<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Foxconn Mundur dari Mega Proyek Teknologi Rp295 Triliun di India</title><description>Foxconn menarik diri dari proyek patungan di India senilai USD19,5 miliar atau setara dengan Rp295,6 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/11/320/2844618/foxconn-mundur-dari-mega-proyek-teknologi-rp295-triliun-di-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/11/320/2844618/foxconn-mundur-dari-mega-proyek-teknologi-rp295-triliun-di-india"/><item><title>Foxconn Mundur dari Mega Proyek Teknologi Rp295 Triliun di India</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/11/320/2844618/foxconn-mundur-dari-mega-proyek-teknologi-rp295-triliun-di-india</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/11/320/2844618/foxconn-mundur-dari-mega-proyek-teknologi-rp295-triliun-di-india</guid><pubDate>Selasa 11 Juli 2023 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Sri Kurnia Ningsih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/11/320/2844618/foxconn-mundur-dari-mega-proyek-teknologi-rp295-triliun-di-india-oB3IOtnDNV.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Foxconn Mundur dari Mega Proyek Teknologi India. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/11/320/2844618/foxconn-mundur-dari-mega-proyek-teknologi-rp295-triliun-di-india-oB3IOtnDNV.jfif</image><title>Foxconn Mundur dari Mega Proyek Teknologi India. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Foxconn menarik diri dari proyek patungan di India senilai USD19,5 miliar atau setara dengan Rp295,6 triliun. Proyek tersebut kerjasama dengan kolongmerat India Vedanta yang akan membawa manufaktur semikonduktor dan display ke negara bagian Gujarat di India.
&amp;ldquo;Foxconn telah memutuskan tidak akan melanjutkan usaha patungan dengan Vedanta,&amp;rdquo; ujar perusahan Taiwan, dilansir kepada CNBC.com, Selasa (11/7/2023).
Keputusan ini merupakan tindakan terhadap ambisi Perdana Menteri India Narendra Modi untuk mengubah negara itu menjadi pusat manufaktur teknologi tinggi global.

BACA JUGA:
Foxconn Tak Kunjung Bangun Pabrik di RI, Bahlil: Ada Masalah Internal

Faxconn menyampaikan bahwa keputusan itu dengan kesepakatan bersama tetapi tetap yakin tentang ambisi semikonduktor India.
Perusahan Amerika, Apple di antaranya telah mendorong pemasok mereka untuk mendiversifikasi rantai pasokan mereka di luar China daratan, karena ketegangan geopolitik dan ekonomi meningkat.

BACA JUGA:
Bahlil Sebut Foxconn Groundbreaking Proyek Kendaraan Listrik Awal 2023

Foxconn telah membangun beberapa lokasi pabrik di seluruh India, meskipun usaha patungan senilai USD20 miliar atau setara dengan Rp303,1 triliun dengan Vedanta akan menjadi salah satu yang terbesar.
Perpisahan itu terjadi ketika para pemimpin dan eksekutif bisnis AS dan China bekerja melalui jalan yang tidak nyaman dan sering kali berbahaya. Di mana keduanya mengambil keputusan antara mengakui ketergantungan mereka dan denga keras menegur rekan-rekan mereka.Pemerintahan AS dan perusahan teknologi besar telah mulai secara terbuka mengidentifikasi kemajuan teknologi dan dominasi manufaktur China sebagai ancaman utama bagi keamanan nasional.
Beberapa perusahaan As, yang telah lama menjadi korban spionase industri yang diizinkan negara China, menilai kembali operasi China sebagai bagian dari apa yang disebut uapaya.
Foxconn kini telah membangun pabrik lain di seluruh India, termasuk satu di Telangana dan satu lagi Bengaluru.</description><content:encoded>JAKARTA - Foxconn menarik diri dari proyek patungan di India senilai USD19,5 miliar atau setara dengan Rp295,6 triliun. Proyek tersebut kerjasama dengan kolongmerat India Vedanta yang akan membawa manufaktur semikonduktor dan display ke negara bagian Gujarat di India.
&amp;ldquo;Foxconn telah memutuskan tidak akan melanjutkan usaha patungan dengan Vedanta,&amp;rdquo; ujar perusahan Taiwan, dilansir kepada CNBC.com, Selasa (11/7/2023).
Keputusan ini merupakan tindakan terhadap ambisi Perdana Menteri India Narendra Modi untuk mengubah negara itu menjadi pusat manufaktur teknologi tinggi global.

BACA JUGA:
Foxconn Tak Kunjung Bangun Pabrik di RI, Bahlil: Ada Masalah Internal

Faxconn menyampaikan bahwa keputusan itu dengan kesepakatan bersama tetapi tetap yakin tentang ambisi semikonduktor India.
Perusahan Amerika, Apple di antaranya telah mendorong pemasok mereka untuk mendiversifikasi rantai pasokan mereka di luar China daratan, karena ketegangan geopolitik dan ekonomi meningkat.

BACA JUGA:
Bahlil Sebut Foxconn Groundbreaking Proyek Kendaraan Listrik Awal 2023

Foxconn telah membangun beberapa lokasi pabrik di seluruh India, meskipun usaha patungan senilai USD20 miliar atau setara dengan Rp303,1 triliun dengan Vedanta akan menjadi salah satu yang terbesar.
Perpisahan itu terjadi ketika para pemimpin dan eksekutif bisnis AS dan China bekerja melalui jalan yang tidak nyaman dan sering kali berbahaya. Di mana keduanya mengambil keputusan antara mengakui ketergantungan mereka dan denga keras menegur rekan-rekan mereka.Pemerintahan AS dan perusahan teknologi besar telah mulai secara terbuka mengidentifikasi kemajuan teknologi dan dominasi manufaktur China sebagai ancaman utama bagi keamanan nasional.
Beberapa perusahaan As, yang telah lama menjadi korban spionase industri yang diizinkan negara China, menilai kembali operasi China sebagai bagian dari apa yang disebut uapaya.
Foxconn kini telah membangun pabrik lain di seluruh India, termasuk satu di Telangana dan satu lagi Bengaluru.</content:encoded></item></channel></rss>
