu, tercatat tingkat inflasi bulanan komponen inti Juni 2023 sebesar 0,12%.
Dia mengatakan bahwa untuk inflasi bulanan Juni 2023, penyumbang terbesarnya adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 0,39%, sementara andil inflasinya adalah 0,10%.

BACA JUGA:
Laju Inflasi Melambat, Harga Minyak Mentah Langsung Naik 


&quot;Komoditas penyumbang inflasi secara mtm terbesar di antaranya adalah daging ayam ras dengan andil 0,06%, tarif angkutan udara dengan andil sebesar 0,04%, telur ayam ras dengan andil 0,02%, dan kontrak rumah, bawang putih, rokok kretek filter serta ketimun yang memberikan andil masing-masing sebesar 0,01%,&quot; tambahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wNS8xLzE2NTg2My81L3g4a29jYnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;BPS juga menyampaikan, inflasi bulanan Juni 2023 menurut wilayah  menunjukkan bahwa inflasi di 48 kota IHK lebih tinggi dari inflasi  nasional. Sebanyak 78 kota mengalami inflasi, dan 12 kota mengalami  deflasi.
&quot;Inflasi tertinggi terjadi di kota Jayapura sebesar 1,36%, dengan  komoditas penyumbang inflasi adalah tarif angkutan udara dengan andil  1,11%, tomat 0,25%, beras 0,04%, rokok putih 0,03%, rokok kretek filter  0,03%, air kemasan 0,03%, cabai merah 0,01%, dan daging ayam ras 0,01%,&quot;  terang Pudji.
Sementara itu, deflasi bulanan terdalam terjadi di Sumenep sebesar -0,42%.
&quot;Inflasi tahunan tertinggi terjadi di Ambon sebesar 6,10% dengan IHK  sebesar 118,67 dan terendah terjadi di Gunungsitoli sebesar 1,01% dengan  IHK sebesar 114,79,&quot; pungkas Pudji.
</content:encoded></item></channel></rss>
