<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ahok Datangi Erick Thohir Bahas Pertamina, Ada Apa?   </title><description>Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menemui Menteri BUMN Erick Thohir.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848511/ahok-datangi-erick-thohir-bahas-pertamina-ada-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848511/ahok-datangi-erick-thohir-bahas-pertamina-ada-apa"/><item><title>Ahok Datangi Erick Thohir Bahas Pertamina, Ada Apa?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848511/ahok-datangi-erick-thohir-bahas-pertamina-ada-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/18/320/2848511/ahok-datangi-erick-thohir-bahas-pertamina-ada-apa</guid><pubDate>Selasa 18 Juli 2023 18:28 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/18/320/2848511/ahok-datangi-erick-thohir-bahas-pertamina-ada-apa-vQkNY6Oe5h.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/18/320/2848511/ahok-datangi-erick-thohir-bahas-pertamina-ada-apa-vQkNY6Oe5h.JPG</image><title>Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMC80LzE2NTA5Mi81L3g4anhtbWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menemui Menteri BUMN Erick Thohir di Kementerian BUMN, Selasa (18/7/2023).

Ada beberapa poin pembicaraan dari pertemuan keduanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ahok: Kantor Pusat Pertamina Pindah ke IKN 2026

Ahok mengatakan pokok pembahasan dirinya dan Erick terkait rencana investasi Pertamina di Afrika hingga pergantian Wakil Menteri BUMN I.
Perihal investasi, dia mengaku Pertamina akan membuka bisnis energi baru benua hitam tersebut.

&quot;Iya ketemu beliau (Erick Thohir), salah satu ada pergantian Pak Pahala, dan Pak Pahala juga nanti banyak bantu kita, kan kita mau buka bisnis baru di Afrika dan segala macam kan,&quot; ujar Ahok saat ditemui wartawan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ahok Bakal Pindahkan Kantor Pusat Pertamina ke Balikpapan, Ini Alasannya

Pertamina memang dikabarkan membangun kilang minyak (refinery) di Kenya, Afrika Bagian Timur.

Opsi itu agar minyak bumi di Kenya bisa diimpor ke Indonesia, menyusul kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang masih tinggi di Tanah Air.

Terkait hal itu, Ahok enggan berkomentar. Hanya saja, dia memastikan akan ada perluasan bisnis BUMN minyak dan gas bumi (migas) di Afrika.

Investasi di luar negeri, lanjut Ahok, akan menjadikan Pertamina sebagai perusahaan migas global dengan kapitalisasi pasar atau market cup senilai USD100 miliar.



&quot;Macam-macam (investasi), kita kan ingin jadi global company dengan USD100 miliar, market cup kan,&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pertamina Patra Niaga Percepat Transisi ke Energi yang Ramah Lingkungan


Di lain sisi, Ahok menyambut baik penempatan Pahala Nugraha Mansury sebagai Wakil Menteri Luar Negeri. Sebelumnya, Pahala menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN I, yang juga menangani BUMN Klaster Energi, Minyak, dan Gas Bumi.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Green Refinery, Komitmen Kilang Pertamina Capai Target Net Zero Emission


Dia yakin, keberadaan Pahala di Kementerian Luar Negeri juga akan memuluskan ekspansi bisnis Pertamina di negara asing.



&quot;Dengan Pak Pahala di Wamenlu itu akan sangat, kan Menlu kan karpet merah kan di seluruh dunia kan, nah kita yakin beliau akan bantu, kan beliau di Pertamina juga bagian dari investasi kan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMC80LzE2NTA5Mi81L3g4anhtbWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menemui Menteri BUMN Erick Thohir di Kementerian BUMN, Selasa (18/7/2023).

Ada beberapa poin pembicaraan dari pertemuan keduanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ahok: Kantor Pusat Pertamina Pindah ke IKN 2026

Ahok mengatakan pokok pembahasan dirinya dan Erick terkait rencana investasi Pertamina di Afrika hingga pergantian Wakil Menteri BUMN I.
Perihal investasi, dia mengaku Pertamina akan membuka bisnis energi baru benua hitam tersebut.

&quot;Iya ketemu beliau (Erick Thohir), salah satu ada pergantian Pak Pahala, dan Pak Pahala juga nanti banyak bantu kita, kan kita mau buka bisnis baru di Afrika dan segala macam kan,&quot; ujar Ahok saat ditemui wartawan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ahok Bakal Pindahkan Kantor Pusat Pertamina ke Balikpapan, Ini Alasannya

Pertamina memang dikabarkan membangun kilang minyak (refinery) di Kenya, Afrika Bagian Timur.

Opsi itu agar minyak bumi di Kenya bisa diimpor ke Indonesia, menyusul kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang masih tinggi di Tanah Air.

Terkait hal itu, Ahok enggan berkomentar. Hanya saja, dia memastikan akan ada perluasan bisnis BUMN minyak dan gas bumi (migas) di Afrika.

Investasi di luar negeri, lanjut Ahok, akan menjadikan Pertamina sebagai perusahaan migas global dengan kapitalisasi pasar atau market cup senilai USD100 miliar.



&quot;Macam-macam (investasi), kita kan ingin jadi global company dengan USD100 miliar, market cup kan,&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pertamina Patra Niaga Percepat Transisi ke Energi yang Ramah Lingkungan


Di lain sisi, Ahok menyambut baik penempatan Pahala Nugraha Mansury sebagai Wakil Menteri Luar Negeri. Sebelumnya, Pahala menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN I, yang juga menangani BUMN Klaster Energi, Minyak, dan Gas Bumi.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Green Refinery, Komitmen Kilang Pertamina Capai Target Net Zero Emission


Dia yakin, keberadaan Pahala di Kementerian Luar Negeri juga akan memuluskan ekspansi bisnis Pertamina di negara asing.



&quot;Dengan Pak Pahala di Wamenlu itu akan sangat, kan Menlu kan karpet merah kan di seluruh dunia kan, nah kita yakin beliau akan bantu, kan beliau di Pertamina juga bagian dari investasi kan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
