<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketimpangan Penduduk Miskin vs Kaya Indonesia Makin Terlihat</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada Maret 2023, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2847806/ketimpangan-penduduk-miskin-vs-kaya-indonesia-makin-terlihat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2847806/ketimpangan-penduduk-miskin-vs-kaya-indonesia-makin-terlihat"/><item><title>Ketimpangan Penduduk Miskin vs Kaya Indonesia Makin Terlihat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2847806/ketimpangan-penduduk-miskin-vs-kaya-indonesia-makin-terlihat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2847806/ketimpangan-penduduk-miskin-vs-kaya-indonesia-makin-terlihat</guid><pubDate>Selasa 18 Juli 2023 04:02 WIB</pubDate><dc:creator>Azahra Kaulika Irawansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/17/320/2847806/ketimpangan-penduduk-miskin-vs-kaya-indonesia-makin-terlihat-Tpf2iAkWj3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemiskinan. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/17/320/2847806/ketimpangan-penduduk-miskin-vs-kaya-indonesia-makin-terlihat-Tpf2iAkWj3.jpg</image><title>Kemiskinan. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada Maret 2023, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur menggunakan Gini Ratio adalah sebesar 0,388.

&quot;Angka ini meningkat 0,007 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio September 2022 yang sebesar 0,381 dan meningkat 0,004 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2022 yang sebesar 0,384,&quot; ungkap Sekretaris Utama BPS, Atqo Mardiyanto di Jakarta, Senin, 17 Juli 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Inflasi Capai 0,14% di Juni 2023, Ini Biang Keroknya

Dia menyebut, Gini Ratio di perkotaan pada Maret 2023 tercatat sebesar 0,409, naik dibanding Gini Ratio September 2022 yang sebesar 0,402 dan Gini Ratio Maret 2022 yang sebesar 0,403.

Sementara itu, Gini Ratio di pedesaan pada Maret 2023 tercatat sebesar 0,313, tidak berubah dibanding Gini Ratio September 2022 dan turun jika dibandingkan Gini Ratio Maret 2022 yang sebesar 0,314.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: IHPB Umum Nasional Naik Jadi 4,43% di Mei 2023

&quot;Berdasarkan ukuran ketimpangan Bank Dunia, distribusi pengeluaran pada kelompok penduduk 40% terbawah adalah sebesar 18,04%,&quot; tambah Atqo.

Hal ini berarti pengeluaran penduduk pada Maret 2023 berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah.





Baca Juga: Jangan Kaget! Jurang si Kaya dan si Miskin di Indonesia Makin Lebar


</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada Maret 2023, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur menggunakan Gini Ratio adalah sebesar 0,388.

&quot;Angka ini meningkat 0,007 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio September 2022 yang sebesar 0,381 dan meningkat 0,004 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2022 yang sebesar 0,384,&quot; ungkap Sekretaris Utama BPS, Atqo Mardiyanto di Jakarta, Senin, 17 Juli 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Inflasi Capai 0,14% di Juni 2023, Ini Biang Keroknya

Dia menyebut, Gini Ratio di perkotaan pada Maret 2023 tercatat sebesar 0,409, naik dibanding Gini Ratio September 2022 yang sebesar 0,402 dan Gini Ratio Maret 2022 yang sebesar 0,403.

Sementara itu, Gini Ratio di pedesaan pada Maret 2023 tercatat sebesar 0,313, tidak berubah dibanding Gini Ratio September 2022 dan turun jika dibandingkan Gini Ratio Maret 2022 yang sebesar 0,314.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: IHPB Umum Nasional Naik Jadi 4,43% di Mei 2023

&quot;Berdasarkan ukuran ketimpangan Bank Dunia, distribusi pengeluaran pada kelompok penduduk 40% terbawah adalah sebesar 18,04%,&quot; tambah Atqo.

Hal ini berarti pengeluaran penduduk pada Maret 2023 berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah.





Baca Juga: Jangan Kaget! Jurang si Kaya dan si Miskin di Indonesia Makin Lebar


</content:encoded></item></channel></rss>
