<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Gula Mahal, Produk Mamin Diprediksi Naik Akhir Tahun</title><description>Harga gula yang semakin mahal diproyeksi memicu kenaikan produk makanan dan minuman.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848449/harga-gula-mahal-produk-mamin-diprediksi-naik-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848449/harga-gula-mahal-produk-mamin-diprediksi-naik-akhir-tahun"/><item><title>Harga Gula Mahal, Produk Mamin Diprediksi Naik Akhir Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848449/harga-gula-mahal-produk-mamin-diprediksi-naik-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848449/harga-gula-mahal-produk-mamin-diprediksi-naik-akhir-tahun</guid><pubDate>Selasa 18 Juli 2023 16:57 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/18/320/2848449/harga-gula-mahal-produk-mamin-diprediksi-naik-akhir-tahun-v73osnMvnb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga gula makin mahal (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/18/320/2848449/harga-gula-mahal-produk-mamin-diprediksi-naik-akhir-tahun-v73osnMvnb.jpg</image><title>Harga gula makin mahal (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMS8xLzE2Nzk5MS81L3g4bWZ4Z3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Harga gula yang semakin mahal diproyeksi memicu kenaikan produk makanan dan minuman. Kenaikan harga produk mamin diprediksi terjadi di akhir tahun.

BACA JUGA:
Banyak Acara Partai dan Caleg di Tahun Politik, Industri Mamin Kecipratan Untung


Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman menjelaskan penyesuaian itu merupakan respons dari adanya kenaikan harga gula yang menjadi bahan baku berbagai produk makanan maupun minuman. Sebab bagi industri besar untuk menaikkan harga butuh proses yang panjang karena perlu berkomunikasi ulang dengan para distributor di daerah.

BACA JUGA:
Siap-Siap! Harga Produk Mamin Makin Mahal Imbas Kenaikan Harga Gula


&quot;Perkiraan saya akhir tahun dan awal tahun baru kita melakukan perubahan-perubahan harga tersebut, itu terkait dengan harga gula,&quot; ujar Adhi di Kantor Kemenperin, Selasa (18/7/2023).
&quot;Tapi saya lihat di industri menengah besar belum bergerak, karena kita itu naik harga tifak semudah yang kita bayangkan, kita harus diskusi dengan retail, distributor dan itu membutuhkan waktu,&quot; sambungnya.

Lebih lanjut Adhi menjelaskan kenaikan harga gula itu disebabkan dari  dampak buruk El-Nino alias kondisi iklim yang bakal mempengaruhi sektor  pertanian termasuk petani tebu. Produktivitas tebu akan terkoreksi, dan  mengancam naiknya harga gula.
&quot;Karena ternyata El Nino pengaruhnya besar sekali, kalau tebu itu kan  10 bulan penanamannya, kalau ada El Nino otomatis musim tanam dan  sebagainya akan pengaruhnya di tahun depan sedikit mempengaruhi  produktivitas dari tanaman tebu sendiri. Ini yang harus kita  antisipasi,&quot; sambungnya.
Akan tetapi dampak naiknya harga gula itu akan berdampak cepat pada  pelaku industri kecil dan mikro. Sebab para pelaku industri di level itu  cenderung tidak memiliki stok jangka panjang terhadap bahan baku.  Sehingga ketika ada fluktuasi harga untuk bahan baku, maka mereka akan  cepat merespons, dari pada harus menanggung kerugian.
&quot;Kalau saya cek memang sudah ada beberapa industri kecil yang sudah  menyesuaikan harga, ada yang mengurangi size Produknya, mau tidak mau  ini dilakukan,&quot; pungkasnya.
Sebelumnya Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan menaikkan Harga Pokok  Penjualan (HPP) gula petani dan harga acuan penjualan (HAP) gula di  tingkat konsumen. HPP gula petani akan naik Rp1.000/kg dari sebelumnya  Rp11.500 menjadi Rp12.500.
Sedangkan untuk harga gula di tingkat konsumen akan naik dari  sebelumnya Rp13.500 menjadi Rp14.500 di pulau Jawa, Rp15.500/kg untuk  wilayah Timur Indonesia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMS8xLzE2Nzk5MS81L3g4bWZ4Z3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Harga gula yang semakin mahal diproyeksi memicu kenaikan produk makanan dan minuman. Kenaikan harga produk mamin diprediksi terjadi di akhir tahun.

BACA JUGA:
Banyak Acara Partai dan Caleg di Tahun Politik, Industri Mamin Kecipratan Untung


Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman menjelaskan penyesuaian itu merupakan respons dari adanya kenaikan harga gula yang menjadi bahan baku berbagai produk makanan maupun minuman. Sebab bagi industri besar untuk menaikkan harga butuh proses yang panjang karena perlu berkomunikasi ulang dengan para distributor di daerah.

BACA JUGA:
Siap-Siap! Harga Produk Mamin Makin Mahal Imbas Kenaikan Harga Gula


&quot;Perkiraan saya akhir tahun dan awal tahun baru kita melakukan perubahan-perubahan harga tersebut, itu terkait dengan harga gula,&quot; ujar Adhi di Kantor Kemenperin, Selasa (18/7/2023).
&quot;Tapi saya lihat di industri menengah besar belum bergerak, karena kita itu naik harga tifak semudah yang kita bayangkan, kita harus diskusi dengan retail, distributor dan itu membutuhkan waktu,&quot; sambungnya.

Lebih lanjut Adhi menjelaskan kenaikan harga gula itu disebabkan dari  dampak buruk El-Nino alias kondisi iklim yang bakal mempengaruhi sektor  pertanian termasuk petani tebu. Produktivitas tebu akan terkoreksi, dan  mengancam naiknya harga gula.
&quot;Karena ternyata El Nino pengaruhnya besar sekali, kalau tebu itu kan  10 bulan penanamannya, kalau ada El Nino otomatis musim tanam dan  sebagainya akan pengaruhnya di tahun depan sedikit mempengaruhi  produktivitas dari tanaman tebu sendiri. Ini yang harus kita  antisipasi,&quot; sambungnya.
Akan tetapi dampak naiknya harga gula itu akan berdampak cepat pada  pelaku industri kecil dan mikro. Sebab para pelaku industri di level itu  cenderung tidak memiliki stok jangka panjang terhadap bahan baku.  Sehingga ketika ada fluktuasi harga untuk bahan baku, maka mereka akan  cepat merespons, dari pada harus menanggung kerugian.
&quot;Kalau saya cek memang sudah ada beberapa industri kecil yang sudah  menyesuaikan harga, ada yang mengurangi size Produknya, mau tidak mau  ini dilakukan,&quot; pungkasnya.
Sebelumnya Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan menaikkan Harga Pokok  Penjualan (HPP) gula petani dan harga acuan penjualan (HAP) gula di  tingkat konsumen. HPP gula petani akan naik Rp1.000/kg dari sebelumnya  Rp11.500 menjadi Rp12.500.
Sedangkan untuk harga gula di tingkat konsumen akan naik dari  sebelumnya Rp13.500 menjadi Rp14.500 di pulau Jawa, Rp15.500/kg untuk  wilayah Timur Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
