<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS: Impor Indonesia Juni 2023 Turun 18% Jadi USD17,1 Miliar</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa nilai impor Juni 2023 turun 19,40% menjadi USD17,15 miliar dibandingkan Mei di tahun yang sama.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/320/2847612/bps-impor-indonesia-juni-2023-turun-18-jadi-usd17-1-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/320/2847612/bps-impor-indonesia-juni-2023-turun-18-jadi-usd17-1-miliar"/><item><title>BPS: Impor Indonesia Juni 2023 Turun 18% Jadi USD17,1 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/320/2847612/bps-impor-indonesia-juni-2023-turun-18-jadi-usd17-1-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/320/2847612/bps-impor-indonesia-juni-2023-turun-18-jadi-usd17-1-miliar</guid><pubDate>Senin 17 Juli 2023 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/17/320/2847612/bps-impor-indonesia-juni-2023-turun-18-jadi-usd17-1-miliar-pFA2lQdzLx.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi uang impor. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/17/320/2847612/bps-impor-indonesia-juni-2023-turun-18-jadi-usd17-1-miliar-pFA2lQdzLx.JPG</image><title>Ilustrasi uang impor. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi80LzE2Mzg1Ny81L3g4ajVhcjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa nilai impor Juni 2023 turun 19,40% menjadi USD17,15 miliar dibandingkan Mei di tahun yang sama.
Adapun jika dibandingkan dengan Juni 2022, angka impor turun 18,35%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Inflasi Capai 0,14% di Juni 2023, Ini Biang Keroknya

&quot;Total nilai impor mengalami penurunan cukup dalam secara tahunan dan bulanan, setelah mengalami kenaikan pada bulan sebelumnya,&quot; ungkap Sekretaris Utama BPS, Atqo Mardiyanto dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (17/7/2023).

Dia mengatakan bahwa penurunan nilai impor terjadi pada kelompok migas dan non migas. Sementara itu, impor untuk seluruh jenis penggunaan menurun pada Juni 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Inflasi Mei 0,09%

&quot;Impor barang konsumsi mengalami penurunan cukup dalam, yaitu sebesar -23,33% secara bulanan. Ini didorong oleh penurunan impor komoditas mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, kemudian kendaraan dan bagiannya, serta ada penurunan impor gula dan kembang gula,&quot; jelas Atqo.

Penurunan nilai impor terbesar, baik secara tahunan maupun bulanan, terjadi pada kelompok bahan baku/penolong yang menopang aktivitas produksi domestik. Atqo menyebut, nilai impor bahan baku/penolong kembali terkontraksi setelah sebelumnya tumbuh positif.



&quot;Impor bahan baku/penolong turun hingga -19,24% secara bulanan, utamanya didorong oleh penurunan impor komoditas bahan bakar mineral, mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, serta mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya,&quot; ucap Atqo.



Impor barang modal juga menurun, mencapai -17,97% secara bulanan, dikarenakan penurunan impor komoditas mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya, kendaraan dan bagiannya, mesin, perlengkapan elektrik, dan bagiannya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi80LzE2Mzg1Ny81L3g4ajVhcjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa nilai impor Juni 2023 turun 19,40% menjadi USD17,15 miliar dibandingkan Mei di tahun yang sama.
Adapun jika dibandingkan dengan Juni 2022, angka impor turun 18,35%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Inflasi Capai 0,14% di Juni 2023, Ini Biang Keroknya

&quot;Total nilai impor mengalami penurunan cukup dalam secara tahunan dan bulanan, setelah mengalami kenaikan pada bulan sebelumnya,&quot; ungkap Sekretaris Utama BPS, Atqo Mardiyanto dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (17/7/2023).

Dia mengatakan bahwa penurunan nilai impor terjadi pada kelompok migas dan non migas. Sementara itu, impor untuk seluruh jenis penggunaan menurun pada Juni 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Inflasi Mei 0,09%

&quot;Impor barang konsumsi mengalami penurunan cukup dalam, yaitu sebesar -23,33% secara bulanan. Ini didorong oleh penurunan impor komoditas mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, kemudian kendaraan dan bagiannya, serta ada penurunan impor gula dan kembang gula,&quot; jelas Atqo.

Penurunan nilai impor terbesar, baik secara tahunan maupun bulanan, terjadi pada kelompok bahan baku/penolong yang menopang aktivitas produksi domestik. Atqo menyebut, nilai impor bahan baku/penolong kembali terkontraksi setelah sebelumnya tumbuh positif.



&quot;Impor bahan baku/penolong turun hingga -19,24% secara bulanan, utamanya didorong oleh penurunan impor komoditas bahan bakar mineral, mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, serta mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya,&quot; ucap Atqo.



Impor barang modal juga menurun, mencapai -17,97% secara bulanan, dikarenakan penurunan impor komoditas mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya, kendaraan dan bagiannya, mesin, perlengkapan elektrik, dan bagiannya.</content:encoded></item></channel></rss>
