<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Punya Pabrik Bus dan Truk Listrik di Magelang, Produksi 1.500 Unit</title><description>Indonesia akan memiliki pabrik bus dan truk listrik. Hal ini setelah PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844134/indonesia-punya-pabrik-bus-dan-truk-listrik-di-magelang-produksi-1-500-unit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844134/indonesia-punya-pabrik-bus-dan-truk-listrik-di-magelang-produksi-1-500-unit"/><item><title>Indonesia Punya Pabrik Bus dan Truk Listrik di Magelang, Produksi 1.500 Unit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844134/indonesia-punya-pabrik-bus-dan-truk-listrik-di-magelang-produksi-1-500-unit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844134/indonesia-punya-pabrik-bus-dan-truk-listrik-di-magelang-produksi-1-500-unit</guid><pubDate>Senin 10 Juli 2023 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Azahra Kaulika Irawansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/10/320/2844134/indonesia-punya-pabrik-bus-dan-truk-listrik-di-magelang-produksi-1-500-unit-QPp1FOCO8e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bus Listrik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/10/320/2844134/indonesia-punya-pabrik-bus-dan-truk-listrik-di-magelang-produksi-1-500-unit-QPp1FOCO8e.jpg</image><title>Bus Listrik (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNy8zNC8xNjc4NjAvNS94OG1jMHVw&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -&amp;nbsp;Indonesia akan memiliki pabrik bus dan truk listrik. Hal ini setelah PT VKTR Teknologi Mobilitas&amp;nbsp;Tbk (VKTR) ekspansi bisnis melalui pengembangan fasilitas pabrik perakitan unit bus dan truk listrik.
Langkah penting ini ditandai dengan telah dimulainya ekspansi fasilitas produksi di Magelang yang merupakan joint venture antara VKTR bersama PT Tri Sakti, melalui perusahaan patungan PT VKTR Sakti Industries.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Prediksi Pembiayaan Utang Turun hingga 41,6% pada 2023

Pada tahap pengembangan ini PT VKTR Sakti Industries juga berkolaborasi dengan perusahaan konstruksi ternama dari China, Automotive Engineering Corporation (AE Corp).
Berlokasi di Magelang, Jawa Tengah, pabrik ini memiliki luas bangunan sebesar 1,8 hektare (ha) dan menempati lahan seluas 4,05 hektare (ha) dengan kapasitas produksi mencapai 1.500 unit per tahun atau sebanyak 6 unit per hari di tahap awal.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Happy APBN Surplus Rp152 Triliun di Semester I-2023

Fasilitas ini akan memiliki kapabilitas untuk perakitan chassis (CKD), perakitan cabin, pengelasan, pengecatan, general assembly, trimming, debugging, retrifikasi untuk body &amp;amp; function test, rear truck body, final audit, serta testing.Direktur Utama VKTR Gilarsi W Setijono mengatakan, ekspansi dan pengembangan fasilitas produksi ini adalah bukti kesungguhan dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission 2060.
&quot;Kami berkomitmen untuk secara bertahap meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) hingga 80%,&quot; katanya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (10/7/2023).
Gilarsi menambahkan, fasilitas eksisting yang ada saat ini sudah siap berproduksi dan bahkan tengah dalam proses menyelesaikan batch pertama bus listrik BYD dengan karoseri lokal. Adapun ekspansi yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kapasitas.
&quot;Kami juga membuka kemungkinan untuk terus menambah kapasitas serta memperluas skala dan fasilitas, seiring dengan peningkatan volume produksi,&quot; katanya.
Founder Tri Sakti Widodo bersyukur dapat berkontribusi secara nyata dalam proyek ini.
&quot;Ini menjadi lompatan besar bagi kami, sekaligus menjadi sumbangsih kami bagi Indonesia. Sebagai pabrik kendaraan listrik pertama di bidang heavy mobility dan kendaraan niaga dalam negeri, kami berkomitmen untuk memproduksi kendaraan yang ramah lingkungan dan mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNy8zNC8xNjc4NjAvNS94OG1jMHVw&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -&amp;nbsp;Indonesia akan memiliki pabrik bus dan truk listrik. Hal ini setelah PT VKTR Teknologi Mobilitas&amp;nbsp;Tbk (VKTR) ekspansi bisnis melalui pengembangan fasilitas pabrik perakitan unit bus dan truk listrik.
Langkah penting ini ditandai dengan telah dimulainya ekspansi fasilitas produksi di Magelang yang merupakan joint venture antara VKTR bersama PT Tri Sakti, melalui perusahaan patungan PT VKTR Sakti Industries.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Prediksi Pembiayaan Utang Turun hingga 41,6% pada 2023

Pada tahap pengembangan ini PT VKTR Sakti Industries juga berkolaborasi dengan perusahaan konstruksi ternama dari China, Automotive Engineering Corporation (AE Corp).
Berlokasi di Magelang, Jawa Tengah, pabrik ini memiliki luas bangunan sebesar 1,8 hektare (ha) dan menempati lahan seluas 4,05 hektare (ha) dengan kapasitas produksi mencapai 1.500 unit per tahun atau sebanyak 6 unit per hari di tahap awal.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Happy APBN Surplus Rp152 Triliun di Semester I-2023

Fasilitas ini akan memiliki kapabilitas untuk perakitan chassis (CKD), perakitan cabin, pengelasan, pengecatan, general assembly, trimming, debugging, retrifikasi untuk body &amp;amp; function test, rear truck body, final audit, serta testing.Direktur Utama VKTR Gilarsi W Setijono mengatakan, ekspansi dan pengembangan fasilitas produksi ini adalah bukti kesungguhan dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission 2060.
&quot;Kami berkomitmen untuk secara bertahap meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) hingga 80%,&quot; katanya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (10/7/2023).
Gilarsi menambahkan, fasilitas eksisting yang ada saat ini sudah siap berproduksi dan bahkan tengah dalam proses menyelesaikan batch pertama bus listrik BYD dengan karoseri lokal. Adapun ekspansi yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kapasitas.
&quot;Kami juga membuka kemungkinan untuk terus menambah kapasitas serta memperluas skala dan fasilitas, seiring dengan peningkatan volume produksi,&quot; katanya.
Founder Tri Sakti Widodo bersyukur dapat berkontribusi secara nyata dalam proyek ini.
&quot;Ini menjadi lompatan besar bagi kami, sekaligus menjadi sumbangsih kami bagi Indonesia. Sebagai pabrik kendaraan listrik pertama di bidang heavy mobility dan kendaraan niaga dalam negeri, kami berkomitmen untuk memproduksi kendaraan yang ramah lingkungan dan mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
