<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerimaan Perpajakan Capai Rp970 Triliun, Sri Mulyani: PPN Kontributor Terbesar   </title><description>Sri Mulyani Indrawati mengantongi penerimaan perpajakan Rp970,2 triliun hingga akhir semester I-2023</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844166/penerimaan-perpajakan-capai-rp970-triliun-sri-mulyani-ppn-kontributor-terbesar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844166/penerimaan-perpajakan-capai-rp970-triliun-sri-mulyani-ppn-kontributor-terbesar"/><item><title>Penerimaan Perpajakan Capai Rp970 Triliun, Sri Mulyani: PPN Kontributor Terbesar   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844166/penerimaan-perpajakan-capai-rp970-triliun-sri-mulyani-ppn-kontributor-terbesar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/320/2844166/penerimaan-perpajakan-capai-rp970-triliun-sri-mulyani-ppn-kontributor-terbesar</guid><pubDate>Senin 10 Juli 2023 17:51 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/10/320/2844166/penerimaan-perpajakan-capai-rp970-triliun-sri-mulyani-ppn-kontributor-terbesar-YqP8lwVdar.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/DJP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/10/320/2844166/penerimaan-perpajakan-capai-rp970-triliun-sri-mulyani-ppn-kontributor-terbesar-YqP8lwVdar.jfif</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/DJP)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengantongi penerimaan perpajakan Rp970,2 triliun hingga akhir semester I-2023. Angka ini tumbuh 5,4% atau sudah 56,5% dari target APBN 2023.
&quot;Ini semua ditopang oleh peningkatan semua jenis pajak, terutama PPN dalam negeri yang jadi kontributor terbesar, terkumpul Rp175,6 triliun,&quot; ungkap Sri dalam Rapat Kerja dengan Banggar DPR RI dan Gubernur Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Senin (10/7/2023).

BACA JUGA:
Endorsement Influencer Kena Pajak Natura, Ike Julies Tiati: Ini Bentuk Keadilan

Angka penerimaan PPN berhasil tumbuh 23,5%. Diikuti dengan kontributor selanjutnya yaitu PPh badan yang berhasil mencatatkan penerimaan Rp209 triliun, atau tumbuh mencapai 26,2% di akhir semester I-2023.
&quot;Hanya saja, realisasi pertumbuhan penerimaan PPh badan ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai 133%, juga karena faktor harga komoditas,&quot; tambah Sri.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Kenakan Pajak untuk Artis hingga Influencer Dapat Endorsement

Kontributor signifikan selanjutnya adalah PPh 21 yang berhasil tumbuh hingga 18,3%. Kendati demikian, Sri menyoroti kinerja PPN impor yang melemah.
&quot;PPN impor memang tumbuh tinggi 44,7%, tetapi ini sudah mulai kontraksi 0,4% di akhir Juni,&quot; ucap Sri.Dia mengatakan bahwa semua realisasi ini memang sebuah pencapaian. Akan tetapi perlu ada kewaspadaan dalam menghadapi tren saat ini.
&quot;Ini perlu kewaspadaan karena tren sejak Juni akan terus sampai akhir tahun, yang diperkirakan tren pertumbuhan akan mulai normalisasi, atau bahkan cenderung melemah,&quot; tandas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengantongi penerimaan perpajakan Rp970,2 triliun hingga akhir semester I-2023. Angka ini tumbuh 5,4% atau sudah 56,5% dari target APBN 2023.
&quot;Ini semua ditopang oleh peningkatan semua jenis pajak, terutama PPN dalam negeri yang jadi kontributor terbesar, terkumpul Rp175,6 triliun,&quot; ungkap Sri dalam Rapat Kerja dengan Banggar DPR RI dan Gubernur Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Senin (10/7/2023).

BACA JUGA:
Endorsement Influencer Kena Pajak Natura, Ike Julies Tiati: Ini Bentuk Keadilan

Angka penerimaan PPN berhasil tumbuh 23,5%. Diikuti dengan kontributor selanjutnya yaitu PPh badan yang berhasil mencatatkan penerimaan Rp209 triliun, atau tumbuh mencapai 26,2% di akhir semester I-2023.
&quot;Hanya saja, realisasi pertumbuhan penerimaan PPh badan ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai 133%, juga karena faktor harga komoditas,&quot; tambah Sri.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Kenakan Pajak untuk Artis hingga Influencer Dapat Endorsement

Kontributor signifikan selanjutnya adalah PPh 21 yang berhasil tumbuh hingga 18,3%. Kendati demikian, Sri menyoroti kinerja PPN impor yang melemah.
&quot;PPN impor memang tumbuh tinggi 44,7%, tetapi ini sudah mulai kontraksi 0,4% di akhir Juni,&quot; ucap Sri.Dia mengatakan bahwa semua realisasi ini memang sebuah pencapaian. Akan tetapi perlu ada kewaspadaan dalam menghadapi tren saat ini.
&quot;Ini perlu kewaspadaan karena tren sejak Juni akan terus sampai akhir tahun, yang diperkirakan tren pertumbuhan akan mulai normalisasi, atau bahkan cenderung melemah,&quot; tandas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
