<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Microsoft PHK 10.000 Karyawan pada Januari 2024, Siap-Siap Jadi Pengangguran</title><description>Microsoft kembali mengumumkan akan ada penambahan karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/11/320/2844498/microsoft-phk-10-000-karyawan-pada-januari-2024-siap-siap-jadi-pengangguran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/11/320/2844498/microsoft-phk-10-000-karyawan-pada-januari-2024-siap-siap-jadi-pengangguran"/><item><title>Microsoft PHK 10.000 Karyawan pada Januari 2024, Siap-Siap Jadi Pengangguran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/11/320/2844498/microsoft-phk-10-000-karyawan-pada-januari-2024-siap-siap-jadi-pengangguran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/11/320/2844498/microsoft-phk-10-000-karyawan-pada-januari-2024-siap-siap-jadi-pengangguran</guid><pubDate>Selasa 11 Juli 2023 12:12 WIB</pubDate><dc:creator>Hafizhuddin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/11/320/2844498/microsoft-phk-10-000-karyawan-pada-januari-2024-siap-siap-jadi-pengangguran-j9xs70Xuad.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Microsoft. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/11/320/2844498/microsoft-phk-10-000-karyawan-pada-januari-2024-siap-siap-jadi-pengangguran-j9xs70Xuad.JPG</image><title>Microsoft. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOC80LzE2MDk5OS81L3g4ajZsdzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Microsoft kembali mengumumkan akan ada penambahan karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dilansir dari CNBC di Jakarta, Selasa (11/7/2023), rencana PHK ini dikonfirmasi akan terjadi ke 10.000 karyawan pada awal 2024 mendatang.

BACA JUGA:
Pekerja Bisa Menolak saat di PHK, Cek Aturan UU Cipta Kerja

CEO Microsoft, Satya Nadella sempat mengatakan kalau perusahaan akan mengubah jajarannya.

Lalu pada Senin kemarin Microsoft menyebut akan melakukan PHK ke 276 pekerja di Washington.

BACA JUGA:
Diterpa Gelombang PHK Massal, Begini Kondisi Startup di Indonesia

Bahkan sudah ada beberapa pekerja dari divisi penjualan dan layanan konsumen yang mengaku kehilangan pekerjaan.

&amp;ldquo;Penyesuaian organisasi dan tenaga kerja adalah bagian yang diperlukan dan rutin dalam mengelola bisnis kami,&amp;rdquo; kata juru bicara perusaan itu melalui email.
&amp;ldquo;Kami akan terus memprioritaskan dan berinvestasi di area pertumbuhan strategis untuk masa depan kami dan untuk mendukung pelanggan dan mitra kami,&quot; tambahnya.



Tidak hanya Microsoft, hal serupa juga terjadi di perusahaan besar lainnya seperti Amazon dan Google.



Bukannya tanpa alasan, Microsoft mengatakan sudah harus mulai menghemat biaya komputasi cloud mereka.



Setelah sebelumnya menambah jumlah karyawan secara signifikan di masa pandemi untuk memenuhi permintaan klien yang meningkat.



Microsoft sampai saat ini masih menolak menyebutkan jumlah karyawan yang akan di-PHK pada gelombang yang akan datang.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOC80LzE2MDk5OS81L3g4ajZsdzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Microsoft kembali mengumumkan akan ada penambahan karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dilansir dari CNBC di Jakarta, Selasa (11/7/2023), rencana PHK ini dikonfirmasi akan terjadi ke 10.000 karyawan pada awal 2024 mendatang.

BACA JUGA:
Pekerja Bisa Menolak saat di PHK, Cek Aturan UU Cipta Kerja

CEO Microsoft, Satya Nadella sempat mengatakan kalau perusahaan akan mengubah jajarannya.

Lalu pada Senin kemarin Microsoft menyebut akan melakukan PHK ke 276 pekerja di Washington.

BACA JUGA:
Diterpa Gelombang PHK Massal, Begini Kondisi Startup di Indonesia

Bahkan sudah ada beberapa pekerja dari divisi penjualan dan layanan konsumen yang mengaku kehilangan pekerjaan.

&amp;ldquo;Penyesuaian organisasi dan tenaga kerja adalah bagian yang diperlukan dan rutin dalam mengelola bisnis kami,&amp;rdquo; kata juru bicara perusaan itu melalui email.
&amp;ldquo;Kami akan terus memprioritaskan dan berinvestasi di area pertumbuhan strategis untuk masa depan kami dan untuk mendukung pelanggan dan mitra kami,&quot; tambahnya.



Tidak hanya Microsoft, hal serupa juga terjadi di perusahaan besar lainnya seperti Amazon dan Google.



Bukannya tanpa alasan, Microsoft mengatakan sudah harus mulai menghemat biaya komputasi cloud mereka.



Setelah sebelumnya menambah jumlah karyawan secara signifikan di masa pandemi untuk memenuhi permintaan klien yang meningkat.



Microsoft sampai saat ini masih menolak menyebutkan jumlah karyawan yang akan di-PHK pada gelombang yang akan datang.</content:encoded></item></channel></rss>
