<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Minta Menkominfo Budi Arie Selesaikan Proyek BTS</title><description>Presiden Jokowi meminta Menkominfo Budi Arie Setiadi untuk menuntaskan proyek pembangunan menara Base Transceiver System (BTS)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/320/2847726/jokowi-minta-menkominfo-budi-arie-selesaikan-proyek-bts</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/320/2847726/jokowi-minta-menkominfo-budi-arie-selesaikan-proyek-bts"/><item><title>Jokowi Minta Menkominfo Budi Arie Selesaikan Proyek BTS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/320/2847726/jokowi-minta-menkominfo-budi-arie-selesaikan-proyek-bts</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/320/2847726/jokowi-minta-menkominfo-budi-arie-selesaikan-proyek-bts</guid><pubDate>Senin 17 Juli 2023 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Sri Kurnia Ningsih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/17/320/2847726/jokowi-minta-menkominfo-budi-arie-selesaikan-proyek-bts-KZO4vpxDX8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkominfo diminta selesaikan proyek BTS (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/17/320/2847726/jokowi-minta-menkominfo-budi-arie-selesaikan-proyek-bts-KZO4vpxDX8.jpg</image><title>Menkominfo diminta selesaikan proyek BTS (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNy8xLzE2ODE2MC81L3g4bWtqM2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi meminta Menkominfo Budi Arie Setiadi untuk menuntaskan proyek pembangunan menara Base Transceiver System (BTS). Meskipun kini aparat penegak hukum sedang mengusut kasus dugaan korupsi dalam proyek itu.
&amp;ldquo;Saya ingin yang pertama d Kementerian Komunikasi dan Informatika, penyelesaian BTS diutamakan, penyelesaian hukum silakan berjalan, kita hormati, tetapi penyelesaian BTS juga harus berjalan,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi dilansir dari Antara Senin (17/7/2023).

BACA JUGA:
Profil Nezar Patria yang Jabat Wamenkominfo, Penyair Lulusan UGM dan ITB


Jokowi mengatakan pembangunan BTS di seluruh daerah, terutama di daerah terdepan, tertinggal dan terluar (3T) sangat penting untuk memberikan pelayanan akses komunikasi dan digitalisasi kepada masyarakat. Karena itu, dia meminta proyek BTS tersebut jangan sampai terbengkalai.
&amp;ldquo;Jangan sampai sudah peristiwa hukum, BTS terbengkalai, ini yang saya tidak mau, tugas beratnya disitu,&amp;rdquo; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Usai Dilantik Jadi Menkominfo, Budi Arie Akui Masih Ketum Projo


Selain tugas melanjutkan proyek BTS, Presiden juga memerintahkan Budi Arie untuk membawa Indonesia agar tidak tertinggal dengan perubahan dunia yang begitu cepat di bidang teknologi dan informatika. Karena itu, Jokowi juga melantik Nezar Patria sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika untuk membantu Budi Arie. Nezar sebelumnya dikenal sebagai wartawan dan kemudian menjadi direksi BUMN.
&amp;ldquo;Agar yang berkaitan dengan kedaulatan data, yang berkaitan dengan  artificial intelligence (AI), berkaitan dengan frekuensi, dengan  satelit, semuanya bisa dirampungkan dan dituntaskan, dan juga, akan kita  bantu lagi dengan (membentuk) Satgas, yang memang waktunya sangat mepet  sekali,&amp;rdquo; kata Jokowi.
Menurut Jokowi, waktu yang dimiliki Menkominfo dan Wamenkominfo baru  tidak banyak untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan strategis. Budi Arie  dan Nezar, serta seluruh jajaran Kemenkominfo, hanya memiliki waktu  kurang dari 1,5 tahun sebelum masa Kabinet Indonesia Maju 2019-2024  selesai. Karena itu Jokowi juga akan membentuk Satuan Tugas di bidang  komunikasi dan informatika.
&amp;ldquo;(Soal satgas) akan dibicarakan dengan Pak Menteri dengan Pak Wamen karena ini bukan persoalan mudah,&amp;rdquo; kata Jokowi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNy8xLzE2ODE2MC81L3g4bWtqM2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi meminta Menkominfo Budi Arie Setiadi untuk menuntaskan proyek pembangunan menara Base Transceiver System (BTS). Meskipun kini aparat penegak hukum sedang mengusut kasus dugaan korupsi dalam proyek itu.
&amp;ldquo;Saya ingin yang pertama d Kementerian Komunikasi dan Informatika, penyelesaian BTS diutamakan, penyelesaian hukum silakan berjalan, kita hormati, tetapi penyelesaian BTS juga harus berjalan,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi dilansir dari Antara Senin (17/7/2023).

BACA JUGA:
Profil Nezar Patria yang Jabat Wamenkominfo, Penyair Lulusan UGM dan ITB


Jokowi mengatakan pembangunan BTS di seluruh daerah, terutama di daerah terdepan, tertinggal dan terluar (3T) sangat penting untuk memberikan pelayanan akses komunikasi dan digitalisasi kepada masyarakat. Karena itu, dia meminta proyek BTS tersebut jangan sampai terbengkalai.
&amp;ldquo;Jangan sampai sudah peristiwa hukum, BTS terbengkalai, ini yang saya tidak mau, tugas beratnya disitu,&amp;rdquo; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Usai Dilantik Jadi Menkominfo, Budi Arie Akui Masih Ketum Projo


Selain tugas melanjutkan proyek BTS, Presiden juga memerintahkan Budi Arie untuk membawa Indonesia agar tidak tertinggal dengan perubahan dunia yang begitu cepat di bidang teknologi dan informatika. Karena itu, Jokowi juga melantik Nezar Patria sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika untuk membantu Budi Arie. Nezar sebelumnya dikenal sebagai wartawan dan kemudian menjadi direksi BUMN.
&amp;ldquo;Agar yang berkaitan dengan kedaulatan data, yang berkaitan dengan  artificial intelligence (AI), berkaitan dengan frekuensi, dengan  satelit, semuanya bisa dirampungkan dan dituntaskan, dan juga, akan kita  bantu lagi dengan (membentuk) Satgas, yang memang waktunya sangat mepet  sekali,&amp;rdquo; kata Jokowi.
Menurut Jokowi, waktu yang dimiliki Menkominfo dan Wamenkominfo baru  tidak banyak untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan strategis. Budi Arie  dan Nezar, serta seluruh jajaran Kemenkominfo, hanya memiliki waktu  kurang dari 1,5 tahun sebelum masa Kabinet Indonesia Maju 2019-2024  selesai. Karena itu Jokowi juga akan membentuk Satuan Tugas di bidang  komunikasi dan informatika.
&amp;ldquo;(Soal satgas) akan dibicarakan dengan Pak Menteri dengan Pak Wamen karena ini bukan persoalan mudah,&amp;rdquo; kata Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
