<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tinjau Food Estate 45 Hektare di Papua, Jokowi Targetkan Produksi Jagung Tembus 7 Ton</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) meninjau food estate di Kabupaten Keerom.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/07/320/2842639/tinjau-food-estate-45-hektare-di-papua-jokowi-targetkan-produksi-jagung-tembus-7-ton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/07/320/2842639/tinjau-food-estate-45-hektare-di-papua-jokowi-targetkan-produksi-jagung-tembus-7-ton"/><item><title>Tinjau Food Estate 45 Hektare di Papua, Jokowi Targetkan Produksi Jagung Tembus 7 Ton</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/07/320/2842639/tinjau-food-estate-45-hektare-di-papua-jokowi-targetkan-produksi-jagung-tembus-7-ton</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/07/320/2842639/tinjau-food-estate-45-hektare-di-papua-jokowi-targetkan-produksi-jagung-tembus-7-ton</guid><pubDate>Jum'at 07 Juli 2023 10:48 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/07/320/2842639/tinjau-food-estate-45-hektare-di-papua-jokowi-targetkan-produksi-jagung-tembus-7-ton-Mj9PHLlAL5.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/07/320/2842639/tinjau-food-estate-45-hektare-di-papua-jokowi-targetkan-produksi-jagung-tembus-7-ton-Mj9PHLlAL5.JPG</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNi8xLzE2Nzg1Ny81L3g4bWJqems=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) meninjau food estate di Kabupaten Keerom, Papua.

Food estate tersebut diharapkan bisa memproduksi jagung kebutuhan dalam negeri dan mampu mengurangi impor.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Luhut Buktikan Program Hilirisasi Jokowi Dipuji Dunia

&quot;Memang ini baru pertama kali, jangan berpikiran langsung hasilnya sangat tinggi. Tapi ini pun hasilnya sangat tinggi, kira-kira 7 ton per hektarenya, karena standar nasionalnya 5,6 ton per hektare. Saya melihat tanahnya sangat subur sekali, tapi airnya perlu dikelola dengan baik,&quot; ujar Jokowi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/7/2023).

Presiden menargetkan lahan pertanian seluas 45 hektare itu akan kembali panen pada bula September mendatang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Resmikan Papua Street Carnival, Yakin Produk Lokal Dapat Naik Kelas

Jokowi menyebut, hasil panen jagung para petani tersebut sudah ada yang menampung dengan harga yang layak.

&quot;Ini sudah ada yang beli sekarang Rp5.000 - Rp6.000 per kilogram. Jadi harganya sangat tinggi banget dibanding HPP. Saya kira sudah untungnya gede, artinya kalau 7 ton per hektare kali Rp6.000 berarti sudah Rp42 juta per hektare. Kalau kita punya 1.000 hektare, berarti Rp42 miliar untuk 3 bulan atau 100 hari,&quot; kata Jokowi.



Jokowi berharap food estate Keerom bisa memenuhi kebutuhan jagung nasional, khususnya Indonesia Timur.



Dalam tiga bulan mendatang, Jokowi mengatakan akan kembali berkunjung ke Kabupaten Keerom untuk mengikuti panen berikutnya.



&quot;Kalau ini nanti saya cek dari jauh bagus, untuk yang 45 hektare nanti bagus, berarti 3 bulan lagi saya ke sini lagi untuk panen,&quot; ucap Jokowi



Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengaku siap melaksanakan semua arahan Presiden dalam mendukung pengembangan food estate di tanah Papua.

Di antaranya dengan mempersiapkan benih unggul dan sarana produksi yang sudah menggunakan teknologi mekanisasi.



&quot;Kementan dalam food estate ini akan menyiapkan 20 unit traktor, cultivator, planter jagung, serta saprotan pupuk, benih unggul dan bahan kimia pengendali hama. Intinya kita siap melaksanakan arahan Bapak Presiden,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNi8xLzE2Nzg1Ny81L3g4bWJqems=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) meninjau food estate di Kabupaten Keerom, Papua.

Food estate tersebut diharapkan bisa memproduksi jagung kebutuhan dalam negeri dan mampu mengurangi impor.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Luhut Buktikan Program Hilirisasi Jokowi Dipuji Dunia

&quot;Memang ini baru pertama kali, jangan berpikiran langsung hasilnya sangat tinggi. Tapi ini pun hasilnya sangat tinggi, kira-kira 7 ton per hektarenya, karena standar nasionalnya 5,6 ton per hektare. Saya melihat tanahnya sangat subur sekali, tapi airnya perlu dikelola dengan baik,&quot; ujar Jokowi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/7/2023).

Presiden menargetkan lahan pertanian seluas 45 hektare itu akan kembali panen pada bula September mendatang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Resmikan Papua Street Carnival, Yakin Produk Lokal Dapat Naik Kelas

Jokowi menyebut, hasil panen jagung para petani tersebut sudah ada yang menampung dengan harga yang layak.

&quot;Ini sudah ada yang beli sekarang Rp5.000 - Rp6.000 per kilogram. Jadi harganya sangat tinggi banget dibanding HPP. Saya kira sudah untungnya gede, artinya kalau 7 ton per hektare kali Rp6.000 berarti sudah Rp42 juta per hektare. Kalau kita punya 1.000 hektare, berarti Rp42 miliar untuk 3 bulan atau 100 hari,&quot; kata Jokowi.



Jokowi berharap food estate Keerom bisa memenuhi kebutuhan jagung nasional, khususnya Indonesia Timur.



Dalam tiga bulan mendatang, Jokowi mengatakan akan kembali berkunjung ke Kabupaten Keerom untuk mengikuti panen berikutnya.



&quot;Kalau ini nanti saya cek dari jauh bagus, untuk yang 45 hektare nanti bagus, berarti 3 bulan lagi saya ke sini lagi untuk panen,&quot; ucap Jokowi



Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengaku siap melaksanakan semua arahan Presiden dalam mendukung pengembangan food estate di tanah Papua.

Di antaranya dengan mempersiapkan benih unggul dan sarana produksi yang sudah menggunakan teknologi mekanisasi.



&quot;Kementan dalam food estate ini akan menyiapkan 20 unit traktor, cultivator, planter jagung, serta saprotan pupuk, benih unggul dan bahan kimia pengendali hama. Intinya kita siap melaksanakan arahan Bapak Presiden,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
