<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Happy APBN Surplus Rp152 Triliun di Semester I-2023</title><description>Sri Mulyani Indrawati melaporkan APBN berhasil surplus Rp152,3 triliun di semester I-2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844098/sri-mulyani-happy-apbn-surplus-rp152-triliun-di-semester-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844098/sri-mulyani-happy-apbn-surplus-rp152-triliun-di-semester-i-2023"/><item><title>Sri Mulyani Happy APBN Surplus Rp152 Triliun di Semester I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844098/sri-mulyani-happy-apbn-surplus-rp152-triliun-di-semester-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844098/sri-mulyani-happy-apbn-surplus-rp152-triliun-di-semester-i-2023</guid><pubDate>Senin 10 Juli 2023 16:07 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/10/320/2844098/sri-mulyani-happy-apbn-surplus-rp152-triliun-di-semester-i-2023-mzv49KAFoC.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/10/320/2844098/sri-mulyani-happy-apbn-surplus-rp152-triliun-di-semester-i-2023-mzv49KAFoC.jfif</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati melaporkan APBN berhasil surplus Rp152,3 triliun di semester I-2023.
Dia mencatatkan belanja negara pada semester I-2023 mencapai Rp1.255,7 triliun dari total rencana Rp3.061,2 triliun.

BACA JUGA:
Gelontorkan Duit Rp492 Triliun, Sri Mulyani: Langsung Dinikmati Masyarakat

Angka realisasi belanja tersebut tumbuh 0,9% atau setara 41% dari total belanja yang direalisasikan di paruh pertama 2023 ini.
&quot;Belanja ini terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp891,6 triliun. Angka ini setara 39,7% dari target APBN atau tumbuh 1,6%,&quot; ujar Sri dalam Rapat Kerja dengan Banggar DPR RI dan Gubernur Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Senin (10/7/2023).
Dia mengatakan, belanja ini utamanya digunakan untuk bantuan sosial (bansos), subsidi dan kompensasi BBM/listrik, pemilu, IKN, dan PSN.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Kenakan Pajak untuk Artis hingga Influencer Dapat Endorsement

Di sisi lain, realisasi Transfer ke Daerah (TKD) mencapai Rp364,1 triliun, setara 44,7% dari target APBN. Angka ini tercatat menurun 1,0% dibanding capaian tahun lalu.Sri juga melaporkan bahwa penerimaan negara di semester I-2023 berhasil mencapai Rp1.407,9 triliun atau tumbuh 5,4%. Dia memproyeksikan bahwa hingga akhir tahun, penerimaan negara akan menyentuh Rp2.463 triliun.
&quot;Penerimaan negara ini terdiri dari penerimaan perpajakan Rp1.105,6 triliun atau 54,7% target APBN atau tumbuh 5,4%. PPN dalam negeri, PPh 21, dan PPh Badan masih tumbuh positif,&quot; ungkap Sri.
Selain itu, Sri melaporkan bahwa realisasi PNBP di semester I-2023 tercatat mencapai Rp302,1 triliun. Angka ini setara 68,5% target APBN atau tumbuh 5,5%.
&quot;Berdasarkan catatan kami, harga komoditas positif hingga Mei, namun turun tajam pada Juni 2023,&quot; tandas Sri.</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati melaporkan APBN berhasil surplus Rp152,3 triliun di semester I-2023.
Dia mencatatkan belanja negara pada semester I-2023 mencapai Rp1.255,7 triliun dari total rencana Rp3.061,2 triliun.

BACA JUGA:
Gelontorkan Duit Rp492 Triliun, Sri Mulyani: Langsung Dinikmati Masyarakat

Angka realisasi belanja tersebut tumbuh 0,9% atau setara 41% dari total belanja yang direalisasikan di paruh pertama 2023 ini.
&quot;Belanja ini terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp891,6 triliun. Angka ini setara 39,7% dari target APBN atau tumbuh 1,6%,&quot; ujar Sri dalam Rapat Kerja dengan Banggar DPR RI dan Gubernur Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Senin (10/7/2023).
Dia mengatakan, belanja ini utamanya digunakan untuk bantuan sosial (bansos), subsidi dan kompensasi BBM/listrik, pemilu, IKN, dan PSN.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Kenakan Pajak untuk Artis hingga Influencer Dapat Endorsement

Di sisi lain, realisasi Transfer ke Daerah (TKD) mencapai Rp364,1 triliun, setara 44,7% dari target APBN. Angka ini tercatat menurun 1,0% dibanding capaian tahun lalu.Sri juga melaporkan bahwa penerimaan negara di semester I-2023 berhasil mencapai Rp1.407,9 triliun atau tumbuh 5,4%. Dia memproyeksikan bahwa hingga akhir tahun, penerimaan negara akan menyentuh Rp2.463 triliun.
&quot;Penerimaan negara ini terdiri dari penerimaan perpajakan Rp1.105,6 triliun atau 54,7% target APBN atau tumbuh 5,4%. PPN dalam negeri, PPh 21, dan PPh Badan masih tumbuh positif,&quot; ungkap Sri.
Selain itu, Sri melaporkan bahwa realisasi PNBP di semester I-2023 tercatat mencapai Rp302,1 triliun. Angka ini setara 68,5% target APBN atau tumbuh 5,5%.
&quot;Berdasarkan catatan kami, harga komoditas positif hingga Mei, namun turun tajam pada Juni 2023,&quot; tandas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
