<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Penduduk Miskin di Pulau-Pulau RI, Sulawesi Makin Banyak</title><description>BPS mencatat seluruh pulau di Indonesia mengalami penurunan persentase penduduk miskin, kecuali Pulau Sulawesi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/320/2847792/daftar-penduduk-miskin-di-pulau-pulau-ri-sulawesi-makin-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/320/2847792/daftar-penduduk-miskin-di-pulau-pulau-ri-sulawesi-makin-banyak"/><item><title>Daftar Penduduk Miskin di Pulau-Pulau RI, Sulawesi Makin Banyak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/320/2847792/daftar-penduduk-miskin-di-pulau-pulau-ri-sulawesi-makin-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/320/2847792/daftar-penduduk-miskin-di-pulau-pulau-ri-sulawesi-makin-banyak</guid><pubDate>Senin 17 Juli 2023 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Hafizhuddin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/17/320/2847792/daftar-penduduk-miskin-di-pulau-pulau-ri-sulawesi-makin-banyak-9kjaMRHveQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemiskinan Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/17/320/2847792/daftar-penduduk-miskin-di-pulau-pulau-ri-sulawesi-makin-banyak-9kjaMRHveQ.jpg</image><title>Kemiskinan Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat seluruh pulau di Indonesia mengalami penurunan persentase penduduk miskin, kecuali Pulau Sulawesi.
&amp;ldquo;Pada Maret 2023, hanya Pulau Sulawesi yang menunjukkan peningkatan persentase kemiskinan, yaitu dari 10,06% pada September 2022 menjadi 10,08%, atau mengalami peningkatan sebesar 0,02%,&amp;rdquo; kata Sekretaris Utama BPS Atqo Mardiyanto dalam Rilis BPS yang dipantau secara daring dikutip Antara, Senin (17/7/2023).

BACA JUGA:
BPS: Impor Indonesia Juni 2023 Turun 18% Jadi USD17,1 Miliar

Jumlah penduduk miskin di Pulau Sulawesi pada Maret 2023 terdata sebanyak 2,04 juta orang dengan persentase 7,89%.
Menurut Atqo, peningkatan penduduk miskin di Sulawesi disebabkan rendahnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga. BPS mencatat pertumbuhan konsumsi rumah tangga di Sulawesi berada di bawah 1 persen, yakni sebesar 0,88% pada triwulan I-2023 terhadap triwulan III-2022.

BACA JUGA:
BPS: Inflasi Capai 0,14% di Juni 2023, Ini Biang Keroknya

&amp;ldquo;Padahal, pertumbuhan konsumsi rumah tangga itu berpengaruh terhadap kemiskinan. Tapi, pertumbuhan konsumsi rumah tangga di Sulawesi pada triwulan I itu yang paling kecil,&amp;rdquo; jelas Atqo.&amp;ldquo;Padahal, pertumbuhan konsumsi rumah tangga itu berpengaruh terhadap kemiskinan. Tapi, pertumbuhan konsumsi rumah tangga di Sulawesi pada triwulan I itu yang paling kecil,&amp;rdquo; jelas Atqo.
Kendati demikian, jumlah penduduk miskin di Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa dan Pulau Sumatra dengan persentase masing-masing 52,59% dan 21,89%.
Jumlah penduduk miskin di Pulau Jawa pada Maret 2023 terdata sebanyak 13,62 juta orang, turun 0,24 persen dari 9,03% pada September 2022 menjadi 8,79%.
Sementara penduduk miskin di Pulau Sumatra tercatat sebanyak 5,67 juta orang, turun 0,20 persen dari 9,47% menjadi 9,27%.
Penduduk miskin di Kalimantan turun 0,23% menjadi 5,67% dengan jumlah 960 ribu orang. Bali dan Nusa Tenggara mencatat penurunan penduduk miskin sebesar 0,17% menjadi 13,29% atau sebanyak 2,09 juta orang.
Sedangkan Maluku dan Papua menunjukkan penurunan penduduk miskin paling tinggi, yakni sebesar 0,42% menjadi 19,68%. Adapun jumlahnya sebesar 1,52 juta orang.</description><content:encoded>


JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat seluruh pulau di Indonesia mengalami penurunan persentase penduduk miskin, kecuali Pulau Sulawesi.
&amp;ldquo;Pada Maret 2023, hanya Pulau Sulawesi yang menunjukkan peningkatan persentase kemiskinan, yaitu dari 10,06% pada September 2022 menjadi 10,08%, atau mengalami peningkatan sebesar 0,02%,&amp;rdquo; kata Sekretaris Utama BPS Atqo Mardiyanto dalam Rilis BPS yang dipantau secara daring dikutip Antara, Senin (17/7/2023).

BACA JUGA:
BPS: Impor Indonesia Juni 2023 Turun 18% Jadi USD17,1 Miliar

Jumlah penduduk miskin di Pulau Sulawesi pada Maret 2023 terdata sebanyak 2,04 juta orang dengan persentase 7,89%.
Menurut Atqo, peningkatan penduduk miskin di Sulawesi disebabkan rendahnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga. BPS mencatat pertumbuhan konsumsi rumah tangga di Sulawesi berada di bawah 1 persen, yakni sebesar 0,88% pada triwulan I-2023 terhadap triwulan III-2022.

BACA JUGA:
BPS: Inflasi Capai 0,14% di Juni 2023, Ini Biang Keroknya

&amp;ldquo;Padahal, pertumbuhan konsumsi rumah tangga itu berpengaruh terhadap kemiskinan. Tapi, pertumbuhan konsumsi rumah tangga di Sulawesi pada triwulan I itu yang paling kecil,&amp;rdquo; jelas Atqo.&amp;ldquo;Padahal, pertumbuhan konsumsi rumah tangga itu berpengaruh terhadap kemiskinan. Tapi, pertumbuhan konsumsi rumah tangga di Sulawesi pada triwulan I itu yang paling kecil,&amp;rdquo; jelas Atqo.
Kendati demikian, jumlah penduduk miskin di Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa dan Pulau Sumatra dengan persentase masing-masing 52,59% dan 21,89%.
Jumlah penduduk miskin di Pulau Jawa pada Maret 2023 terdata sebanyak 13,62 juta orang, turun 0,24 persen dari 9,03% pada September 2022 menjadi 8,79%.
Sementara penduduk miskin di Pulau Sumatra tercatat sebanyak 5,67 juta orang, turun 0,20 persen dari 9,47% menjadi 9,27%.
Penduduk miskin di Kalimantan turun 0,23% menjadi 5,67% dengan jumlah 960 ribu orang. Bali dan Nusa Tenggara mencatat penurunan penduduk miskin sebesar 0,17% menjadi 13,29% atau sebanyak 2,09 juta orang.
Sedangkan Maluku dan Papua menunjukkan penurunan penduduk miskin paling tinggi, yakni sebesar 0,42% menjadi 19,68%. Adapun jumlahnya sebesar 1,52 juta orang.</content:encoded></item></channel></rss>
