<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Starbucks di Australia Tidak Laku?</title><description>Kenapa Starbucks di Australia Tidak Laku?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/08/320/2842699/kenapa-starbucks-di-australia-tidak-laku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/08/320/2842699/kenapa-starbucks-di-australia-tidak-laku"/><item><title>Kenapa Starbucks di Australia Tidak Laku?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/08/320/2842699/kenapa-starbucks-di-australia-tidak-laku</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/08/320/2842699/kenapa-starbucks-di-australia-tidak-laku</guid><pubDate>Sabtu 08 Juli 2023 08:00 WIB</pubDate><dc:creator>Destriana Indria Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/07/320/2842699/kenapa-starbucks-di-australia-tidak-laku-hqBBA5f633.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/07/320/2842699/kenapa-starbucks-di-australia-tidak-laku-hqBBA5f633.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA- Kenapa Starbucks di Australia tidak laku sering menjadi tanda tanya. Gerai kopi asal Amerika Serikat ini telah dikenal secara global karena memiliki lebih 35.711 cabang di 84 negara.

BACA JUGA:
Diterpa Gelombang PHK Massal, Begini Kondisi Startup di Indonesia

Pamor gerai kopi berlogo putri duyung dengan dua ekor ini tak mampu menarik perhatian warga Australia. Buktinya, pada 2008 lalu Starbucks menutup sekitar 70% gerainya di negeri kanguru.

BACA JUGA:
Diskriminasi Ras, Starbucks Didenda Rp382 Miliar

Lantas, kenapa Starbucks di Australia tidak laku? Dilansir dari Medium,&amp;nbsp; berikut alasannya:&amp;nbsp;
1. Tidak Bisa Beradaptasi
Starbuck pertama kali membuka gerainya di Austalia pada Juli 2000 di Sidney. Delapan tahun kemudian, gerai ini telah beranak pinak menjadi 87 gerai di seluruh Australia.
Sayangnya, mereka tidak menyesuaikan diri dengan menghadirkan menu sesuai kesukaan konsumen di Australia. Sebagai pembanding, saat McDonald&amp;rsquo;s memasuki pasar India, mereka membuat menu yang disesuaikan dengan konsumen di negara tersebut.
2. Terlalu Banyak Gerai
Kesalahan Strarbuck saat menginjakan kaki di pasar Australia adalah alih-alih mengintegrasikan gerainya secara perlahan, mereka justru terlalu cepat membuka banyak gerai di beberapa lokasi.
Alhasil, Starbucks menjadi sesuatu yang mudah dijangkau sehingga konsumen kehilangan rasa ingin mencoba dan merasa tidak ada perbedaan dengan kopi lain.
3. Tidak  Mengenal Konsumen Australia
Bagi orang Australia, kopi merupakan sebuah pengalaman dan budaya kopi di negara tersebut lebih tentang bersosialisasi. Bahkan sebagian besar kafe di Australia merupakan kepemilikan independen. Sehingga orang-orang yang datang untuk ngopi akan memiliki ikatan dan keakraban pribadi.
Maka jangan heran jika orang Australia memiliki langganan baristanya sendiri dan jarang membelanjakan uangnya untuk kopi dari merek asing.4.  Resesi
Dunia pernah mengalami resesi hebat pada 2008, sehingga Starbucks harus menutup sebagian besar gerainya di Australia dan bahkan 600 gerai di Amerika Serikat.
5. Persaingan Bisnis
Starbuck memiliki pesaing bisnis yakni Gloria Jean&amp;rsquo;s Coffee yang telah membuka gerainya di Australia lebih dulu, yakni pada 1996. Gloria Jean&amp;rsquo;s Coffee bisa dibilang lebih unggul dari Starbucks karena mereka memiliki dua orang Australia yang memiliki wawasan tentang pasar lokal negara tersebut.
Demikian alasan kenapa Starbucks di Australia tidak laku.
(RIN)
</description><content:encoded>JAKARTA- Kenapa Starbucks di Australia tidak laku sering menjadi tanda tanya. Gerai kopi asal Amerika Serikat ini telah dikenal secara global karena memiliki lebih 35.711 cabang di 84 negara.

BACA JUGA:
Diterpa Gelombang PHK Massal, Begini Kondisi Startup di Indonesia

Pamor gerai kopi berlogo putri duyung dengan dua ekor ini tak mampu menarik perhatian warga Australia. Buktinya, pada 2008 lalu Starbucks menutup sekitar 70% gerainya di negeri kanguru.

BACA JUGA:
Diskriminasi Ras, Starbucks Didenda Rp382 Miliar

Lantas, kenapa Starbucks di Australia tidak laku? Dilansir dari Medium,&amp;nbsp; berikut alasannya:&amp;nbsp;
1. Tidak Bisa Beradaptasi
Starbuck pertama kali membuka gerainya di Austalia pada Juli 2000 di Sidney. Delapan tahun kemudian, gerai ini telah beranak pinak menjadi 87 gerai di seluruh Australia.
Sayangnya, mereka tidak menyesuaikan diri dengan menghadirkan menu sesuai kesukaan konsumen di Australia. Sebagai pembanding, saat McDonald&amp;rsquo;s memasuki pasar India, mereka membuat menu yang disesuaikan dengan konsumen di negara tersebut.
2. Terlalu Banyak Gerai
Kesalahan Strarbuck saat menginjakan kaki di pasar Australia adalah alih-alih mengintegrasikan gerainya secara perlahan, mereka justru terlalu cepat membuka banyak gerai di beberapa lokasi.
Alhasil, Starbucks menjadi sesuatu yang mudah dijangkau sehingga konsumen kehilangan rasa ingin mencoba dan merasa tidak ada perbedaan dengan kopi lain.
3. Tidak  Mengenal Konsumen Australia
Bagi orang Australia, kopi merupakan sebuah pengalaman dan budaya kopi di negara tersebut lebih tentang bersosialisasi. Bahkan sebagian besar kafe di Australia merupakan kepemilikan independen. Sehingga orang-orang yang datang untuk ngopi akan memiliki ikatan dan keakraban pribadi.
Maka jangan heran jika orang Australia memiliki langganan baristanya sendiri dan jarang membelanjakan uangnya untuk kopi dari merek asing.4.  Resesi
Dunia pernah mengalami resesi hebat pada 2008, sehingga Starbucks harus menutup sebagian besar gerainya di Australia dan bahkan 600 gerai di Amerika Serikat.
5. Persaingan Bisnis
Starbuck memiliki pesaing bisnis yakni Gloria Jean&amp;rsquo;s Coffee yang telah membuka gerainya di Australia lebih dulu, yakni pada 1996. Gloria Jean&amp;rsquo;s Coffee bisa dibilang lebih unggul dari Starbucks karena mereka memiliki dua orang Australia yang memiliki wawasan tentang pasar lokal negara tersebut.
Demikian alasan kenapa Starbucks di Australia tidak laku.
(RIN)
</content:encoded></item></channel></rss>
