<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalan Marsela di Pulau Terluar RI Rampung September 2023   </title><description>Proyek Jalan Marsela di pulau terluar terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Maluku rampung</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2843995/jalan-marsela-di-pulau-terluar-ri-rampung-september-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2843995/jalan-marsela-di-pulau-terluar-ri-rampung-september-2023"/><item><title>Jalan Marsela di Pulau Terluar RI Rampung September 2023   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2843995/jalan-marsela-di-pulau-terluar-ri-rampung-september-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2843995/jalan-marsela-di-pulau-terluar-ri-rampung-september-2023</guid><pubDate>Senin 10 Juli 2023 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Azahra Kaulika Irawansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/10/320/2843995/jalan-marsela-di-pulau-terluar-ri-rampung-september-2023-PZsRBVgdMO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Marsela Segera Rampung. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/10/320/2843995/jalan-marsela-di-pulau-terluar-ri-rampung-september-2023-PZsRBVgdMO.jpg</image><title>Jalan Marsela Segera Rampung. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Proyek Jalan Marsela di pulau terluar terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Maluku rampung pada September 2023.
Mengutip instagram pupr_binamarga, Senin (8/10/2023), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku membangun jalan lingkar Pulau Marsela sepanjang 34,50 km. Pulau Marsela merupakan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Maluku.

BACA JUGA:
Terletak di Singkawang, Yuk Intip Keunikan Pulau Terkecil di Dunia

Keberadaan jalan lingkar Pulau Marsela akan membuka harapan baru masyarakat guna mengatasi kendala akses transportasi dan memperkuat ekonomi setempat.
Jalan ini juga bisa memberikan dampak positif bagi 12 desa di Pulau Marsela. Desa tersebut di antaranya, Desa Marsela, Bululora, Latalola Kecil, Latalola Besar, IIbutung, Telalora, Uiwity, Nura, Lawawang, Serlili, Iblatmunta, dan Babyotan.

BACA JUGA:
Mengulik Asal-usul Penamaan Sumbawa, Pulau Terbesar di Nusa Tenggara Barat

Pekerjaan jalan yang dimulai pada Februari 2022 tersebut ditargetkan akan selesai pada September 2023. Sampai saat ini telah terlaksana pada tahap pengaspalan jalan.Sebagai informasi, ketersediaan infrastruktur jalan menjadi urat nadi perekonomian dan membuka ketersiolasian terlebih di pulau-pulau kecil yang menjadi beranda depan Indonesia.
Dengan adanya jalan, desa yang ada di pulau-pulau tersebut semakin terhubung dan memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan serta potensi pariwisata siap dikembangkan.</description><content:encoded>JAKARTA - Proyek Jalan Marsela di pulau terluar terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Maluku rampung pada September 2023.
Mengutip instagram pupr_binamarga, Senin (8/10/2023), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku membangun jalan lingkar Pulau Marsela sepanjang 34,50 km. Pulau Marsela merupakan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Maluku.

BACA JUGA:
Terletak di Singkawang, Yuk Intip Keunikan Pulau Terkecil di Dunia

Keberadaan jalan lingkar Pulau Marsela akan membuka harapan baru masyarakat guna mengatasi kendala akses transportasi dan memperkuat ekonomi setempat.
Jalan ini juga bisa memberikan dampak positif bagi 12 desa di Pulau Marsela. Desa tersebut di antaranya, Desa Marsela, Bululora, Latalola Kecil, Latalola Besar, IIbutung, Telalora, Uiwity, Nura, Lawawang, Serlili, Iblatmunta, dan Babyotan.

BACA JUGA:
Mengulik Asal-usul Penamaan Sumbawa, Pulau Terbesar di Nusa Tenggara Barat

Pekerjaan jalan yang dimulai pada Februari 2022 tersebut ditargetkan akan selesai pada September 2023. Sampai saat ini telah terlaksana pada tahap pengaspalan jalan.Sebagai informasi, ketersediaan infrastruktur jalan menjadi urat nadi perekonomian dan membuka ketersiolasian terlebih di pulau-pulau kecil yang menjadi beranda depan Indonesia.
Dengan adanya jalan, desa yang ada di pulau-pulau tersebut semakin terhubung dan memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan serta potensi pariwisata siap dikembangkan.</content:encoded></item></channel></rss>
