<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Ungkap Peran RI Berantas Kejahatan Keuangan Lintas Negara</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap peran RI dalam memberantas kejahatan lintas negara di bidang keuangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/19/320/2848809/sri-mulyani-ungkap-peran-ri-berantas-kejahatan-keuangan-lintas-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/19/320/2848809/sri-mulyani-ungkap-peran-ri-berantas-kejahatan-keuangan-lintas-negara"/><item><title>Sri Mulyani Ungkap Peran RI Berantas Kejahatan Keuangan Lintas Negara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/19/320/2848809/sri-mulyani-ungkap-peran-ri-berantas-kejahatan-keuangan-lintas-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/19/320/2848809/sri-mulyani-ungkap-peran-ri-berantas-kejahatan-keuangan-lintas-negara</guid><pubDate>Rabu 19 Juli 2023 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/19/320/2848809/sri-mulyani-ungkap-peran-ri-berantas-kejahatan-keuangan-lintas-negara-07Tq0cDHcJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani ungkap peran RI berantas kejahatan keuangan (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/19/320/2848809/sri-mulyani-ungkap-peran-ri-berantas-kejahatan-keuangan-lintas-negara-07Tq0cDHcJ.jpg</image><title>Sri Mulyani ungkap peran RI berantas kejahatan keuangan (Foto: Instagram)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS80LzE2NTE0OC81L3g4ano2NWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap peran RI dalam memberantas kejahatan lintas negara di bidang keuangan. Indonesia berperan penting karena kejahatan lintas negara di bidang keuangan tidak dapat ditangani dalam yurisdiksi satu negara saja, bahkan tak cukup hanya mengandalkan satu institusi semata.
&quot;Indonesia secara nyata telah membuktikan keikutsertaan dalam upaya pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme di kancah global,&quot; ungkap Sri Mulyani dilansir dari Antara, Rabu (19/7/2023).

BACA JUGA:
Sri Mulyani Bertemu Presiden Bank Dunia, Tegaskan Komitmen Pensiun Dini PLTU Batu Bara

Di Indonesia, kata Sri Mulyani, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) dan aparat penegak hukum (APH) lainnya senantiasa bekerja sama dan bahu membahu dalam menangani kejahatan di bidang keuangan tersebut.
Sejak 2009, Indonesia bahkan telah aktif memainkan peranan penting dalam transparansi perpajakan internasional melalui keanggotaan pada Global Forum on Transparency and Exchange of Information for Tax Purposes.

BACA JUGA:
Hari Terakhir di India, Sri Mulyani Bahas Inklusi Keuangan

Selain itu, Indonesia juga tinggal selangkah menjadi anggota Financial Action Task Force on Money Laundering and Terrorism Financing (FATF).Penerapan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (Core Tax) yang akan dilakukan di Indonesia, kata Sri Mulyani, juga akan berkontribusi memastikan data perpajakan yang komprehensif dan terintegrasi.
&quot;Mari kita dukung upaya pemerintah dalam memberantas kejahatan lintas negara di bidang keuangan,&quot; tegasnya.
Kegiatan G20 High Level Tax Symposium on Combatting Tax Evasion, Corruption, and Money Laundering diselenggarakan di Gandhinagar, India, Minggu (16/7), sebagai rangkaian pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 ke-3 (3rd G20 FMCBG).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS80LzE2NTE0OC81L3g4ano2NWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap peran RI dalam memberantas kejahatan lintas negara di bidang keuangan. Indonesia berperan penting karena kejahatan lintas negara di bidang keuangan tidak dapat ditangani dalam yurisdiksi satu negara saja, bahkan tak cukup hanya mengandalkan satu institusi semata.
&quot;Indonesia secara nyata telah membuktikan keikutsertaan dalam upaya pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme di kancah global,&quot; ungkap Sri Mulyani dilansir dari Antara, Rabu (19/7/2023).

BACA JUGA:
Sri Mulyani Bertemu Presiden Bank Dunia, Tegaskan Komitmen Pensiun Dini PLTU Batu Bara

Di Indonesia, kata Sri Mulyani, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) dan aparat penegak hukum (APH) lainnya senantiasa bekerja sama dan bahu membahu dalam menangani kejahatan di bidang keuangan tersebut.
Sejak 2009, Indonesia bahkan telah aktif memainkan peranan penting dalam transparansi perpajakan internasional melalui keanggotaan pada Global Forum on Transparency and Exchange of Information for Tax Purposes.

BACA JUGA:
Hari Terakhir di India, Sri Mulyani Bahas Inklusi Keuangan

Selain itu, Indonesia juga tinggal selangkah menjadi anggota Financial Action Task Force on Money Laundering and Terrorism Financing (FATF).Penerapan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (Core Tax) yang akan dilakukan di Indonesia, kata Sri Mulyani, juga akan berkontribusi memastikan data perpajakan yang komprehensif dan terintegrasi.
&quot;Mari kita dukung upaya pemerintah dalam memberantas kejahatan lintas negara di bidang keuangan,&quot; tegasnya.
Kegiatan G20 High Level Tax Symposium on Combatting Tax Evasion, Corruption, and Money Laundering diselenggarakan di Gandhinagar, India, Minggu (16/7), sebagai rangkaian pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 ke-3 (3rd G20 FMCBG).</content:encoded></item></channel></rss>
