<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dituding Jadi Sumber Covid-19, AS Stop Pendanaan Laboratorium di Wuhan China</title><description>Pemerintah Amerika Serikat (AS) menghentikan pendanaan untuk Institut Virologi di Wuhan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/20/320/2849215/dituding-jadi-sumber-covid-19-as-stop-pendanaan-laboratorium-di-wuhan-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/20/320/2849215/dituding-jadi-sumber-covid-19-as-stop-pendanaan-laboratorium-di-wuhan-china"/><item><title>Dituding Jadi Sumber Covid-19, AS Stop Pendanaan Laboratorium di Wuhan China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/20/320/2849215/dituding-jadi-sumber-covid-19-as-stop-pendanaan-laboratorium-di-wuhan-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/20/320/2849215/dituding-jadi-sumber-covid-19-as-stop-pendanaan-laboratorium-di-wuhan-china</guid><pubDate>Kamis 20 Juli 2023 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Sri Kurnia Ningsih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/20/320/2849215/dituding-jadi-sumber-covid-19-as-stop-pendanaan-laboratorium-di-wuhan-china-xkg1ToNRor.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">AS stop pendanaan ke Laboratoriun Wuhan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/20/320/2849215/dituding-jadi-sumber-covid-19-as-stop-pendanaan-laboratorium-di-wuhan-china-xkg1ToNRor.jpeg</image><title>AS stop pendanaan ke Laboratoriun Wuhan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOC8xMC8xMjY1NTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah Amerika Serikat (AS) menghentikan pendanaan untuk Institut Virologi di Wuhan. Penghentian pendanaan karena Laboratoriun tersebut dituding sebagai sumber virus covid-19.

BACA JUGA:
Dalam Keadaan Sehat, Whistleblower Covid China Pulang ke Wuhan Usai Dipenjara 3 Tahun


Melansir VOA, Kamis (20/7/2023), laboratorium penelitian di China tersebut merupakan pusat perdebatan tentang asal usul virus corona yang menewaskan hampir tujuh juta orang di seluruh dunia.
Laboratorium itu sudah tidak menerima pendanaan dari AS sejak 2020, tetapi selama berbulan-bulan Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat AS telah mengkaji operasinya pada laboratorium itu, dan menyimpulkan bahwa institut tersebut &amp;ldquo;tidak mematuhi regulasi federal dan saat ini lepas dari tanggung jawab.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
 Apa Benar Asal-Usul Covid-19 dari Rakun di Pasar Wuhan?


Penghentian pendanaan tersebut dipicu oleh &amp;ldquo;kegagalan laboratorium itu untuk menyediakan dokumentasi tentang penelitiannya yang diminta oleh [National Institute of Health (NIH)], terkait dengan kekhawatiran bahwa [laboratorium] itu telah melanggar protokol keselamatan biologis yang diterapkan NIH.&amp;rdquo;
Laboratorium Wuhan merupakan pusat dari teori bahwa COVID-19 lolos  dari laboratorium itu pada akhir 2019, dan berujung memicu terjadinya  pandemi secara global. Virus itu pertama kali diidentifikasi di Wuhan,  dan beberapa ilmuwan yakin virus tersebut ditularkan dari hewan kepada  manusia, kemungkinan di sebuah pasar ikan.
Komunitas intelijen AS belum menyimpulkan dari mana virus tersebut  berasal. Sejumlah peneliti di Institut Virologi Wuhan telah berulangkali  menyangkal bahwa apa yang mereka kerjakan berkaitan dengan pandemi  virus corona, namun China telah melarang peneliti internasional untuk  melakukan penyelidikan menyeluruh pada fasilitas tersebut beserta  operasinya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOC8xMC8xMjY1NTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah Amerika Serikat (AS) menghentikan pendanaan untuk Institut Virologi di Wuhan. Penghentian pendanaan karena Laboratoriun tersebut dituding sebagai sumber virus covid-19.

BACA JUGA:
Dalam Keadaan Sehat, Whistleblower Covid China Pulang ke Wuhan Usai Dipenjara 3 Tahun


Melansir VOA, Kamis (20/7/2023), laboratorium penelitian di China tersebut merupakan pusat perdebatan tentang asal usul virus corona yang menewaskan hampir tujuh juta orang di seluruh dunia.
Laboratorium itu sudah tidak menerima pendanaan dari AS sejak 2020, tetapi selama berbulan-bulan Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat AS telah mengkaji operasinya pada laboratorium itu, dan menyimpulkan bahwa institut tersebut &amp;ldquo;tidak mematuhi regulasi federal dan saat ini lepas dari tanggung jawab.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
 Apa Benar Asal-Usul Covid-19 dari Rakun di Pasar Wuhan?


Penghentian pendanaan tersebut dipicu oleh &amp;ldquo;kegagalan laboratorium itu untuk menyediakan dokumentasi tentang penelitiannya yang diminta oleh [National Institute of Health (NIH)], terkait dengan kekhawatiran bahwa [laboratorium] itu telah melanggar protokol keselamatan biologis yang diterapkan NIH.&amp;rdquo;
Laboratorium Wuhan merupakan pusat dari teori bahwa COVID-19 lolos  dari laboratorium itu pada akhir 2019, dan berujung memicu terjadinya  pandemi secara global. Virus itu pertama kali diidentifikasi di Wuhan,  dan beberapa ilmuwan yakin virus tersebut ditularkan dari hewan kepada  manusia, kemungkinan di sebuah pasar ikan.
Komunitas intelijen AS belum menyimpulkan dari mana virus tersebut  berasal. Sejumlah peneliti di Institut Virologi Wuhan telah berulangkali  menyangkal bahwa apa yang mereka kerjakan berkaitan dengan pandemi  virus corona, namun China telah melarang peneliti internasional untuk  melakukan penyelidikan menyeluruh pada fasilitas tersebut beserta  operasinya.</content:encoded></item></channel></rss>
