<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Produk yang Populer di Kalangan Masyarakat Ternyata Bukan Brand Asli dari Indonesia</title><description>5 Produk yang Populer di Kalangan Masyarakat Ternyata Bukan Brand Asli dari Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/455/2843884/5-produk-yang-populer-di-kalangan-masyarakat-ternyata-bukan-brand-asli-dari-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/455/2843884/5-produk-yang-populer-di-kalangan-masyarakat-ternyata-bukan-brand-asli-dari-indonesia"/><item><title>5 Produk yang Populer di Kalangan Masyarakat Ternyata Bukan Brand Asli dari Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/455/2843884/5-produk-yang-populer-di-kalangan-masyarakat-ternyata-bukan-brand-asli-dari-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/10/455/2843884/5-produk-yang-populer-di-kalangan-masyarakat-ternyata-bukan-brand-asli-dari-indonesia</guid><pubDate>Senin 10 Juli 2023 11:37 WIB</pubDate><dc:creator>Destriana Indria Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/10/455/2843884/5-produk-yang-populer-di-kalangan-masyarakat-ternyata-bukan-brand-asli-dari-indonesia-9y6ycR6LNY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/10/455/2843884/5-produk-yang-populer-di-kalangan-masyarakat-ternyata-bukan-brand-asli-dari-indonesia-9y6ycR6LNY.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA- Terdapat 5 produk yang populer di kalangan masyarakat ternyata bukan brand asli Indonesia. Kampanye tentang mencintai produk dalam negeri pastinya sering kali kita dengar.

BACA JUGA:
Luhut Dorong Produk-Produk Lokal Tampil di Piala Dunia U-17&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Walau demikian, masih banyak masyarakat Indonesia yang gemar menggunakan barang dari luar negeri. Salah satu alasannya minimnya pengetahuan mengenai asal usul barang-barang tersebut.

BACA JUGA:
Potensi Belanja Produk Lokal Capai Rp2.000 Triliun, Menkop: Ini Peluang Harus Digarap

Seperti contohnya 5 produk yang populer di kalangan masyarakat ini ternyata bukan brand asli dari Indonesia. Apa saja ya?
1. Majalah Bobo
Generasi 90-an tentunya sudah tidak asing dengan majalah yang satu ini. Bobo merupakan majalah anak-anak yang berisi ilmu pengetahuan dan cerita-cerita menarik dengan gambar.
Tidak banyak yang tahu jika majalah dengan karakter kelinci ini ternyata bukan produk asli Indonesia. Majalah Bobo sendiri berasal dari Belanda yang bekerja sama dengan penerbit lokal.2. Khong Guan
Setiap Hari Raya Idul Fitri pasti sering ditemui produk biskuit Khong Guan di mana-mana. Isi biskuit yang bervariasi dan memiliki rasa lezat ini kerap kali dianggap sebagai produk Indonesia.
Namun nyatanya, Khong Guan merupakan produk asli Singapura yang telah berdiri sejak 1947 dan masuk di Indonesia pada 1970.
3. Hansaplast
Produk penutup luka yang satu ini sudah sangat populer di Indonesia. Bahkan kini sudah ada banyak variasi desain dan kegunaannya. Hansplast diketahui merupakan merek asal Hamburg, Jerman, dan sudah ada sejak 1882.
4. Bata
Salaah satu merek alas kaki paling legendaris di Indonesia, Bata, juga bukan produk asli Tanah Air. Gerai Bata pertama kali ada di Indonesia pada 1931 dan dikelola oleh perusahaan importir PT Sepatu Bata Tbk.
Bata sendiri merupakan merek asal Zlin, Cekoslowakia, yang didirikan oleh Tomas Anna dan Antonin Beta pada 1894. Awalnya mereka ini hanya diimpor ke Indonesia, namun pada 1940 PT Sepatu Bata Tbk mulai memproduksi secara lokal di Kalibata, Jakarta Selatan.5. Frisian Flag
Produk yang bukan asli Indonesia yang terakhir adalah Frisian Flag. Merek susu terkenal ini dibuat oleh PT Frisian Flag Indonesia yang berada dalam satu naungan dengan FrieslandCampin, perusahaan yang berpusat di Belanda.
Demikian 5 produk yang Populer di Kalangan Masyarakat Ternyata bukan brand asli dari Indonesia.
(RIN)</description><content:encoded>JAKARTA- Terdapat 5 produk yang populer di kalangan masyarakat ternyata bukan brand asli Indonesia. Kampanye tentang mencintai produk dalam negeri pastinya sering kali kita dengar.

BACA JUGA:
Luhut Dorong Produk-Produk Lokal Tampil di Piala Dunia U-17&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Walau demikian, masih banyak masyarakat Indonesia yang gemar menggunakan barang dari luar negeri. Salah satu alasannya minimnya pengetahuan mengenai asal usul barang-barang tersebut.

BACA JUGA:
Potensi Belanja Produk Lokal Capai Rp2.000 Triliun, Menkop: Ini Peluang Harus Digarap

Seperti contohnya 5 produk yang populer di kalangan masyarakat ini ternyata bukan brand asli dari Indonesia. Apa saja ya?
1. Majalah Bobo
Generasi 90-an tentunya sudah tidak asing dengan majalah yang satu ini. Bobo merupakan majalah anak-anak yang berisi ilmu pengetahuan dan cerita-cerita menarik dengan gambar.
Tidak banyak yang tahu jika majalah dengan karakter kelinci ini ternyata bukan produk asli Indonesia. Majalah Bobo sendiri berasal dari Belanda yang bekerja sama dengan penerbit lokal.2. Khong Guan
Setiap Hari Raya Idul Fitri pasti sering ditemui produk biskuit Khong Guan di mana-mana. Isi biskuit yang bervariasi dan memiliki rasa lezat ini kerap kali dianggap sebagai produk Indonesia.
Namun nyatanya, Khong Guan merupakan produk asli Singapura yang telah berdiri sejak 1947 dan masuk di Indonesia pada 1970.
3. Hansaplast
Produk penutup luka yang satu ini sudah sangat populer di Indonesia. Bahkan kini sudah ada banyak variasi desain dan kegunaannya. Hansplast diketahui merupakan merek asal Hamburg, Jerman, dan sudah ada sejak 1882.
4. Bata
Salaah satu merek alas kaki paling legendaris di Indonesia, Bata, juga bukan produk asli Tanah Air. Gerai Bata pertama kali ada di Indonesia pada 1931 dan dikelola oleh perusahaan importir PT Sepatu Bata Tbk.
Bata sendiri merupakan merek asal Zlin, Cekoslowakia, yang didirikan oleh Tomas Anna dan Antonin Beta pada 1894. Awalnya mereka ini hanya diimpor ke Indonesia, namun pada 1940 PT Sepatu Bata Tbk mulai memproduksi secara lokal di Kalibata, Jakarta Selatan.5. Frisian Flag
Produk yang bukan asli Indonesia yang terakhir adalah Frisian Flag. Merek susu terkenal ini dibuat oleh PT Frisian Flag Indonesia yang berada dalam satu naungan dengan FrieslandCampin, perusahaan yang berpusat di Belanda.
Demikian 5 produk yang Populer di Kalangan Masyarakat Ternyata bukan brand asli dari Indonesia.
(RIN)</content:encoded></item></channel></rss>
