<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ingatkan BIN soal Belanja APBN</title><description>Presiden Jokowi memberikan peringatan kepada Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kejaksaan Agung (Kejagung).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/04/320/2840590/jokowi-ingatkan-bin-soal-belanja-apbn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/04/320/2840590/jokowi-ingatkan-bin-soal-belanja-apbn"/><item><title>Jokowi Ingatkan BIN soal Belanja APBN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/04/320/2840590/jokowi-ingatkan-bin-soal-belanja-apbn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/04/320/2840590/jokowi-ingatkan-bin-soal-belanja-apbn</guid><pubDate>Selasa 04 Juli 2023 06:28 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/03/320/2840590/jokowi-ingatkan-bin-soal-belanja-apbn-EZPXFqhfov.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggaran belanja APBN (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/03/320/2840590/jokowi-ingatkan-bin-soal-belanja-apbn-EZPXFqhfov.jpg</image><title>Anggaran belanja APBN (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi memberikan peringatan kepada Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk berhati-hati dalam membeli barang-barang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

BACA JUGA:
Jokowi Ingatkan Pejabat Tak Salahgunakan Uang Rakyat di APBN


&quot;Yang paling penting ini perlu saya tekankan, hati-hati untuk pembelian barang-barang, ini untuk Kementerian Pertahanan, Polri, BIN, dan kejaksaan karena angkanya saya lihat cukup besar Rp29,7 triliun, sedangkan kalau kita bandingkan ini untuk jalan irigasi, bendungan itu di angka Rp23,5 triliun,&quot; ujar Jokowi, dikutip dari Antara.

BACA JUGA:
APBN Surplus Rp204 Triliun pada Mei 2023 


Hal tersebut disampaikan Presiden dalam pengantar pada Sidang Paripurna Laporan Semester 1 Pelaksanaan APBN Tahun 2023 di Istana Negara, Jakarta, Senin.
Jokowi mengatakan bahwa belanja barang di setiap kementerian dan lembaga pasti akan berdampak pada pemeliharaan dan perawatan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xOS8xLzE2NDQxMi81L3g4ajk3OTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dikatakan pula bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk pemeliharaan  jalan dan irigasi di Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp14,9 triliun,  sedangkan pemeliharaan di Kemhan, Polri, BIN, dan Kejagung sebesar  Rp21,5 triliun.
&quot;Ini hati-hati jangan sampai kita beli barang banyak-banyak. Kalau  manfaatnya maksimal, enggak apa. Kalau manfaatnya tidak maksimal,  kemudian biaya pemeliharaan bisa naik sampai Rp21,5 triliun, ini yang  harus coba dilihat lagi secara detail. Kita harus menjaga agar APBN kita  tetap sehat,&quot; jelasnya.
Baca Selengkapnya: Belanja BIN hingga Kejagung Rp29 Triliun, Jokowi: Hati-Hati Beli Barang</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi memberikan peringatan kepada Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk berhati-hati dalam membeli barang-barang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

BACA JUGA:
Jokowi Ingatkan Pejabat Tak Salahgunakan Uang Rakyat di APBN


&quot;Yang paling penting ini perlu saya tekankan, hati-hati untuk pembelian barang-barang, ini untuk Kementerian Pertahanan, Polri, BIN, dan kejaksaan karena angkanya saya lihat cukup besar Rp29,7 triliun, sedangkan kalau kita bandingkan ini untuk jalan irigasi, bendungan itu di angka Rp23,5 triliun,&quot; ujar Jokowi, dikutip dari Antara.

BACA JUGA:
APBN Surplus Rp204 Triliun pada Mei 2023 


Hal tersebut disampaikan Presiden dalam pengantar pada Sidang Paripurna Laporan Semester 1 Pelaksanaan APBN Tahun 2023 di Istana Negara, Jakarta, Senin.
Jokowi mengatakan bahwa belanja barang di setiap kementerian dan lembaga pasti akan berdampak pada pemeliharaan dan perawatan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xOS8xLzE2NDQxMi81L3g4ajk3OTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dikatakan pula bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk pemeliharaan  jalan dan irigasi di Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp14,9 triliun,  sedangkan pemeliharaan di Kemhan, Polri, BIN, dan Kejagung sebesar  Rp21,5 triliun.
&quot;Ini hati-hati jangan sampai kita beli barang banyak-banyak. Kalau  manfaatnya maksimal, enggak apa. Kalau manfaatnya tidak maksimal,  kemudian biaya pemeliharaan bisa naik sampai Rp21,5 triliun, ini yang  harus coba dilihat lagi secara detail. Kita harus menjaga agar APBN kita  tetap sehat,&quot; jelasnya.
Baca Selengkapnya: Belanja BIN hingga Kejagung Rp29 Triliun, Jokowi: Hati-Hati Beli Barang</content:encoded></item></channel></rss>
