<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten Teknologi WGSH Gandeng Perusahaan Singapura, Ini Targetnya</title><description>Emiten teknologi PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) menggandeng perusahaan asal Singapura Lamont Capital Pte Ltd.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/21/278/2849938/emiten-teknologi-wgsh-gandeng-perusahaan-singapura-ini-targetnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/21/278/2849938/emiten-teknologi-wgsh-gandeng-perusahaan-singapura-ini-targetnya"/><item><title>Emiten Teknologi WGSH Gandeng Perusahaan Singapura, Ini Targetnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/21/278/2849938/emiten-teknologi-wgsh-gandeng-perusahaan-singapura-ini-targetnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/21/278/2849938/emiten-teknologi-wgsh-gandeng-perusahaan-singapura-ini-targetnya</guid><pubDate>Jum'at 21 Juli 2023 14:16 WIB</pubDate><dc:creator>Kharisma Rizkika Rahmawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/21/278/2849938/emiten-teknologi-wgsh-gandeng-perusahaan-singapura-ini-targetnya-oZ9v8zMUe2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emiten WGSH gandeng perusahaan singapura (Foto: Dokumentasi WGSH)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/21/278/2849938/emiten-teknologi-wgsh-gandeng-perusahaan-singapura-ini-targetnya-oZ9v8zMUe2.jpg</image><title>Emiten WGSH gandeng perusahaan singapura (Foto: Dokumentasi WGSH)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Emiten teknologi PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) menggandeng perusahaan asal Singapura Lamont Capital Pte Ltd. Kerjasama dilakukan untuk menguasai pasar di sektor teknologi dalam negeri.
Kerjasama keduanya ditandai dalam penandatanganan Nota Kesepahaman atau  Memorandum of Understanding (MoU).

BACA JUGA:
IHSG Sesi I Melemah ke Level 6.843, Transaksi Cuma Rp4,1 Triliun

Direktur Lamont Capital Pte Ltd Lawrence Tjandra telah memiliki 5% kepemilikan saham WGSH. Kali ini Lawrence Tjandra menggunakan Special Purpose Vehicle (SPV) yaitu Lamont Capital Pte Ltd berencana untuk menambah kepemilikan sahamnya dalam waktu dekat.
Lawrence Tjandra menyebutkan dengan kemitraan yang lebih dalam ini, Lamont Capital dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi WGSH sehingga leading di sektor teknologi dalam negeri.

BACA JUGA:
Emiten Pertambangan Merdeka Copper (MDKA) Terbitkan Obligasi Rp2,55 Triliun

&quot;Pasar teknologi terapan di Indonesia sangat besar mengingat jumlah penduduk Indonesia yang membutuhkan layanan teknologi informasi terus bertambah setiap saat sehingga kami dengan WGSH akan menuntaskan pembentukan Investment Fund (Variable Capital Company) dengan nama Lamont Next Generation Fund yang berdomisili di Singapura untuk menarik investor asing untuk berinvestasi di perusahaan Indonesia, dengan target dana USD100 juta,&quot; kata Lawrence, Jumat (21/7/2023).Sementara itu Komisaris Utama WGSH Ikin Wirawan mengatakan, dengan  adanya kerjasama ini, diharapkan menjadi solusi bagi perusahaan  tradisional untuk scale-up atau exit, sekaligus menjadi solusi bagi  startup teknologi untuk meraih profitability dan melantai di bursa.
&amp;rdquo;Teknologi akan terus berkembang. Saat ini yang trendnya naik adalah  Generative AI. Core capability kita sudah dapat mengikuti perkembangan  teknologi dan kita confident dapat memberikan tech-enabled disruptions  ke traditional businesses di berbagai sektor, termasuk properti,  aquaculture, dan sebagainya, &amp;rdquo; tutup Ikin.Sementara itu Komisaris Utama WGSH Ikin Wirawan mengatakan, dengan adanya kerjasama ini, diharapkan menjadi solusi bagi perusahaan tradisional untuk scale-up atau exit, sekaligus menjadi solusi bagi startup teknologi untuk meraih profitability dan melantai di bursa.
&amp;rdquo;Teknologi akan terus berkembang. Saat ini yang trendnya naik adalah Generative AI. Core capability kita sudah dapat mengikuti perkembangan teknologi dan kita confident dapat memberikan tech-enabled disruptions ke traditional businesses di berbagai sektor, termasuk properti, aquaculture, dan sebagainya, &amp;rdquo; tutup Ikin.</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Emiten teknologi PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) menggandeng perusahaan asal Singapura Lamont Capital Pte Ltd. Kerjasama dilakukan untuk menguasai pasar di sektor teknologi dalam negeri.
Kerjasama keduanya ditandai dalam penandatanganan Nota Kesepahaman atau  Memorandum of Understanding (MoU).

BACA JUGA:
IHSG Sesi I Melemah ke Level 6.843, Transaksi Cuma Rp4,1 Triliun

Direktur Lamont Capital Pte Ltd Lawrence Tjandra telah memiliki 5% kepemilikan saham WGSH. Kali ini Lawrence Tjandra menggunakan Special Purpose Vehicle (SPV) yaitu Lamont Capital Pte Ltd berencana untuk menambah kepemilikan sahamnya dalam waktu dekat.
Lawrence Tjandra menyebutkan dengan kemitraan yang lebih dalam ini, Lamont Capital dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi WGSH sehingga leading di sektor teknologi dalam negeri.

BACA JUGA:
Emiten Pertambangan Merdeka Copper (MDKA) Terbitkan Obligasi Rp2,55 Triliun

&quot;Pasar teknologi terapan di Indonesia sangat besar mengingat jumlah penduduk Indonesia yang membutuhkan layanan teknologi informasi terus bertambah setiap saat sehingga kami dengan WGSH akan menuntaskan pembentukan Investment Fund (Variable Capital Company) dengan nama Lamont Next Generation Fund yang berdomisili di Singapura untuk menarik investor asing untuk berinvestasi di perusahaan Indonesia, dengan target dana USD100 juta,&quot; kata Lawrence, Jumat (21/7/2023).Sementara itu Komisaris Utama WGSH Ikin Wirawan mengatakan, dengan  adanya kerjasama ini, diharapkan menjadi solusi bagi perusahaan  tradisional untuk scale-up atau exit, sekaligus menjadi solusi bagi  startup teknologi untuk meraih profitability dan melantai di bursa.
&amp;rdquo;Teknologi akan terus berkembang. Saat ini yang trendnya naik adalah  Generative AI. Core capability kita sudah dapat mengikuti perkembangan  teknologi dan kita confident dapat memberikan tech-enabled disruptions  ke traditional businesses di berbagai sektor, termasuk properti,  aquaculture, dan sebagainya, &amp;rdquo; tutup Ikin.Sementara itu Komisaris Utama WGSH Ikin Wirawan mengatakan, dengan adanya kerjasama ini, diharapkan menjadi solusi bagi perusahaan tradisional untuk scale-up atau exit, sekaligus menjadi solusi bagi startup teknologi untuk meraih profitability dan melantai di bursa.
&amp;rdquo;Teknologi akan terus berkembang. Saat ini yang trendnya naik adalah Generative AI. Core capability kita sudah dapat mengikuti perkembangan teknologi dan kita confident dapat memberikan tech-enabled disruptions ke traditional businesses di berbagai sektor, termasuk properti, aquaculture, dan sebagainya, &amp;rdquo; tutup Ikin.</content:encoded></item></channel></rss>
