<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Muamalat Incar Pertumbuhan Transaksi Madina hingga 25%</title><description>PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menargetkan pertumbuhan transaksi Muamalat Digital Integrated Access (Madina) hingga 25%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/05/278/2841538/bank-muamalat-incar-pertumbuhan-transaksi-madina-hingga-25</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/05/278/2841538/bank-muamalat-incar-pertumbuhan-transaksi-madina-hingga-25"/><item><title>Bank Muamalat Incar Pertumbuhan Transaksi Madina hingga 25%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/05/278/2841538/bank-muamalat-incar-pertumbuhan-transaksi-madina-hingga-25</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/05/278/2841538/bank-muamalat-incar-pertumbuhan-transaksi-madina-hingga-25</guid><pubDate>Rabu 05 Juli 2023 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/05/278/2841538/bank-muamalat-incar-pertumbuhan-transaksi-madina-hingga-25-nw6Z0LRgDs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Muamalat targetkan pertumbuhan transaksi madina 25% (Foto: Bank Muamalat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/05/278/2841538/bank-muamalat-incar-pertumbuhan-transaksi-madina-hingga-25-nw6Z0LRgDs.jpg</image><title>Bank Muamalat targetkan pertumbuhan transaksi madina 25% (Foto: Bank Muamalat)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4NC81L3g4ajZna3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menargetkan pertumbuhan transaksi Muamalat Digital Integrated Access (Madina) hingga 25%. SEVP Enterprise Banking Bank Muamalat Irvan Yulian Noor mengatakan, Madina menawarkan kemudahan untuk nasabah korporasi dalam hal manajemen kas dan akses informasi keuangan yang cepat dan real time.
Pada tahun ini, pihaknya gencar menyasar segmen lembaga keuangan syariah dan institusi Islam khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

BACA JUGA:
Strategi Bank Muamalat Naikkan Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan 


&amp;ldquo;Sebagai bank pertama murni syariah, kita tidak hanya fokus pada nasabah perorangan tetapi juga kepada non-perorangan atau korporasi. Oleh karena itu, kami gencar menjalin kerja sama dengan berbagai instansi dan menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan utilisasi layanan Madina. Hingga akhir 2023, kami menargetkan pertumbuhan jumlah transaksi Madina sebesar 25%,&amp;rdquo; ujarnya, Rabu (5/7/2023).

BACA JUGA:
Momentum Idul Adha 1444 H, Bank Muamalat Perluas Penetrasi QRIS 


Strategi yang dilakukan untuk meningkatkan utilisasi Madina antara lain melaksanakan Madina Activation Program (MAP) 2023 dimana Bank Muamalat memberikan bebas biaya transaksi hingga 30 kali selama 3 bulan. Periode program dimulai sejak 1 April sampai 31 Desember 2023. Program ini berlaku untuk nasabah pengguna baru Madina selama periode program dan nasabah eksisting pengguna Madina yang belum pernah melakukan transaksi via Madina.Selain itu, Bank Muamalat juga menjalankan Remittance Transaction  Program 2023. Program ini berupa pemberian diskon untuk transaksi  pengiriman uang (remittance) dalam bentuk valuta asing. Ada dua jenis  diskon yang diberikan. Pertama, diskon sebesar 75% untuk biaya provisi  dan biaya SWIFT per bulan untuk nasabah yang bertransaksi via Madina  selama tiga bulan. Kedua, diskon sebesar 50% pada biaya provisi dan  biaya SWIFT per bulan untuk nasabah yang bertransaksi via counter teller  selama 3 bulan.
&amp;ldquo;Program-program tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap  peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), Fee Based Income (FBI), dan  Operational Current Account (OCA) Bank Muamalat yang berasal dari  nasabah korporasi,&amp;rdquo; pungkas Irvan.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4NC81L3g4ajZna3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menargetkan pertumbuhan transaksi Muamalat Digital Integrated Access (Madina) hingga 25%. SEVP Enterprise Banking Bank Muamalat Irvan Yulian Noor mengatakan, Madina menawarkan kemudahan untuk nasabah korporasi dalam hal manajemen kas dan akses informasi keuangan yang cepat dan real time.
Pada tahun ini, pihaknya gencar menyasar segmen lembaga keuangan syariah dan institusi Islam khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

BACA JUGA:
Strategi Bank Muamalat Naikkan Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan 


&amp;ldquo;Sebagai bank pertama murni syariah, kita tidak hanya fokus pada nasabah perorangan tetapi juga kepada non-perorangan atau korporasi. Oleh karena itu, kami gencar menjalin kerja sama dengan berbagai instansi dan menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan utilisasi layanan Madina. Hingga akhir 2023, kami menargetkan pertumbuhan jumlah transaksi Madina sebesar 25%,&amp;rdquo; ujarnya, Rabu (5/7/2023).

BACA JUGA:
Momentum Idul Adha 1444 H, Bank Muamalat Perluas Penetrasi QRIS 


Strategi yang dilakukan untuk meningkatkan utilisasi Madina antara lain melaksanakan Madina Activation Program (MAP) 2023 dimana Bank Muamalat memberikan bebas biaya transaksi hingga 30 kali selama 3 bulan. Periode program dimulai sejak 1 April sampai 31 Desember 2023. Program ini berlaku untuk nasabah pengguna baru Madina selama periode program dan nasabah eksisting pengguna Madina yang belum pernah melakukan transaksi via Madina.Selain itu, Bank Muamalat juga menjalankan Remittance Transaction  Program 2023. Program ini berupa pemberian diskon untuk transaksi  pengiriman uang (remittance) dalam bentuk valuta asing. Ada dua jenis  diskon yang diberikan. Pertama, diskon sebesar 75% untuk biaya provisi  dan biaya SWIFT per bulan untuk nasabah yang bertransaksi via Madina  selama tiga bulan. Kedua, diskon sebesar 50% pada biaya provisi dan  biaya SWIFT per bulan untuk nasabah yang bertransaksi via counter teller  selama 3 bulan.
&amp;ldquo;Program-program tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap  peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), Fee Based Income (FBI), dan  Operational Current Account (OCA) Bank Muamalat yang berasal dari  nasabah korporasi,&amp;rdquo; pungkas Irvan.
</content:encoded></item></channel></rss>
