<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masuk Bursa Cawapres, Ini Jawaban Erick Thohir</title><description>Erick Thohir angkat bicara soal peluang menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/11/320/2844797/masuk-bursa-cawapres-ini-jawaban-erick-thohir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/11/320/2844797/masuk-bursa-cawapres-ini-jawaban-erick-thohir"/><item><title>Masuk Bursa Cawapres, Ini Jawaban Erick Thohir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/11/320/2844797/masuk-bursa-cawapres-ini-jawaban-erick-thohir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/11/320/2844797/masuk-bursa-cawapres-ini-jawaban-erick-thohir</guid><pubDate>Selasa 11 Juli 2023 19:02 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/11/320/2844797/masuk-bursa-cawapres-ini-jawaban-erick-thohir-pDgNRCpbWB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/11/320/2844797/masuk-bursa-cawapres-ini-jawaban-erick-thohir-pDgNRCpbWB.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMS8xLzE2Nzk2NS81L3g4bWZpZXA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir angkat bicara soal peluang menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres).
Erick mengaku bawha akan berpasangan dengan Calon Presiden yang memiliki komitmen untuk melanjutkan warisan dari kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
&amp;ldquo;Jadi jika Anda bertanya kepada saya yang mana dari tiga kandidat (yang akan saya ikuti), mari kita lihat siapa (Capres) yang memiliki komitmen untuk melanjutkan warisan ini untuk Indonesia,&quot; kata Erick dilansir dari South China Morning Post, dikutip pada Selasa(11/7/2023).

BACA JUGA:
Survei LSI: Erick Thohir Cawapres Tertinggi di Pilpres 2024

Menurutnya, setiap pemerintahan memiliki kelemahan masing-masing. Namun dia menilai kebijakan yang diterapkan Presiden Jokowi menunjukan hal yang baik, sehingga perlu dilanjutkan.
&amp;ldquo;Itu tidak sempurna, tentu saja. Setiap pemerintah memiliki kelemahannya masing-masing, tetapi faktanya (rating) persetujuan Presiden Jokowi adalah 82%, jadi dia melakukan sesuatu yang benar. Beberapa kebijakannya, harus kita lanjutkan,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
95% Masyarakat Puas dengan Kinerja Erick Thohir Sebagai Ketum PSSI

Berdasarkan hasil survei Indikator Politik, Erick Thohir menempati urutan pertama sebagai sosok cawapres untuk Pilpres 2024. Ketua Umum PSSI ini mampu meraih torehan angka sebesar 15,5 persen.
Meskipun Thohir belum memiliki afiliasi dengan partai politik manapun, dia mungkin mendapat dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang pro Jokowi, yang secara terbuka sudah mengkampanyekan dirinya sebagai calon wakil presiden.PAN merupakan bagian dari Koalisi Indonesia Bersatu, bersama Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). PAN tetap berhubungan erat dengan Golkar, dan gabungan kedua partai menguasai lebih dari 22 persen kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menempatkan mereka di atas ambang batas yang disyaratkan untuk mengajukan seorang calon.
&amp;ldquo;Kami berharap (salah satu calon unggulan) akan memilih Erick Thohir sebagai calon wakil presiden,&amp;rdquo; kata Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno bulan lalu.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMS8xLzE2Nzk2NS81L3g4bWZpZXA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir angkat bicara soal peluang menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres).
Erick mengaku bawha akan berpasangan dengan Calon Presiden yang memiliki komitmen untuk melanjutkan warisan dari kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
&amp;ldquo;Jadi jika Anda bertanya kepada saya yang mana dari tiga kandidat (yang akan saya ikuti), mari kita lihat siapa (Capres) yang memiliki komitmen untuk melanjutkan warisan ini untuk Indonesia,&quot; kata Erick dilansir dari South China Morning Post, dikutip pada Selasa(11/7/2023).

BACA JUGA:
Survei LSI: Erick Thohir Cawapres Tertinggi di Pilpres 2024

Menurutnya, setiap pemerintahan memiliki kelemahan masing-masing. Namun dia menilai kebijakan yang diterapkan Presiden Jokowi menunjukan hal yang baik, sehingga perlu dilanjutkan.
&amp;ldquo;Itu tidak sempurna, tentu saja. Setiap pemerintah memiliki kelemahannya masing-masing, tetapi faktanya (rating) persetujuan Presiden Jokowi adalah 82%, jadi dia melakukan sesuatu yang benar. Beberapa kebijakannya, harus kita lanjutkan,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
95% Masyarakat Puas dengan Kinerja Erick Thohir Sebagai Ketum PSSI

Berdasarkan hasil survei Indikator Politik, Erick Thohir menempati urutan pertama sebagai sosok cawapres untuk Pilpres 2024. Ketua Umum PSSI ini mampu meraih torehan angka sebesar 15,5 persen.
Meskipun Thohir belum memiliki afiliasi dengan partai politik manapun, dia mungkin mendapat dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang pro Jokowi, yang secara terbuka sudah mengkampanyekan dirinya sebagai calon wakil presiden.PAN merupakan bagian dari Koalisi Indonesia Bersatu, bersama Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). PAN tetap berhubungan erat dengan Golkar, dan gabungan kedua partai menguasai lebih dari 22 persen kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menempatkan mereka di atas ambang batas yang disyaratkan untuk mengajukan seorang calon.
&amp;ldquo;Kami berharap (salah satu calon unggulan) akan memilih Erick Thohir sebagai calon wakil presiden,&amp;rdquo; kata Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno bulan lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
