<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketahanan Pangan, RI Dorong Penguatan Kerjasama ASEAN-India</title><description>Pemerintah indonesia mendorong penguatan kerja sama di bidang ketahanan pangan antara ASEAN dengan India.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/13/320/2845680/ketahanan-pangan-ri-dorong-penguatan-kerjasama-asean-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/13/320/2845680/ketahanan-pangan-ri-dorong-penguatan-kerjasama-asean-india"/><item><title>Ketahanan Pangan, RI Dorong Penguatan Kerjasama ASEAN-India</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/13/320/2845680/ketahanan-pangan-ri-dorong-penguatan-kerjasama-asean-india</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/13/320/2845680/ketahanan-pangan-ri-dorong-penguatan-kerjasama-asean-india</guid><pubDate>Kamis 13 Juli 2023 11:28 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/13/320/2845680/ketahanan-pangan-ri-dorong-penguatan-kerjasama-asean-india-7AddFb1yGY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerjasama ketahanan pangan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/13/320/2845680/ketahanan-pangan-ri-dorong-penguatan-kerjasama-asean-india-7AddFb1yGY.jpg</image><title>Kerjasama ketahanan pangan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah indonesia mendorong penguatan kerja sama di bidang ketahanan pangan antara ASEAN dengan India. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menekankan bahwa populasi ASEAN dan India yang terus tumbuh bergantung pada keamanan pangan.
Oleh karena itu, kita perlu berupaya lebih untuk memastikan ketersediaan, akses, dan keterjangkauan pangan di masa krisis.

BACA JUGA:
Pembentukan Subholding Palm Co Bisa Perkuat Ketahanan Pangan RI


&amp;ldquo;Kerja sama tersebut perlu difokuskan untuk membangun rantai pasok pangan yang berkelanjutan melalui perdagangan, dialog, dan kebijakan pemerintah yang transparan,&amp;rdquo; kata Retno dalam pertemuan para Menlu ASEAN dengan Menlu India di Jakarta, Kamis (13/7/2023).
Indonesia juga dorong kolaborasi jangka panjang di bidang teknologi pertanian dan pusat riset guna meningkatkan produksi pangan lokal dan memberikan keuntungan kepada petani kecil.

BACA JUGA:
Jaga Ketahanan Pangan, Luhut Minta Sektor Pertanian Dikembangkan 


Indonesia akan mengusulkan Pernyataan Bersama Para Pemimpin ASEAN untuk Penguatan Kerja Sama Ketahanan Pangan di Masa Krisis untuk diadopsi pada KTT ASEAN-India mendatang.
Isu kedua yang diangkat Menlu Retno adalah perdamaian dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMy8xLzE2MzcwNC81L3g4ajVkMjM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Indonesia menghargai dukungan India terhadap ASEAN Outlook on the  Indo-Pacific (AOIP) dan mengundang India untuk berpartisipasi pada ASEAN  Indo-Pacific Forum sebagai wadah dialog pemerintah-swasta untuk kerja  sama konkret.
&amp;ldquo;Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga perdamaian dan  keamanan di Indo-Pasifik. India dan ASEAN bisa menjadi bagian dari upaya  ini. Setiap kelompok minilateral harus medukung upaya ini,&amp;rdquo; ujar Menlu  Retno.
Dalam kaitan ini, ASEAN akan mengundang IORA dan PIF pada East Asia  Summit (EAS) guna mendorong arsitektur regional yang lebih inklusif di  samudera Hindia dan Pasifik.
Menlu India Subrahmanyam Jaishankar menyampaikan dukungan terhadap  sentralitas ASEAN, implementasi AOIP, dan rencana penyelenggaraan  ASEAN-Indo- Pacific Forum di Jakarta bulan September mendatang.
Dalam pertemuan, isu-isu yang mengemuka antara lain pentingnya  sentralitas ASEAN dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan,  pembangunan arsitektur kawasan inklusif, kerja sama di bidang ketahanan  pangan, kesehatan, keamanan siber, perubahan iklim, ekonomi digital,  ekonomi biru, dan perdagangan.
Hubungan ASEAN dan India menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif  sejak November 2022 lalu. Rencana Aksi Kemitraan Strategis ASEAN-India  2021-2025 telah tercapai sekitar 86%.
Pertemuan mengadopsi dokumen Annex to Plan of Action to Implement the  Asean-India Partnership for Peace, Progress and Shared Prosperity  (2021-2025).</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah indonesia mendorong penguatan kerja sama di bidang ketahanan pangan antara ASEAN dengan India. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menekankan bahwa populasi ASEAN dan India yang terus tumbuh bergantung pada keamanan pangan.
Oleh karena itu, kita perlu berupaya lebih untuk memastikan ketersediaan, akses, dan keterjangkauan pangan di masa krisis.

BACA JUGA:
Pembentukan Subholding Palm Co Bisa Perkuat Ketahanan Pangan RI


&amp;ldquo;Kerja sama tersebut perlu difokuskan untuk membangun rantai pasok pangan yang berkelanjutan melalui perdagangan, dialog, dan kebijakan pemerintah yang transparan,&amp;rdquo; kata Retno dalam pertemuan para Menlu ASEAN dengan Menlu India di Jakarta, Kamis (13/7/2023).
Indonesia juga dorong kolaborasi jangka panjang di bidang teknologi pertanian dan pusat riset guna meningkatkan produksi pangan lokal dan memberikan keuntungan kepada petani kecil.

BACA JUGA:
Jaga Ketahanan Pangan, Luhut Minta Sektor Pertanian Dikembangkan 


Indonesia akan mengusulkan Pernyataan Bersama Para Pemimpin ASEAN untuk Penguatan Kerja Sama Ketahanan Pangan di Masa Krisis untuk diadopsi pada KTT ASEAN-India mendatang.
Isu kedua yang diangkat Menlu Retno adalah perdamaian dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMy8xLzE2MzcwNC81L3g4ajVkMjM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Indonesia menghargai dukungan India terhadap ASEAN Outlook on the  Indo-Pacific (AOIP) dan mengundang India untuk berpartisipasi pada ASEAN  Indo-Pacific Forum sebagai wadah dialog pemerintah-swasta untuk kerja  sama konkret.
&amp;ldquo;Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga perdamaian dan  keamanan di Indo-Pasifik. India dan ASEAN bisa menjadi bagian dari upaya  ini. Setiap kelompok minilateral harus medukung upaya ini,&amp;rdquo; ujar Menlu  Retno.
Dalam kaitan ini, ASEAN akan mengundang IORA dan PIF pada East Asia  Summit (EAS) guna mendorong arsitektur regional yang lebih inklusif di  samudera Hindia dan Pasifik.
Menlu India Subrahmanyam Jaishankar menyampaikan dukungan terhadap  sentralitas ASEAN, implementasi AOIP, dan rencana penyelenggaraan  ASEAN-Indo- Pacific Forum di Jakarta bulan September mendatang.
Dalam pertemuan, isu-isu yang mengemuka antara lain pentingnya  sentralitas ASEAN dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan,  pembangunan arsitektur kawasan inklusif, kerja sama di bidang ketahanan  pangan, kesehatan, keamanan siber, perubahan iklim, ekonomi digital,  ekonomi biru, dan perdagangan.
Hubungan ASEAN dan India menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif  sejak November 2022 lalu. Rencana Aksi Kemitraan Strategis ASEAN-India  2021-2025 telah tercapai sekitar 86%.
Pertemuan mengadopsi dokumen Annex to Plan of Action to Implement the  Asean-India Partnership for Peace, Progress and Shared Prosperity  (2021-2025).</content:encoded></item></channel></rss>
