<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>World Superbike Mandalika Tetap Lanjut meski Merugikan, Erick Thohir: Kita Negosiasi</title><description>World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lombok, Nusa Tenggara Barat</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2843953/world-superbike-mandalika-tetap-lanjut-meski-merugikan-erick-thohir-kita-negosiasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2843953/world-superbike-mandalika-tetap-lanjut-meski-merugikan-erick-thohir-kita-negosiasi"/><item><title>World Superbike Mandalika Tetap Lanjut meski Merugikan, Erick Thohir: Kita Negosiasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2843953/world-superbike-mandalika-tetap-lanjut-meski-merugikan-erick-thohir-kita-negosiasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2843953/world-superbike-mandalika-tetap-lanjut-meski-merugikan-erick-thohir-kita-negosiasi</guid><pubDate>Senin 10 Juli 2023 12:24 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/10/320/2843953/world-superbike-mandalika-tetap-lanjut-meski-merugikan-erick-thohir-kita-negosiasi-ndxqIAuoXl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">World Superbike Bikin Rugi InJourney. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/10/320/2843953/world-superbike-mandalika-tetap-lanjut-meski-merugikan-erick-thohir-kita-negosiasi-ndxqIAuoXl.jpg</image><title>World Superbike Bikin Rugi InJourney. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih dipertahankan. Padahal ajang tersebut mewariskan kerugian bagi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan,  gelaran WSBK masih dilaksanakan di Sirkuit Mandalika. Namun pihaknya terlebih dahulu bernegosiasi perihal harga atau royalti yang harus dibayarkan.

BACA JUGA:
Balapan Semakin Memanas, Nonton World Superbike Prosecco DOC UK Round 2023 di Vision+

&quot;Ajang WSBK di Sirkuit Mandalika masih tetap, kita masih negosiasi masalah harga atau royalti yang harus dibayarkan,&quot; ungkap Erick saat ditemui wartawan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, ditulis Senin (10/7/2023).
Erick mengakui gelaran balap motor bertaraf internasional, World Superbike dan MotoGP 2022, memberatkan keuangan ITDC. Meski demikian, pihaknya memilih alternatif negosiasi agar gelaran tetap dilaksanakan dan tidak membuat rugi keuangan ITDC
&quot;Itulah yang saat ini masih dinegosiasikan masalah harga, supaya tidak rugi ketika menyelenggarakan kegiatan,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Nonton World Superbike Pirelli Emilia-Romagna Round 2023 di Vision+, Simak Jadwalnya di Sini

Sebelumnya Erick menyebut ajang internasional yang memberatkan keuangan ITDC akan dinegosiasi ulang. Dalam konteks ini dia memberi sinyal untuk menghapus gelaran WSBK. Dengan begitu, kejuaraan utama balap motor superbike di dunia itu tak lagi digelar di Indonesia.
&quot;Ada beberapa event yang saya rasa memang, misalnya memberatkan, ya kita negosiasi ulang, ya itu hal yang biasa,&quot; ujar Erick saat ditemui di gedung DPR RI beberapa waktu lalu.Berbeda dengan WSBK, Erick memastikan pemerintah masih mempertahankan gelaran MotoGP karena dipandang memberi dampak positif. Misalnya, menjadi wadah bagi pemerintah untuk mempromosikan sektor pariwisata di pasar global.
&quot;Tapi kalau MotoGP-nya itu kita pertahankan karena itu sangat positif untuk branding sebuah negara. Kalau kita lihat kemarin banyak sekali kegiatan internasional event itu mendukung juga pariwisata ke depan,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih dipertahankan. Padahal ajang tersebut mewariskan kerugian bagi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan,  gelaran WSBK masih dilaksanakan di Sirkuit Mandalika. Namun pihaknya terlebih dahulu bernegosiasi perihal harga atau royalti yang harus dibayarkan.

BACA JUGA:
Balapan Semakin Memanas, Nonton World Superbike Prosecco DOC UK Round 2023 di Vision+

&quot;Ajang WSBK di Sirkuit Mandalika masih tetap, kita masih negosiasi masalah harga atau royalti yang harus dibayarkan,&quot; ungkap Erick saat ditemui wartawan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, ditulis Senin (10/7/2023).
Erick mengakui gelaran balap motor bertaraf internasional, World Superbike dan MotoGP 2022, memberatkan keuangan ITDC. Meski demikian, pihaknya memilih alternatif negosiasi agar gelaran tetap dilaksanakan dan tidak membuat rugi keuangan ITDC
&quot;Itulah yang saat ini masih dinegosiasikan masalah harga, supaya tidak rugi ketika menyelenggarakan kegiatan,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Nonton World Superbike Pirelli Emilia-Romagna Round 2023 di Vision+, Simak Jadwalnya di Sini

Sebelumnya Erick menyebut ajang internasional yang memberatkan keuangan ITDC akan dinegosiasi ulang. Dalam konteks ini dia memberi sinyal untuk menghapus gelaran WSBK. Dengan begitu, kejuaraan utama balap motor superbike di dunia itu tak lagi digelar di Indonesia.
&quot;Ada beberapa event yang saya rasa memang, misalnya memberatkan, ya kita negosiasi ulang, ya itu hal yang biasa,&quot; ujar Erick saat ditemui di gedung DPR RI beberapa waktu lalu.Berbeda dengan WSBK, Erick memastikan pemerintah masih mempertahankan gelaran MotoGP karena dipandang memberi dampak positif. Misalnya, menjadi wadah bagi pemerintah untuk mempromosikan sektor pariwisata di pasar global.
&quot;Tapi kalau MotoGP-nya itu kita pertahankan karena itu sangat positif untuk branding sebuah negara. Kalau kita lihat kemarin banyak sekali kegiatan internasional event itu mendukung juga pariwisata ke depan,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
