<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Prediksi Pembiayaan Utang Turun hingga 41,6% pada 2023</title><description>Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pembiayaan bisa diturunkan hingga 41,6% sampai akhir tahun 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844116/sri-mulyani-prediksi-pembiayaan-utang-turun-hingga-41-6-pada-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844116/sri-mulyani-prediksi-pembiayaan-utang-turun-hingga-41-6-pada-2023"/><item><title>Sri Mulyani Prediksi Pembiayaan Utang Turun hingga 41,6% pada 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844116/sri-mulyani-prediksi-pembiayaan-utang-turun-hingga-41-6-pada-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844116/sri-mulyani-prediksi-pembiayaan-utang-turun-hingga-41-6-pada-2023</guid><pubDate>Senin 10 Juli 2023 16:36 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/10/320/2844116/sri-mulyani-prediksi-pembiayaan-utang-turun-hingga-41-6-pada-2023-6fz9xZRTBO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/10/320/2844116/sri-mulyani-prediksi-pembiayaan-utang-turun-hingga-41-6-pada-2023-6fz9xZRTBO.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNy8zNC8xNjc4NjAvNS94OG1jMHVw&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pembiayaan bisa diturunkan hingga 41,6% sampai akhir tahun 2023.
&quot;Dalam hal ini realisasi untuk pembiayaan utang akan lebih rendah Rp289,9 triliun tahun ini,&quot; ungkap Sri dalam Rapat Kerja dengan Banggar DPR RI dan Gubernur Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Senin (10/7/2023).

BACA JUGA:
Sri Mulyani: Presiden Minta Kita Tetap Jaga Bansos&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dia mengatakan, proyeksi ini mempertimbangkan penerimaan yang masih cukup kuat dan belanja yang terpenuhi semuanya.
&quot;Ini adalah penurunan yang sangat baik, apalagi dengan tren harga dan suku bunga yang melonjak tinggi di berbagai negara,&quot; ucap Sri.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Happy APBN Surplus Rp152 Triliun di Semester I-2023

Maka dari itu, Sri menyebut strategi positioning dengan menurunkan pembiayaan utang dan penurunan issuance utang, menahan Indonesia dalam posisi yang relatif aman dan cukup stabil kuat.Dia mencatat, hingga semester I-2023, pembiayaan utang mengalami penurunan 15,4%. Atau, dalam hal ini, pihaknya hanya melakukan issuance atau penerbitan Rp157,9 triliun untuk SBN netto.
&quot;Angka ini lebih kecil dibandingkan tahun lalu yang Rp182,6 triliun,&quot; tambah Sri.
Dia mengatakan, jumlah defisit dan keseimbangan yang surplus memberikan kontribusi bagi pihaknya untuk menurunkan penerbitan SBN.
&quot;Kita lihat surplus tahun ini mencapai Rp152,3 triliun, lebih tinggi lagi dibandingkan tahun lalu yang juga sudah membukukan surplus pada semester I. Jadi ini menggambarkan APBN konsolidasi dan kesehatannya mengalami tren yang sangat baik,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNy8zNC8xNjc4NjAvNS94OG1jMHVw&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pembiayaan bisa diturunkan hingga 41,6% sampai akhir tahun 2023.
&quot;Dalam hal ini realisasi untuk pembiayaan utang akan lebih rendah Rp289,9 triliun tahun ini,&quot; ungkap Sri dalam Rapat Kerja dengan Banggar DPR RI dan Gubernur Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Senin (10/7/2023).

BACA JUGA:
Sri Mulyani: Presiden Minta Kita Tetap Jaga Bansos&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dia mengatakan, proyeksi ini mempertimbangkan penerimaan yang masih cukup kuat dan belanja yang terpenuhi semuanya.
&quot;Ini adalah penurunan yang sangat baik, apalagi dengan tren harga dan suku bunga yang melonjak tinggi di berbagai negara,&quot; ucap Sri.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Happy APBN Surplus Rp152 Triliun di Semester I-2023

Maka dari itu, Sri menyebut strategi positioning dengan menurunkan pembiayaan utang dan penurunan issuance utang, menahan Indonesia dalam posisi yang relatif aman dan cukup stabil kuat.Dia mencatat, hingga semester I-2023, pembiayaan utang mengalami penurunan 15,4%. Atau, dalam hal ini, pihaknya hanya melakukan issuance atau penerbitan Rp157,9 triliun untuk SBN netto.
&quot;Angka ini lebih kecil dibandingkan tahun lalu yang Rp182,6 triliun,&quot; tambah Sri.
Dia mengatakan, jumlah defisit dan keseimbangan yang surplus memberikan kontribusi bagi pihaknya untuk menurunkan penerbitan SBN.
&quot;Kita lihat surplus tahun ini mencapai Rp152,3 triliun, lebih tinggi lagi dibandingkan tahun lalu yang juga sudah membukukan surplus pada semester I. Jadi ini menggambarkan APBN konsolidasi dan kesehatannya mengalami tren yang sangat baik,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
