<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga BBM Pertamax Green 95 Dijual Rp13.200 per Liter</title><description>PT Pertamina menetapkan harga BBM jenis baru dari campuran Pertamax Green 95.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840688/harga-bbm-pertamax-green-95-dijual-rp13-200-per-liter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840688/harga-bbm-pertamax-green-95-dijual-rp13-200-per-liter"/><item><title>Harga BBM Pertamax Green 95 Dijual Rp13.200 per Liter</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840688/harga-bbm-pertamax-green-95-dijual-rp13-200-per-liter</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/03/320/2840688/harga-bbm-pertamax-green-95-dijual-rp13-200-per-liter</guid><pubDate>Senin 03 Juli 2023 20:28 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/03/320/2840688/harga-bbm-pertamax-green-95-dijual-rp13-200-per-liter-O99Xdvki5f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga BBM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/03/320/2840688/harga-bbm-pertamax-green-95-dijual-rp13-200-per-liter-O99Xdvki5f.jpg</image><title>Harga BBM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menetapkan harga BBM jenis baru Pertamax Green 95&amp;nbsp; senilai Rp13.200 per liter. Besaran harga tersebut disampaikan Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury.
Pahala mengatakan uji coba penjualan Pertamax Green 95 mulai dilakukan Juli 2023. Di mana, Pertamina mulai menjual bahan bakar Bioetanol tersebut di 17 titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Rinciannya, 11 titik SPBU di Jawa Timur dan enam titik SPBU di DKI Jakarta.

BACA JUGA:
Update Harga BBM BP AKR, Pertamina, Shell hingga Vivo per 3 Juli 2023

&quot;Di kisaran Rp13.200, Insya Allah dikisaran segitu. Dalam bulan Juli ini kita akan lakukan penjualan, kita rencananya akan mulai di Jatim, lalu nanti di DKI. Kemungkinan ada 17 titik SPBU yg akan menjual Green Pertamax 95, kurang lebih 11 titik di Jatim, mungkin 6 di Jakarta,&quot; ujar Pahala saat ditemui wartawan, Senin (3/7/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yOC8yMC8xNjc2MjQvNS94OG00M3g0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam proses uji coba penjualan, Pertamina masih fokus di Jakarta dan Jawa Timur. Pahala menyebut penjajakan pasar masih dilakukan terlebih dahulu, sebelum Pertamina memperluas penjualannya di daerah lain.

BACA JUGA:
Daftar Kenaikan Harga BBM Pertamina dari Aceh hingga Papua

Dia mengaku pasokan bioetanol masih terbatas saat ini, sehingga perluasan penjualan ke daerah lain masih menjadi pertimbangan.&quot;Kita akan lakukan penjajakan pasar dulu di dua kota ini, sekarang ada
keterbatasan dari jumlah bioetanol yang tersedia. Tapi nanti kalau misalnya kita lihat sukses kita akan kembangkan juga untuk menambah kapasitas produksi bioetanol,&quot; ucapnya.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Dadan Kusdiana mengungkapkan, pihaknya siap melakukan uji coba komersialisasi bioetanol mulai awal Juli 2023 mendatang.
Dadan menuturkan, proses uji coba komersialisasi itu tak lepas dari perintah Presiden Joko Widodo melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel).</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menetapkan harga BBM jenis baru Pertamax Green 95&amp;nbsp; senilai Rp13.200 per liter. Besaran harga tersebut disampaikan Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury.
Pahala mengatakan uji coba penjualan Pertamax Green 95 mulai dilakukan Juli 2023. Di mana, Pertamina mulai menjual bahan bakar Bioetanol tersebut di 17 titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Rinciannya, 11 titik SPBU di Jawa Timur dan enam titik SPBU di DKI Jakarta.

BACA JUGA:
Update Harga BBM BP AKR, Pertamina, Shell hingga Vivo per 3 Juli 2023

&quot;Di kisaran Rp13.200, Insya Allah dikisaran segitu. Dalam bulan Juli ini kita akan lakukan penjualan, kita rencananya akan mulai di Jatim, lalu nanti di DKI. Kemungkinan ada 17 titik SPBU yg akan menjual Green Pertamax 95, kurang lebih 11 titik di Jatim, mungkin 6 di Jakarta,&quot; ujar Pahala saat ditemui wartawan, Senin (3/7/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yOC8yMC8xNjc2MjQvNS94OG00M3g0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam proses uji coba penjualan, Pertamina masih fokus di Jakarta dan Jawa Timur. Pahala menyebut penjajakan pasar masih dilakukan terlebih dahulu, sebelum Pertamina memperluas penjualannya di daerah lain.

BACA JUGA:
Daftar Kenaikan Harga BBM Pertamina dari Aceh hingga Papua

Dia mengaku pasokan bioetanol masih terbatas saat ini, sehingga perluasan penjualan ke daerah lain masih menjadi pertimbangan.&quot;Kita akan lakukan penjajakan pasar dulu di dua kota ini, sekarang ada
keterbatasan dari jumlah bioetanol yang tersedia. Tapi nanti kalau misalnya kita lihat sukses kita akan kembangkan juga untuk menambah kapasitas produksi bioetanol,&quot; ucapnya.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Dadan Kusdiana mengungkapkan, pihaknya siap melakukan uji coba komersialisasi bioetanol mulai awal Juli 2023 mendatang.
Dadan menuturkan, proses uji coba komersialisasi itu tak lepas dari perintah Presiden Joko Widodo melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel).</content:encoded></item></channel></rss>
