<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Suharso: Ekonomi Biru Jadi Mesin Baru Pertumbuhan ASEAN</title><description>Ekonomi biru berpotensi menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi ASEAN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840401/menteri-suharso-ekonomi-biru-jadi-mesin-baru-pertumbuhan-asean</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840401/menteri-suharso-ekonomi-biru-jadi-mesin-baru-pertumbuhan-asean"/><item><title>Menteri Suharso: Ekonomi Biru Jadi Mesin Baru Pertumbuhan ASEAN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840401/menteri-suharso-ekonomi-biru-jadi-mesin-baru-pertumbuhan-asean</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840401/menteri-suharso-ekonomi-biru-jadi-mesin-baru-pertumbuhan-asean</guid><pubDate>Senin 03 Juli 2023 13:12 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/03/320/2840401/menteri-suharso-ekonomi-biru-jadi-mesin-baru-pertumbuhan-asean-1aqwkT0Kmx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi biru jadi mesin pertumbuhan ASEAN (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/03/320/2840401/menteri-suharso-ekonomi-biru-jadi-mesin-baru-pertumbuhan-asean-1aqwkT0Kmx.jpg</image><title>Ekonomi biru jadi mesin pertumbuhan ASEAN (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi biru berpotensi menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi ASEAN. Pemanfaatan ekonomi biru merupakan upaya untuk mendongkrak ekonomi sebagian negara anggota ASEAN yang masih menyandang status pendapatan menengah ke bawah.

BACA JUGA:
Ingin Pastikan Ekonomi Tumbuh Positif, Ini Arahan Jokowi ke Seluruh Menteri


&quot;ASEAN membutuhkan mesin pertumbuhan baru untuk meningkatkan kemakmuran kesejahteraan rakyat,&quot; ungkap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa dalam sambutannya di acara ASEAN Blue Economy Forum 2023 yang dipantau secara daring, Senin (3/7/2023).

BACA JUGA:
IMF Beri Dana Talangan Rp45 Triliun Selamatkan Ekonomi Pakistan


Suharso mengungkapkan, pada tahun 2021 saja ada lima negara ASEAN yang berpenghasilan menengah ke bawah, yaitu Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam. Kemudian ada tiga negara ASEAN yang masuk dalam kategori berpenghasilan menengah ke atas, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand yang masih terjebak status pendapatan menengah selama 13 tahun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS8xLzE2NjA1OS81L3g4a3Vqb2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Hanya Brunei Darussalam dan Singapura yang berstatus berpenghasilan  tinggi. Oleh karena itu, transisi ke ekonomi biru memberikan peluang  untuk mendorong pertumbuhan PDB sekaligus mendukung pencapaian berbagai  Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di ASEAN,&quot; tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Indonesia meluncurkan peta jalan ekonomi  biru (Blue Economy Roadmap). Suharso menyebut dengan diluncurkannya peta  jalan ekonomi biru, akan menjadi pembuka jalan yang luas untuk  perkembangan ekonomi biru di Indonesia.
&quot;Peta jalan akan menjabarkan program ekonomi biru yang akan didorong  oleh Indonesia ke depan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,&quot; jelas  Suharso.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi biru berpotensi menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi ASEAN. Pemanfaatan ekonomi biru merupakan upaya untuk mendongkrak ekonomi sebagian negara anggota ASEAN yang masih menyandang status pendapatan menengah ke bawah.

BACA JUGA:
Ingin Pastikan Ekonomi Tumbuh Positif, Ini Arahan Jokowi ke Seluruh Menteri


&quot;ASEAN membutuhkan mesin pertumbuhan baru untuk meningkatkan kemakmuran kesejahteraan rakyat,&quot; ungkap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa dalam sambutannya di acara ASEAN Blue Economy Forum 2023 yang dipantau secara daring, Senin (3/7/2023).

BACA JUGA:
IMF Beri Dana Talangan Rp45 Triliun Selamatkan Ekonomi Pakistan


Suharso mengungkapkan, pada tahun 2021 saja ada lima negara ASEAN yang berpenghasilan menengah ke bawah, yaitu Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam. Kemudian ada tiga negara ASEAN yang masuk dalam kategori berpenghasilan menengah ke atas, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand yang masih terjebak status pendapatan menengah selama 13 tahun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS8xLzE2NjA1OS81L3g4a3Vqb2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Hanya Brunei Darussalam dan Singapura yang berstatus berpenghasilan  tinggi. Oleh karena itu, transisi ke ekonomi biru memberikan peluang  untuk mendorong pertumbuhan PDB sekaligus mendukung pencapaian berbagai  Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di ASEAN,&quot; tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Indonesia meluncurkan peta jalan ekonomi  biru (Blue Economy Roadmap). Suharso menyebut dengan diluncurkannya peta  jalan ekonomi biru, akan menjadi pembuka jalan yang luas untuk  perkembangan ekonomi biru di Indonesia.
&quot;Peta jalan akan menjabarkan program ekonomi biru yang akan didorong  oleh Indonesia ke depan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,&quot; jelas  Suharso.</content:encoded></item></channel></rss>
