<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi Melandai Jadi Angin Segar bagi Sektor Properti</title><description>Laju inflasi yang melandai menjadi angin segar bagi sektor Properti.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/470/2847627/inflasi-melandai-jadi-angin-segar-bagi-sektor-properti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/470/2847627/inflasi-melandai-jadi-angin-segar-bagi-sektor-properti"/><item><title>Inflasi Melandai Jadi Angin Segar bagi Sektor Properti</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/470/2847627/inflasi-melandai-jadi-angin-segar-bagi-sektor-properti</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/17/470/2847627/inflasi-melandai-jadi-angin-segar-bagi-sektor-properti</guid><pubDate>Senin 17 Juli 2023 12:18 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/17/470/2847627/inflasi-melandai-jadi-angin-segar-bagi-sektor-properti-WTvh60VgIa.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Sektor properti tumbuh (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/17/470/2847627/inflasi-melandai-jadi-angin-segar-bagi-sektor-properti-WTvh60VgIa.jpeg</image><title>Sektor properti tumbuh (Foto: Shutterstock)</title></images><description>


JAKARTA &amp;ndash; Laju inflasi yang melandai menjadi angin segar bagi sektor Properti. Terlebih sektor properti pada semester I 2023 mencatatkan kinerja positif.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Daniel Djumali mengungkapkan, kinerja positif tersebut lantaran melandainya tingkat inflasi di Indonesia yang membuat sentimen positif bagi sektor properti.

BACA JUGA:
PP Properti (PPRO) Lunasi Obligasi Rp142,5 Miliar

&quot;Sehingga membuat data beli masyarakat meningkat dan penjualan juga berpotensi naik,&quot; kata Daniel dalam Market Review IDX Channel, Senin (17/7/2023).
Kemudian kata Daniel, turunnya inflasi juga membuat suku bunga Bank Indonesia berpotensi mengalami penurunan yang berdampak pada suku bunga KPR di Indonesia turun.

BACA JUGA:
Wamenparekraf Ungkap Peluang Besar Komik Indonesia Berkembang dengan Intellectual Property

&quot;Dan akan membuat masyarakat tertarik untuk membeli rumah. Sehingga sektor properti pada semester II 2023 semakin membaik,&quot; katanya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,14% pada Juni 2023 (month-to-month/mtm).Capaian tersebut membuat angka inflasi dari tahun ke tahun (year-on-year/yoy) menjadi 3,52% jika dibandingkan dengan Juni 2022.
Sementara secara tahunan, terjadi inflasi sebesar 3,52% dan secara tahun kalender (year-to-date/ytd) inflasi sebesar 1,24%.
&quot;Inflasi bulanan pada Juni 2023 sebesar 0,14% secara bulan ke bulan  atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen dari 114,84 pada Mei 2023  menjadi 115,00 pada Juni 2023,&quot; kata Deputi Bidang Statistik Distribusi  dan Jasa Pudji Ismartini, Senin (3/7/2023).
</description><content:encoded>


JAKARTA &amp;ndash; Laju inflasi yang melandai menjadi angin segar bagi sektor Properti. Terlebih sektor properti pada semester I 2023 mencatatkan kinerja positif.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Daniel Djumali mengungkapkan, kinerja positif tersebut lantaran melandainya tingkat inflasi di Indonesia yang membuat sentimen positif bagi sektor properti.

BACA JUGA:
PP Properti (PPRO) Lunasi Obligasi Rp142,5 Miliar

&quot;Sehingga membuat data beli masyarakat meningkat dan penjualan juga berpotensi naik,&quot; kata Daniel dalam Market Review IDX Channel, Senin (17/7/2023).
Kemudian kata Daniel, turunnya inflasi juga membuat suku bunga Bank Indonesia berpotensi mengalami penurunan yang berdampak pada suku bunga KPR di Indonesia turun.

BACA JUGA:
Wamenparekraf Ungkap Peluang Besar Komik Indonesia Berkembang dengan Intellectual Property

&quot;Dan akan membuat masyarakat tertarik untuk membeli rumah. Sehingga sektor properti pada semester II 2023 semakin membaik,&quot; katanya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,14% pada Juni 2023 (month-to-month/mtm).Capaian tersebut membuat angka inflasi dari tahun ke tahun (year-on-year/yoy) menjadi 3,52% jika dibandingkan dengan Juni 2022.
Sementara secara tahunan, terjadi inflasi sebesar 3,52% dan secara tahun kalender (year-to-date/ytd) inflasi sebesar 1,24%.
&quot;Inflasi bulanan pada Juni 2023 sebesar 0,14% secara bulan ke bulan  atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen dari 114,84 pada Mei 2023  menjadi 115,00 pada Juni 2023,&quot; kata Deputi Bidang Statistik Distribusi  dan Jasa Pudji Ismartini, Senin (3/7/2023).
</content:encoded></item></channel></rss>
