<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siap-Siap, Rumah Tangga RI Bakal Tarik Kredit di Bank</title><description>Bank Indonesia mencatat pembiayaan korporasi pada Juni 2023 terindikasi meningkat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848182/siap-siap-rumah-tangga-ri-bakal-tarik-kredit-di-bank</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848182/siap-siap-rumah-tangga-ri-bakal-tarik-kredit-di-bank"/><item><title>Siap-Siap, Rumah Tangga RI Bakal Tarik Kredit di Bank</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848182/siap-siap-rumah-tangga-ri-bakal-tarik-kredit-di-bank</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848182/siap-siap-rumah-tangga-ri-bakal-tarik-kredit-di-bank</guid><pubDate>Selasa 18 Juli 2023 11:21 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/18/320/2848182/siap-siap-rumah-tangga-ri-bakal-tarik-kredit-di-bank-SUasxH7MdL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembiayaan korporasi naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/18/320/2848182/siap-siap-rumah-tangga-ri-bakal-tarik-kredit-di-bank-SUasxH7MdL.jpg</image><title>Pembiayaan korporasi naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMy80LzE2MjU3OS81L3g4ajVna3Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bank Indonesia mencatat pembiayaan korporasi pada Juni 2023 terindikasi meningkat. Hal ini diungkap berdasarkan Hasil Survei Permintaan dan Penawaran BI.
&quot;Hal tersebut tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pembiayaan korporasi sebesar 17,8%, lebih tinggi dari SBT 12,5% pada Mei 2023,&quot; ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono di Jakarta, Selasa (18/7/2023).

BACA JUGA:
DPR Tetapkan 7 Anggota Badan Supervisi Bank Indonesia, Berikut Nama-namanya


Dia mengatakan, mayoritas pembiayaan bersumber dari dana sendiri diikuti pembiayaan yang berasal dari pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik, yang keduanya meningkat dibanding bulan sebelumnya. Sementara itu, penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Juni 2023 terindikasi tumbuh terbatas dibandingkan bulan sebelumnya.

BACA JUGA:
Catat Jadwal Operasional Layanan Bank Indonesia Selama Libur Idul Adha 2023


&quot;SBT penyaluran kredit baru pada Juni 2023 tercatat sebesar 81,7%, sedikit lebih rendah dari SBT 82,6% pada bulan sebelumnya,&quot; ungkap Erwin.
Adapun faktor utama yang memengaruhi penyaluran kredit baru tersebut  antara lain permintaan pembiayaan dari nasabah, prospek kondisi moneter  dan ekonomi ke depan, serta tingkat persaingan usaha dari bank lain.  Sementara itu, untuk keseluruhan triwulan II 2023, penawaran penyaluran  kredit baru dari perbankan diprakirakan meningkat.
Di sisi rumah tangga, permintaan pembiayaan baru terindikasi tumbuh  terbatas pada Juni 2023. Mayoritas rumah tangga mengajukan jenis  pembiayaan berupa Kredit Multiguna dan memilih bank umum sebagai sumber  utama penambahan pembiayaan.
&quot;Sumber pembiayaan lainnya yang menjadi preferensi rumah tangga untuk  memenuhi kebutuhan pembiayaan antara lain koperasi dan leasing,&quot;  pungkas Erwin.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMy80LzE2MjU3OS81L3g4ajVna3Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bank Indonesia mencatat pembiayaan korporasi pada Juni 2023 terindikasi meningkat. Hal ini diungkap berdasarkan Hasil Survei Permintaan dan Penawaran BI.
&quot;Hal tersebut tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pembiayaan korporasi sebesar 17,8%, lebih tinggi dari SBT 12,5% pada Mei 2023,&quot; ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono di Jakarta, Selasa (18/7/2023).

BACA JUGA:
DPR Tetapkan 7 Anggota Badan Supervisi Bank Indonesia, Berikut Nama-namanya


Dia mengatakan, mayoritas pembiayaan bersumber dari dana sendiri diikuti pembiayaan yang berasal dari pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik, yang keduanya meningkat dibanding bulan sebelumnya. Sementara itu, penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Juni 2023 terindikasi tumbuh terbatas dibandingkan bulan sebelumnya.

BACA JUGA:
Catat Jadwal Operasional Layanan Bank Indonesia Selama Libur Idul Adha 2023


&quot;SBT penyaluran kredit baru pada Juni 2023 tercatat sebesar 81,7%, sedikit lebih rendah dari SBT 82,6% pada bulan sebelumnya,&quot; ungkap Erwin.
Adapun faktor utama yang memengaruhi penyaluran kredit baru tersebut  antara lain permintaan pembiayaan dari nasabah, prospek kondisi moneter  dan ekonomi ke depan, serta tingkat persaingan usaha dari bank lain.  Sementara itu, untuk keseluruhan triwulan II 2023, penawaran penyaluran  kredit baru dari perbankan diprakirakan meningkat.
Di sisi rumah tangga, permintaan pembiayaan baru terindikasi tumbuh  terbatas pada Juni 2023. Mayoritas rumah tangga mengajukan jenis  pembiayaan berupa Kredit Multiguna dan memilih bank umum sebagai sumber  utama penambahan pembiayaan.
&quot;Sumber pembiayaan lainnya yang menjadi preferensi rumah tangga untuk  memenuhi kebutuhan pembiayaan antara lain koperasi dan leasing,&quot;  pungkas Erwin.</content:encoded></item></channel></rss>
