<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bansos Beras Bakal Cair Lagi, Catat Jadwalnya</title><description>Bantuan Sosial (Bansos) berupa beras bakal cair lagi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/19/320/2848509/bansos-beras-bakal-cair-lagi-catat-jadwalnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/19/320/2848509/bansos-beras-bakal-cair-lagi-catat-jadwalnya"/><item><title>Bansos Beras Bakal Cair Lagi, Catat Jadwalnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/19/320/2848509/bansos-beras-bakal-cair-lagi-catat-jadwalnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/19/320/2848509/bansos-beras-bakal-cair-lagi-catat-jadwalnya</guid><pubDate>Rabu 19 Juli 2023 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Himayatul Azizah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/18/320/2848509/bansos-beras-bakal-cair-lagi-catat-jadwalnya-fbC4X1auZo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos beras cair (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/18/320/2848509/bansos-beras-bakal-cair-lagi-catat-jadwalnya-fbC4X1auZo.jpg</image><title>Bansos beras cair (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNC8xLzE2NjQ5MS81L3g4bDcyNDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bantuan Sosial (Bansos) berupa beras bakal cair lagi. Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui penugasan terhadap Perum Bulog yang telah menyelesaikan distribusi bantuan pangan beras untuk masyarakat berpendapatan rendah selama tiga bulan.

BACA JUGA:
Sri Mulyani: Presiden Minta Kita Tetap Jaga Bansos 


Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi memaparkan bahwa bantuan tersebut akan ditujukan untuk 21,353 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM0 di 38 Provinsi. Dengan jumlah total beras mencapai 640 ribu ton.
&quot;Dengan rampungnya penyaluran bantuan beras tersebut, saat ini kita sedang berupaya untuk mengajukan penambahan periode penyaluran bantuan selama 3 bulan ke depan,&amp;rdquo; ujar Arief dalam keterangan tertulis, Selasa (18/7/2023).

BACA JUGA:
Cair ke 3,4 Juta Keluarga, Siap-Siap Dapat Bansos PKH dan BLT Sembako Tahap II


Arief juga menyampaikan penambahan periode bantuan diharapkan mampu menguatkan upaya mengendalikan inflasi untuk ke depannya.
&amp;ldquo;Upaya pemberian bantuan pangan ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden, yang menekankan jajarannya untuk terus berfokus menjaga stabilitas ketahanan pangan dengan menjaga daya beli masyarakat,&quot; ucap Arief.
Selain itu, bedasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik  (BPS), angka inflasi nasional pada bulan Juni 2023 berada di angka 3,52%  secara tahun ke tahun (y-on-y). Angka tersebut dinilai mengalami  penurunan apabila dibandingkan pada bulan Mei 2023 yang berada di posisi  4,00% dan lebih rendah dari inflasi Juni tahun 2022 sebesar 4,35%.
Sedangkan secara bulan ke bulan (m-to-m) inflasi Juni pada bulan Mei  2023 tercatat sebesar 0,14% atau lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya  yang berada di posisi 0,09%. Namun inflasi Juni 2023 masih lebih rendah  dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.
Melalui pemaparan lebih lanjut Arief menjelaskan dalam proses  penyaluran bantuan terdapat ragam tantangan di lapangan. Mulai dari  validasi data KPM hingga akses distribusi ke daerah terpencil khususnya  provinsi baru seperti Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan,  dan Papua Tengah yang belum memadahi.
Baca Selengkapnya: Bansos Beras Bakal Cair Lagi hingga 3 Bulan</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNC8xLzE2NjQ5MS81L3g4bDcyNDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bantuan Sosial (Bansos) berupa beras bakal cair lagi. Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui penugasan terhadap Perum Bulog yang telah menyelesaikan distribusi bantuan pangan beras untuk masyarakat berpendapatan rendah selama tiga bulan.

BACA JUGA:
Sri Mulyani: Presiden Minta Kita Tetap Jaga Bansos 


Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi memaparkan bahwa bantuan tersebut akan ditujukan untuk 21,353 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM0 di 38 Provinsi. Dengan jumlah total beras mencapai 640 ribu ton.
&quot;Dengan rampungnya penyaluran bantuan beras tersebut, saat ini kita sedang berupaya untuk mengajukan penambahan periode penyaluran bantuan selama 3 bulan ke depan,&amp;rdquo; ujar Arief dalam keterangan tertulis, Selasa (18/7/2023).

BACA JUGA:
Cair ke 3,4 Juta Keluarga, Siap-Siap Dapat Bansos PKH dan BLT Sembako Tahap II


Arief juga menyampaikan penambahan periode bantuan diharapkan mampu menguatkan upaya mengendalikan inflasi untuk ke depannya.
&amp;ldquo;Upaya pemberian bantuan pangan ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden, yang menekankan jajarannya untuk terus berfokus menjaga stabilitas ketahanan pangan dengan menjaga daya beli masyarakat,&quot; ucap Arief.
Selain itu, bedasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik  (BPS), angka inflasi nasional pada bulan Juni 2023 berada di angka 3,52%  secara tahun ke tahun (y-on-y). Angka tersebut dinilai mengalami  penurunan apabila dibandingkan pada bulan Mei 2023 yang berada di posisi  4,00% dan lebih rendah dari inflasi Juni tahun 2022 sebesar 4,35%.
Sedangkan secara bulan ke bulan (m-to-m) inflasi Juni pada bulan Mei  2023 tercatat sebesar 0,14% atau lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya  yang berada di posisi 0,09%. Namun inflasi Juni 2023 masih lebih rendah  dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.
Melalui pemaparan lebih lanjut Arief menjelaskan dalam proses  penyaluran bantuan terdapat ragam tantangan di lapangan. Mulai dari  validasi data KPM hingga akses distribusi ke daerah terpencil khususnya  provinsi baru seperti Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan,  dan Papua Tengah yang belum memadahi.
Baca Selengkapnya: Bansos Beras Bakal Cair Lagi hingga 3 Bulan</content:encoded></item></channel></rss>
