<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tol Waskita yang Dialihkan ke Hutama Karya Bisa Dibeli Investor</title><description>Jalan tol milik PT Waskita Karya Tbk yang pengerjaannya dialihkan ke PT Hutama Karya (Persero) bisa dibeli investor.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/13/320/2845935/tol-waskita-yang-dialihkan-ke-hutama-karya-bisa-dibeli-investor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/13/320/2845935/tol-waskita-yang-dialihkan-ke-hutama-karya-bisa-dibeli-investor"/><item><title>Tol Waskita yang Dialihkan ke Hutama Karya Bisa Dibeli Investor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/13/320/2845935/tol-waskita-yang-dialihkan-ke-hutama-karya-bisa-dibeli-investor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/13/320/2845935/tol-waskita-yang-dialihkan-ke-hutama-karya-bisa-dibeli-investor</guid><pubDate>Kamis 13 Juli 2023 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/13/320/2845935/tol-waskita-yang-dialihkan-ke-hutama-karya-bisa-dibeli-investor-sKjmXf5F5l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan tol Hutama Karya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/13/320/2845935/tol-waskita-yang-dialihkan-ke-hutama-karya-bisa-dibeli-investor-sKjmXf5F5l.jpg</image><title>Jalan tol Hutama Karya (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMi8xLzE2Nzk5OS81L3g4bWdneGc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Jalan tol milik PT Waskita Karya Tbk yang pengerjaannya dialihkan ke PT Hutama Karya (Persero) bisa dibeli investor melalui Investment Authority atau INA.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko mengatakan, tol Waskita Karya yang dialihkan ke Hutama Karya kemungkinan akan dijual, bila dipandang perlu dan menguntungkan.

BACA JUGA:
5 Fakta ke Danau Toba Lewat Jalan Tol, Berikut Rutenya


&quot;Nanti, kalau sudah selesai (pengerjaannya) ini kan masalah Waskita mereka sedang restrukturisasi,&quot; ujar Tiko saat ditemui di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2023).
Tercatat, ada tiga jalan tol milik emiten bersandi saham WSKT yang dialihkan ke Hutama Karya. Ketiga ruas yang dimaksud terdiri atas jalan Tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu (Becakayu), Tol Bogor - Ciawi - Sukabumi (Bocimi), dan Tol Kayu Agung - Palembang-Betung (Kapal Betung).

BACA JUGA:
Berapa Tarif Jalan Tol Cisumdawu? Ini Bocorannya


Konstruksi ketiga jalan tol tersebut hingga kini masih berkanjut. Tiko mengatakan ketika rampung ada kemungkinan akan dijual ke INA, khususnya Tol Bocimi.
&quot;Ada tiga ruas tol yang belum selesai, ada Kayu Agung - Palembang - Betung, Bekasi - Cawang - Kampung Melayu, dan Bogor - Ciawi - Sukabumi, itu yang akan kita rancang untuk penugasan oleh HK, harapannya kalau itu bagus tentunya, Bocimi, INA tertarik juga masuk,&quot; ucapnya.
Untuk diketahui, pemerintah berencana mengalihkan 70% saham Waskita  Karya ke Hutama Karya. Aksi korporasi itu pun disebut-sebut bakal  diikuti oleh pengalihan proyek strategis nasional yang digarap Waskita.
Tiko mencatat sejumlah menteri terkait telah menyepakati adanya  pengalihan penyelesaian pengerjaan sejumlah proyek strategi nasional  dari Waskita ke Hutama Karya.
Pengalihan tersebut lantaran keuangan emiten bersandi saham WSKT itu  tengah direstrukturisasi. Tiko menyebut dalam proses penyehatan  keuangan, PSN yang ditangani WSKT akan dipisahkan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMi8xLzE2Nzk5OS81L3g4bWdneGc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Jalan tol milik PT Waskita Karya Tbk yang pengerjaannya dialihkan ke PT Hutama Karya (Persero) bisa dibeli investor melalui Investment Authority atau INA.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko mengatakan, tol Waskita Karya yang dialihkan ke Hutama Karya kemungkinan akan dijual, bila dipandang perlu dan menguntungkan.

BACA JUGA:
5 Fakta ke Danau Toba Lewat Jalan Tol, Berikut Rutenya


&quot;Nanti, kalau sudah selesai (pengerjaannya) ini kan masalah Waskita mereka sedang restrukturisasi,&quot; ujar Tiko saat ditemui di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2023).
Tercatat, ada tiga jalan tol milik emiten bersandi saham WSKT yang dialihkan ke Hutama Karya. Ketiga ruas yang dimaksud terdiri atas jalan Tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu (Becakayu), Tol Bogor - Ciawi - Sukabumi (Bocimi), dan Tol Kayu Agung - Palembang-Betung (Kapal Betung).

BACA JUGA:
Berapa Tarif Jalan Tol Cisumdawu? Ini Bocorannya


Konstruksi ketiga jalan tol tersebut hingga kini masih berkanjut. Tiko mengatakan ketika rampung ada kemungkinan akan dijual ke INA, khususnya Tol Bocimi.
&quot;Ada tiga ruas tol yang belum selesai, ada Kayu Agung - Palembang - Betung, Bekasi - Cawang - Kampung Melayu, dan Bogor - Ciawi - Sukabumi, itu yang akan kita rancang untuk penugasan oleh HK, harapannya kalau itu bagus tentunya, Bocimi, INA tertarik juga masuk,&quot; ucapnya.
Untuk diketahui, pemerintah berencana mengalihkan 70% saham Waskita  Karya ke Hutama Karya. Aksi korporasi itu pun disebut-sebut bakal  diikuti oleh pengalihan proyek strategis nasional yang digarap Waskita.
Tiko mencatat sejumlah menteri terkait telah menyepakati adanya  pengalihan penyelesaian pengerjaan sejumlah proyek strategi nasional  dari Waskita ke Hutama Karya.
Pengalihan tersebut lantaran keuangan emiten bersandi saham WSKT itu  tengah direstrukturisasi. Tiko menyebut dalam proses penyehatan  keuangan, PSN yang ditangani WSKT akan dipisahkan.</content:encoded></item></channel></rss>
