<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adhi Karya (ADHI) Dapat Kontrak Baru Rp14 Triliun, Ini Proyek-Proyek yang Bakal Digarap</title><description>PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mendapat kontrak baru senilai Rp14 triliun hingga akhir Juni 2023</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848165/adhi-karya-adhi-dapat-kontrak-baru-rp14-triliun-ini-proyek-proyek-yang-bakal-digarap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848165/adhi-karya-adhi-dapat-kontrak-baru-rp14-triliun-ini-proyek-proyek-yang-bakal-digarap"/><item><title>Adhi Karya (ADHI) Dapat Kontrak Baru Rp14 Triliun, Ini Proyek-Proyek yang Bakal Digarap</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848165/adhi-karya-adhi-dapat-kontrak-baru-rp14-triliun-ini-proyek-proyek-yang-bakal-digarap</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848165/adhi-karya-adhi-dapat-kontrak-baru-rp14-triliun-ini-proyek-proyek-yang-bakal-digarap</guid><pubDate>Selasa 18 Juli 2023 10:57 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/18/320/2848165/adhi-karya-adhi-dapat-kontrak-baru-rp14-triliun-ini-proyek-proyek-yang-bakal-digarap-ZxbkZd53f5.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Adhi Karya Dapat Kontrak Baru. (Foto: Okezone.com/PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/18/320/2848165/adhi-karya-adhi-dapat-kontrak-baru-rp14-triliun-ini-proyek-proyek-yang-bakal-digarap-ZxbkZd53f5.jfif</image><title>Adhi Karya Dapat Kontrak Baru. (Foto: Okezone.com/PUPR)</title></images><description>JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mendapat kontrak baru senilai Rp14 triliun hingga akhir Juni 2023. Realisasi itu naik sebesar 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp11,7 triliun.
Corporate Secretary ADHI Farid Budiyanto mengatakan, lini bisnis Engineering &amp;amp; Construction mendominasi kontrak baru sebesar 92%.

BACA JUGA:
Adhi Karya Ungkap Kondisi APP dalam PKPU Sementara&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Lini bisnis properti mencapai 3%, sedangkan sisanya merupakan kontrak lainnya,&quot; kata Farid dalam keterangannya, dikutip Selasa (18/7/2023).
Berdasarkan tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri dari proyek jalan dan jembatan yang mencapai 58%. Selanjutnya, proyek Sumber Daya Air sebesar 12%, hingga gedung 11%.

BACA JUGA:
Adhi Karya (ADHI) Raup Laba Rp8,45 Miliar, Tumbuh 18,86% di Kuartal I-2023

Emiten BUMN Konstruksi itu juga mencatat proyek konstruksi perkeretaapian sebesar 11%, precast 3%, properti 3% serta proyek infrastruktur lainnya.Dari sisi sumber pendanaan, realisasi kontrak baru mayoritas berasal dari swasta dan lainnya yang sebesar 57%. Kontrak dari pemerintah mencapai 28%, sedangkan BUMN&amp;amp;BUMD sebesar 15%.
Beberapa kontrak baru yang didapatkan ADHI hingga Juni 2023 antara lain Proyek perkeretaapian North-South Commuter Railway CP S-01 di Filipina, Bendungan Cibeet di Jawa Barat, dan Jalan Tol Akses Patimban.
&quot;Raihan kontrak baru tersebut, masih sesuai rencana terhadap target 2023 sebesar Rp27 triliun, atau tumbuh kurang lebih 10% sampai 15% dibandingkan tahun 2022,&quot; tutup Farid.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mendapat kontrak baru senilai Rp14 triliun hingga akhir Juni 2023. Realisasi itu naik sebesar 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp11,7 triliun.
Corporate Secretary ADHI Farid Budiyanto mengatakan, lini bisnis Engineering &amp;amp; Construction mendominasi kontrak baru sebesar 92%.

BACA JUGA:
Adhi Karya Ungkap Kondisi APP dalam PKPU Sementara&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Lini bisnis properti mencapai 3%, sedangkan sisanya merupakan kontrak lainnya,&quot; kata Farid dalam keterangannya, dikutip Selasa (18/7/2023).
Berdasarkan tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri dari proyek jalan dan jembatan yang mencapai 58%. Selanjutnya, proyek Sumber Daya Air sebesar 12%, hingga gedung 11%.

BACA JUGA:
Adhi Karya (ADHI) Raup Laba Rp8,45 Miliar, Tumbuh 18,86% di Kuartal I-2023

Emiten BUMN Konstruksi itu juga mencatat proyek konstruksi perkeretaapian sebesar 11%, precast 3%, properti 3% serta proyek infrastruktur lainnya.Dari sisi sumber pendanaan, realisasi kontrak baru mayoritas berasal dari swasta dan lainnya yang sebesar 57%. Kontrak dari pemerintah mencapai 28%, sedangkan BUMN&amp;amp;BUMD sebesar 15%.
Beberapa kontrak baru yang didapatkan ADHI hingga Juni 2023 antara lain Proyek perkeretaapian North-South Commuter Railway CP S-01 di Filipina, Bendungan Cibeet di Jawa Barat, dan Jalan Tol Akses Patimban.
&quot;Raihan kontrak baru tersebut, masih sesuai rencana terhadap target 2023 sebesar Rp27 triliun, atau tumbuh kurang lebih 10% sampai 15% dibandingkan tahun 2022,&quot; tutup Farid.</content:encoded></item></channel></rss>
