<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Buktikan Program Hilirisasi Jokowi Dipuji Dunia</title><description>Luhut menyebut program pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait hilirisasi pertambangan di Indonesia banyak menemui cibiran.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/07/320/2842603/luhut-buktikan-program-hilirisasi-jokowi-dipuji-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/07/320/2842603/luhut-buktikan-program-hilirisasi-jokowi-dipuji-dunia"/><item><title>Luhut Buktikan Program Hilirisasi Jokowi Dipuji Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/07/320/2842603/luhut-buktikan-program-hilirisasi-jokowi-dipuji-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/07/320/2842603/luhut-buktikan-program-hilirisasi-jokowi-dipuji-dunia</guid><pubDate>Jum'at 07 Juli 2023 09:35 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/07/320/2842603/luhut-buktikan-program-hilirisasi-jokowi-dipuji-dunia-TiGeUo0eFb.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/07/320/2842603/luhut-buktikan-program-hilirisasi-jokowi-dipuji-dunia-TiGeUo0eFb.JPG</image><title>Menko Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzY3NS81L3g4ajVkNTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menceritakan bahwa program pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait hilirisasi pertambangan di Indonesia banyak menemui cibiran.

Namun, dia juga mengatakan bahwa banyak negara yang memberikan apresiasi terhadap program hilirisasi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Holding Industri Tambang Percepat Hilirisasi Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Seperti halnya juga terjadi pada saat saya mendampingi Presiden @jokowi ke Australia beberapa hari yang lalu, mulai dari Perdana Menteri Anthony Albanese sampai Menteri Industri Australia pun mengakui dan melihat bahwa Indonesia sudah sangat maju perekonomiannya karena tetap teguh dan fokus pada program hilirisasi pertambangan,&quot; katanya dikutip dari akun instagram @luhut.pandjaitan, Jumat (7/7/2023).

Dalam postingan tersebut, Luhut menyinggung soal negara-negara maju institusi internasional yang meremehkan program hilirisasi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IMF Mau Atur Indonesia soal Hilirisasi, Begini Reaksi Pengusaha

Akan tetapi Luhut menjelaskan bahwa program ini adalah untuk kepentingan generasi selanjutnya.

&quot;Inilah legacy terbaik dari Presiden Joko Widodo yang diberikan untuk generasi penerus bangsa dalam 20 atau bahkan 50 tahun ke depan. Saya ingin anak-anak muda Indonesia punya semangat untuk tidak gentar terhadap semua tekanan yang diberikan kepada bangsamu,&quot; katanya.



Lebih lanjut, Luhut mengatakan bahwa program hilirisasi akan terus dilakukan meski banyak keraguan dari pihak lain.

Menurut Luhut selama program ini berjalan sesuai dengan jalur tidak ada kata menyerah melakukan program hilirisasi.



Selain kunjungan ke Australia, Luhut bersama Presiden Jokowi juga melakukan kunjungan ke Papua New Guinea (PNG) untuk membuka peluang kerjasama ekonomi.



&quot;Dan sekali lagi, hilirisasi mineral jadi fokus kerjasama bilateral kedua negara, karena PNG juga melihat potensi besar program ini untuk mengentaskan kemiskinan di sana. Untuk itulah, Presiden @jokowi dan Prime Minister James Marape sepakat membentuk task force untuk menindaklanjuti hal ini,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzY3NS81L3g4ajVkNTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menceritakan bahwa program pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait hilirisasi pertambangan di Indonesia banyak menemui cibiran.

Namun, dia juga mengatakan bahwa banyak negara yang memberikan apresiasi terhadap program hilirisasi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Holding Industri Tambang Percepat Hilirisasi Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Seperti halnya juga terjadi pada saat saya mendampingi Presiden @jokowi ke Australia beberapa hari yang lalu, mulai dari Perdana Menteri Anthony Albanese sampai Menteri Industri Australia pun mengakui dan melihat bahwa Indonesia sudah sangat maju perekonomiannya karena tetap teguh dan fokus pada program hilirisasi pertambangan,&quot; katanya dikutip dari akun instagram @luhut.pandjaitan, Jumat (7/7/2023).

Dalam postingan tersebut, Luhut menyinggung soal negara-negara maju institusi internasional yang meremehkan program hilirisasi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IMF Mau Atur Indonesia soal Hilirisasi, Begini Reaksi Pengusaha

Akan tetapi Luhut menjelaskan bahwa program ini adalah untuk kepentingan generasi selanjutnya.

&quot;Inilah legacy terbaik dari Presiden Joko Widodo yang diberikan untuk generasi penerus bangsa dalam 20 atau bahkan 50 tahun ke depan. Saya ingin anak-anak muda Indonesia punya semangat untuk tidak gentar terhadap semua tekanan yang diberikan kepada bangsamu,&quot; katanya.



Lebih lanjut, Luhut mengatakan bahwa program hilirisasi akan terus dilakukan meski banyak keraguan dari pihak lain.

Menurut Luhut selama program ini berjalan sesuai dengan jalur tidak ada kata menyerah melakukan program hilirisasi.



Selain kunjungan ke Australia, Luhut bersama Presiden Jokowi juga melakukan kunjungan ke Papua New Guinea (PNG) untuk membuka peluang kerjasama ekonomi.



&quot;Dan sekali lagi, hilirisasi mineral jadi fokus kerjasama bilateral kedua negara, karena PNG juga melihat potensi besar program ini untuk mengentaskan kemiskinan di sana. Untuk itulah, Presiden @jokowi dan Prime Minister James Marape sepakat membentuk task force untuk menindaklanjuti hal ini,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
