<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Happy Laporan Keuangan BUN-Kemenkeu Raih Opini WTP</title><description>Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa hari ini menjadi sebuah testimoni yang begitu baik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/14/320/2846587/sri-mulyani-happy-laporan-keuangan-bun-kemenkeu-raih-opini-wtp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/14/320/2846587/sri-mulyani-happy-laporan-keuangan-bun-kemenkeu-raih-opini-wtp"/><item><title>Sri Mulyani Happy Laporan Keuangan BUN-Kemenkeu Raih Opini WTP</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/14/320/2846587/sri-mulyani-happy-laporan-keuangan-bun-kemenkeu-raih-opini-wtp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/14/320/2846587/sri-mulyani-happy-laporan-keuangan-bun-kemenkeu-raih-opini-wtp</guid><pubDate>Jum'at 14 Juli 2023 18:29 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/14/320/2846587/sri-mulyani-happy-laporan-keuangan-bun-kemenkeu-raih-opini-wtp-RFEljLUNuy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/14/320/2846587/sri-mulyani-happy-laporan-keuangan-bun-kemenkeu-raih-opini-wtp-RFEljLUNuy.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMi8xLzE2ODAyMi81L3g4bWd4dHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan semua pihak menyaksikan bahwa UU APBN Tahun 2022 dapat dipertanggungjawabkan dengan catatan sangat baik, defisit di bawah 3%, satu tahun lebih cepat dari amanat UU.
&quot;Hal tersebut saya sampaikan ketika menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) @bpkriofficial atas Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (BUN) dan Kementerian Keuangan yang disampaikan oleh Anggota II BPK, Bapak Daniel Lumban Tobing siang ini.&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Jakarta, Jumat (14/7/2023).

BACA JUGA:
Lantik Pejabat Baru DJPK, Sri Mulyani: Tak Boleh Khianati Integritas

Indonesia sendiri termasuk ke dalam klasifikasi negara yang telah melewati triple challenges. &quot;Pandeminya ditangani, ekonominya pulih, dan APBNnya kembali sehat. Tidak hanya itu, Indonesia juga terus melakukan reform seperti perbaikan legislasi UU Ciptaker, UU HPP, UU HKPD, dan UU P2SK,&quot; ungkap Sri.

BACA JUGA:
Bahas PSN, Sri Mulyani: Presiden Jokowi Minta Bandara hingga Smelter Selesai Sebelum 2024

Hasil audit BPK menunjukkan bahwa kedua akun BA BUN dan BA 015 Kemenkeu mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). &quot;Ini adalah suatu prestasi dan kinerja yang sangat baik dan harus terus kita jaga..!,&quot; tulis Sri.Dia pun berterima kasih kepada seluruh jajaran BPK yang telah melakukan audit secara baik dengan memegang teguh landasan hukum serta prinsip-prinsip tata kelola dan akuntansi pemerintahan yang baik. Setiap catatan yang diberikan merupakan prioritas evaluasi dan perbaikan untuk pihaknya.
Ini adalah amanah yang diberikan oleh negara.
&quot;Dalam mengelola APBN #UangKita, akuntabilitas, check and balance, serta continuous improvement adalah sebuah keniscayaan. Supaya Indonesia mampu terus membangun menuju Indonesia Maju 2045!&quot; tutup Sri.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMi8xLzE2ODAyMi81L3g4bWd4dHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan semua pihak menyaksikan bahwa UU APBN Tahun 2022 dapat dipertanggungjawabkan dengan catatan sangat baik, defisit di bawah 3%, satu tahun lebih cepat dari amanat UU.
&quot;Hal tersebut saya sampaikan ketika menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) @bpkriofficial atas Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (BUN) dan Kementerian Keuangan yang disampaikan oleh Anggota II BPK, Bapak Daniel Lumban Tobing siang ini.&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Jakarta, Jumat (14/7/2023).

BACA JUGA:
Lantik Pejabat Baru DJPK, Sri Mulyani: Tak Boleh Khianati Integritas

Indonesia sendiri termasuk ke dalam klasifikasi negara yang telah melewati triple challenges. &quot;Pandeminya ditangani, ekonominya pulih, dan APBNnya kembali sehat. Tidak hanya itu, Indonesia juga terus melakukan reform seperti perbaikan legislasi UU Ciptaker, UU HPP, UU HKPD, dan UU P2SK,&quot; ungkap Sri.

BACA JUGA:
Bahas PSN, Sri Mulyani: Presiden Jokowi Minta Bandara hingga Smelter Selesai Sebelum 2024

Hasil audit BPK menunjukkan bahwa kedua akun BA BUN dan BA 015 Kemenkeu mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). &quot;Ini adalah suatu prestasi dan kinerja yang sangat baik dan harus terus kita jaga..!,&quot; tulis Sri.Dia pun berterima kasih kepada seluruh jajaran BPK yang telah melakukan audit secara baik dengan memegang teguh landasan hukum serta prinsip-prinsip tata kelola dan akuntansi pemerintahan yang baik. Setiap catatan yang diberikan merupakan prioritas evaluasi dan perbaikan untuk pihaknya.
Ini adalah amanah yang diberikan oleh negara.
&quot;Dalam mengelola APBN #UangKita, akuntabilitas, check and balance, serta continuous improvement adalah sebuah keniscayaan. Supaya Indonesia mampu terus membangun menuju Indonesia Maju 2045!&quot; tutup Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
