<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Carsurin Pasang Harga IPO Rp125/Saham</title><description>PT Carsurin Tbk menetapkan harga penawaran umum atau initial public offering (IPO) sebesar Rp125 per saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/04/278/2840868/carsurin-pasang-harga-ipo-rp125-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/04/278/2840868/carsurin-pasang-harga-ipo-rp125-saham"/><item><title>Carsurin Pasang Harga IPO Rp125/Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/04/278/2840868/carsurin-pasang-harga-ipo-rp125-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/04/278/2840868/carsurin-pasang-harga-ipo-rp125-saham</guid><pubDate>Selasa 04 Juli 2023 10:35 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/04/278/2840868/carsurin-pasang-harga-ipo-rp125-saham-P354CsoetF.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">IPO Carsurin (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/04/278/2840868/carsurin-pasang-harga-ipo-rp125-saham-P354CsoetF.jpeg</image><title>IPO Carsurin (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Carsurin Tbk menetapkan harga penawaran umum atau initial public offering (IPO) sebesar Rp125 per saham. Perseroan tengah memasuki masa penawaran umum atau offering hingga 6 Juli 2023 mendatang.

BACA JUGA:
IPO, Pengelola Minuman Teguk Pasang Harga Rp110/Saham


Dalam gelaran IPO ini, perseroan menawarkan sebanyak 600 juta saham atau 20,75% dari total modal ditempatkan dan disetor. Dengan harga tersebut, perusahaan yang bergerak di bidang jasa inspeksi, pengujian, sertifikasi dan verifikasi ini mengincar dana segar sebesar Rp75 miliar.
Selain itu, perseroan juga mengadakan program alokasi saham pegawai atau employee stock allocation (ESA) dengan jumlah sebanyak-banyaknya 2,10% dari saham yang ditawarkan dalam IPO, atau sebanyak 12,60 juta saham.

BACA JUGA:
IPO, Akseleran (AKSL) Masih Rugi 3 Tahun Terakhir


Perihal penggunaan dana, perseroan akan menggunakan sekitar 98,03% dari dana hasil IPO untuk belanja modal atau capital expenditure. Secara rinci, sebesar 23,04% akan digunakan untuk renovasi bangunan laboratorium yang berada di lima lokasi yaitu di Sumatera sebanyak dua laboratorium (Jambi &amp;amp; Medan), Sulawesi sebanyak dua laboratorium (Morowali &amp;amp; Kendari), dan Maluku sebanyak satu laboratorium (Halmahera).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian, sekitar 66,44% akan digunakan untuk belanja alat-alat  laboratorium beserta perlengkapannya dari pihak ketiga. Transaksi ini  akan dilakukan setelah renovasi laboratorium selesai.
Serta, sekitar 8,55% akan digunakan untuk belanja peralatan dan  perlengkapan kantor seperti komputer, printer, mesin fotocopy, meja dan  kursi kerja, lemari arsip dan perabotan kantor lainya dari pihak ketiga.
Lalu, sekitar 1,97% dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja,  namun tidak terbatas untuk pembelian bahan habis pakai (consumable)  dalam kegiatan operasional, seperti sewa kendaraan.
Carsurin dijadwalkan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan  kode CRSN pada 10 Juli 2023 mendatang. Dalam IPO ini, perseroan menunjuk  PT NH Korindo Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi  efek.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Carsurin Tbk menetapkan harga penawaran umum atau initial public offering (IPO) sebesar Rp125 per saham. Perseroan tengah memasuki masa penawaran umum atau offering hingga 6 Juli 2023 mendatang.

BACA JUGA:
IPO, Pengelola Minuman Teguk Pasang Harga Rp110/Saham


Dalam gelaran IPO ini, perseroan menawarkan sebanyak 600 juta saham atau 20,75% dari total modal ditempatkan dan disetor. Dengan harga tersebut, perusahaan yang bergerak di bidang jasa inspeksi, pengujian, sertifikasi dan verifikasi ini mengincar dana segar sebesar Rp75 miliar.
Selain itu, perseroan juga mengadakan program alokasi saham pegawai atau employee stock allocation (ESA) dengan jumlah sebanyak-banyaknya 2,10% dari saham yang ditawarkan dalam IPO, atau sebanyak 12,60 juta saham.

BACA JUGA:
IPO, Akseleran (AKSL) Masih Rugi 3 Tahun Terakhir


Perihal penggunaan dana, perseroan akan menggunakan sekitar 98,03% dari dana hasil IPO untuk belanja modal atau capital expenditure. Secara rinci, sebesar 23,04% akan digunakan untuk renovasi bangunan laboratorium yang berada di lima lokasi yaitu di Sumatera sebanyak dua laboratorium (Jambi &amp;amp; Medan), Sulawesi sebanyak dua laboratorium (Morowali &amp;amp; Kendari), dan Maluku sebanyak satu laboratorium (Halmahera).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian, sekitar 66,44% akan digunakan untuk belanja alat-alat  laboratorium beserta perlengkapannya dari pihak ketiga. Transaksi ini  akan dilakukan setelah renovasi laboratorium selesai.
Serta, sekitar 8,55% akan digunakan untuk belanja peralatan dan  perlengkapan kantor seperti komputer, printer, mesin fotocopy, meja dan  kursi kerja, lemari arsip dan perabotan kantor lainya dari pihak ketiga.
Lalu, sekitar 1,97% dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja,  namun tidak terbatas untuk pembelian bahan habis pakai (consumable)  dalam kegiatan operasional, seperti sewa kendaraan.
Carsurin dijadwalkan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan  kode CRSN pada 10 Juli 2023 mendatang. Dalam IPO ini, perseroan menunjuk  PT NH Korindo Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi  efek.</content:encoded></item></channel></rss>
