<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Khawatir Korupsi Jiwasraya-Asabri Terulang, Erick Thohir: Asuransi Bisnis Kepercayaan Kita Harus Transparan</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku khawatir soal adanya korupsi di BUMN asuransi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/05/320/2841554/khawatir-korupsi-jiwasraya-asabri-terulang-erick-thohir-asuransi-bisnis-kepercayaan-kita-harus-transparan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/05/320/2841554/khawatir-korupsi-jiwasraya-asabri-terulang-erick-thohir-asuransi-bisnis-kepercayaan-kita-harus-transparan"/><item><title>Khawatir Korupsi Jiwasraya-Asabri Terulang, Erick Thohir: Asuransi Bisnis Kepercayaan Kita Harus Transparan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/05/320/2841554/khawatir-korupsi-jiwasraya-asabri-terulang-erick-thohir-asuransi-bisnis-kepercayaan-kita-harus-transparan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/05/320/2841554/khawatir-korupsi-jiwasraya-asabri-terulang-erick-thohir-asuransi-bisnis-kepercayaan-kita-harus-transparan</guid><pubDate>Rabu 05 Juli 2023 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/05/320/2841554/khawatir-korupsi-jiwasraya-asabri-terulang-erick-thohir-asuransi-bisnis-kepercayaan-kita-harus-transparan-C11WbC65EM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/05/320/2841554/khawatir-korupsi-jiwasraya-asabri-terulang-erick-thohir-asuransi-bisnis-kepercayaan-kita-harus-transparan-C11WbC65EM.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNy80LzE2MjIwNy81L3g4ajZnbzg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku khawatir soal adanya korupsi di BUMN asuransi.

Diketahui, sebelumnya ramai kasus korupsi PT Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Premi Industri Asuransi Turun 1,62% di Mei 2023, Ini Penyebabnya

Menurutnya, asuransi merupakan bisnis kepercayaan yang harus dijaga akuntabilitas dan transparansinya, jika tidak ingin berdampak negatif di kemudian hari.

&quot;Bisnis asuransi ini menjadi bisnis kepercayaan, itu yang saya bilang sejak awal saya memberantas korupsi yang ada di Jiwasraya dan Asabri karena kalau industri kepercayaan ini tidak kita pastikan bersih dan transparan, ini akan menjadi kendala di kemudian hari,&quot; ungkap Erick, Rabu (5/7/2023).

Dia memastikan BUMN asuransi lain tidak mengikuti jejak buruk Jiwasraya dan Asabri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Asuransi Tidak Sama dengan Tabungan, Ini Perbedaannya

Karena itu transparan dan akuntabilitas akan tetap dijaga dan ditingkatkan.

&quot;Inilah kita dorong industri daripada asuransi bisnis juga harus transparan dan baik,&quot; katanya.



Kementerian BUMN memang menggodok penerapan good corporate governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik di sektor asuransi dan dana pensiun (dapen).



Erick mengatakan pihaknya fokus melakukan bersih-bersih dana pensiun BUMN dan asuransi. Sebab, keduanya disebut sebagai sarang korupsi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNy80LzE2MjIwNy81L3g4ajZnbzg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku khawatir soal adanya korupsi di BUMN asuransi.

Diketahui, sebelumnya ramai kasus korupsi PT Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Premi Industri Asuransi Turun 1,62% di Mei 2023, Ini Penyebabnya

Menurutnya, asuransi merupakan bisnis kepercayaan yang harus dijaga akuntabilitas dan transparansinya, jika tidak ingin berdampak negatif di kemudian hari.

&quot;Bisnis asuransi ini menjadi bisnis kepercayaan, itu yang saya bilang sejak awal saya memberantas korupsi yang ada di Jiwasraya dan Asabri karena kalau industri kepercayaan ini tidak kita pastikan bersih dan transparan, ini akan menjadi kendala di kemudian hari,&quot; ungkap Erick, Rabu (5/7/2023).

Dia memastikan BUMN asuransi lain tidak mengikuti jejak buruk Jiwasraya dan Asabri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Asuransi Tidak Sama dengan Tabungan, Ini Perbedaannya

Karena itu transparan dan akuntabilitas akan tetap dijaga dan ditingkatkan.

&quot;Inilah kita dorong industri daripada asuransi bisnis juga harus transparan dan baik,&quot; katanya.



Kementerian BUMN memang menggodok penerapan good corporate governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik di sektor asuransi dan dana pensiun (dapen).



Erick mengatakan pihaknya fokus melakukan bersih-bersih dana pensiun BUMN dan asuransi. Sebab, keduanya disebut sebagai sarang korupsi.</content:encoded></item></channel></rss>
