<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Uji Coba LRT Jabodebek Terus Dilakukan Jelang Beroperasi</title><description>Kemenhub secara intensif melakukan serangkaian pengujian LRT Jabodebek.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2843719/uji-coba-lrt-jabodebek-terus-dilakukan-jelang-beroperasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2843719/uji-coba-lrt-jabodebek-terus-dilakukan-jelang-beroperasi"/><item><title>Uji Coba LRT Jabodebek Terus Dilakukan Jelang Beroperasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2843719/uji-coba-lrt-jabodebek-terus-dilakukan-jelang-beroperasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2843719/uji-coba-lrt-jabodebek-terus-dilakukan-jelang-beroperasi</guid><pubDate>Senin 10 Juli 2023 03:06 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/09/320/2843719/uji-coba-lrt-jabodebek-terus-dilakukan-jelang-beroperasi-DAm4Ab8kw5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LRT Jabodebek (Foto: Instagram LRT Jabodebek)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/09/320/2843719/uji-coba-lrt-jabodebek-terus-dilakukan-jelang-beroperasi-DAm4Ab8kw5.jpg</image><title>LRT Jabodebek (Foto: Instagram LRT Jabodebek)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wOC80LzE2Nzg5My81L3g4bWN3a3Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara intensif melakukan serangkaian pengujian LRT Jabodebek. Mulai dari sisi kesiapan sarana, prasarana hingga Sumber Daya Manusia (SDM).
Ini dilakukan demi memastikan kesiapan operasi dan aspek keselamatan telah terpenuhi ketika nantinya LRT Jabodebek dioperasikan.

BACA JUGA:
Segera Beroperasi, Kemenhub Intensif Uji Coba LRT Jabodebek

Adapun pengujian yang dilakukan dalam hal sumber daya manusia (SDM) yakni, train attendant, penyelia, pengawas Stasiun, pengendali operasi terpusat kereta otomatis, petugas pemeriksaan, dan petugas perawatan sarana dan prasarana. Sementara, pengujian prasarana yakni, stasiun, rel, persinyalan, dan lain-lain. serta pengujian sarana yaitu rangkaian kereta api.
&amp;ldquo;Serangkaian pengujian ini kami lakukan sampai dengan LRT Jabodebek dinyatakan lulus uji dan tersertifikasi serta laik operasi. Mudah-mudahan seluruh pengujian berjalan lancar sehingga sudah bisa dioperasikan sesuai target yaitu pada Agustus 2023, &amp;rdquo; ucap Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati di Jakarta.

BACA JUGA:
Pendaftaran Uji Coba LRT Jabodebek Dibuka Besok, Begini Caranya

Nantinya setelah dilakukan serangkaian pengujian tersebut, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) akan mengeluarkan sertifikat hasil pengujian. Kemudian akan dikeluarkan izin operasi oleh Menteri Perhubungan (Menhub).
Lebih lanjut Adita mengatakan, progres kesiapan baik dari sisi sarana, prasarana dan SDM rata-rata sudah mencapai sekitar 97%.
&amp;ldquo;Pengujian akan terus kami lakukan bersama dengan pihak operator. Jika masih ditemukan adanya kekurangan, tentunya harus segera dilakukan perbaikan dan penyempurnaan,&amp;rdquo; ujarnya.
Adita menjelaskan, LRT Jabodebek menggunakan teknologi yang lebih tinggi dari MRT Jakarta ataupun LRT Sumsel, yaitu generasi ke-3 atau GoA Level 3. Dengan teknologi ini, memungkinkan kereta dioperasikan tanpa masinis dan mengatur jarak antar kereta menjadi lebih dekat dengan tetap konstan menjaga jarak aman.
Baca Selengkapnya: Segera Beroperasi, Kemenhub Intensif Uji Coba LRT Jabodebek</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wOC80LzE2Nzg5My81L3g4bWN3a3Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara intensif melakukan serangkaian pengujian LRT Jabodebek. Mulai dari sisi kesiapan sarana, prasarana hingga Sumber Daya Manusia (SDM).
Ini dilakukan demi memastikan kesiapan operasi dan aspek keselamatan telah terpenuhi ketika nantinya LRT Jabodebek dioperasikan.

BACA JUGA:
Segera Beroperasi, Kemenhub Intensif Uji Coba LRT Jabodebek

Adapun pengujian yang dilakukan dalam hal sumber daya manusia (SDM) yakni, train attendant, penyelia, pengawas Stasiun, pengendali operasi terpusat kereta otomatis, petugas pemeriksaan, dan petugas perawatan sarana dan prasarana. Sementara, pengujian prasarana yakni, stasiun, rel, persinyalan, dan lain-lain. serta pengujian sarana yaitu rangkaian kereta api.
&amp;ldquo;Serangkaian pengujian ini kami lakukan sampai dengan LRT Jabodebek dinyatakan lulus uji dan tersertifikasi serta laik operasi. Mudah-mudahan seluruh pengujian berjalan lancar sehingga sudah bisa dioperasikan sesuai target yaitu pada Agustus 2023, &amp;rdquo; ucap Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati di Jakarta.

BACA JUGA:
Pendaftaran Uji Coba LRT Jabodebek Dibuka Besok, Begini Caranya

Nantinya setelah dilakukan serangkaian pengujian tersebut, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) akan mengeluarkan sertifikat hasil pengujian. Kemudian akan dikeluarkan izin operasi oleh Menteri Perhubungan (Menhub).
Lebih lanjut Adita mengatakan, progres kesiapan baik dari sisi sarana, prasarana dan SDM rata-rata sudah mencapai sekitar 97%.
&amp;ldquo;Pengujian akan terus kami lakukan bersama dengan pihak operator. Jika masih ditemukan adanya kekurangan, tentunya harus segera dilakukan perbaikan dan penyempurnaan,&amp;rdquo; ujarnya.
Adita menjelaskan, LRT Jabodebek menggunakan teknologi yang lebih tinggi dari MRT Jakarta ataupun LRT Sumsel, yaitu generasi ke-3 atau GoA Level 3. Dengan teknologi ini, memungkinkan kereta dioperasikan tanpa masinis dan mengatur jarak antar kereta menjadi lebih dekat dengan tetap konstan menjaga jarak aman.
Baca Selengkapnya: Segera Beroperasi, Kemenhub Intensif Uji Coba LRT Jabodebek</content:encoded></item></channel></rss>
