<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Gandum Naik Tajam Gegara Rusia Ancam Serang Kapal di Laut Hitam</title><description>Harga gandum naik tajam di pasar global gegara Rusia mengancam menyerang kapal di Laut Hitam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/21/320/2849798/harga-gandum-naik-tajam-gegara-rusia-ancam-serang-kapal-di-laut-hitam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/21/320/2849798/harga-gandum-naik-tajam-gegara-rusia-ancam-serang-kapal-di-laut-hitam"/><item><title>Harga Gandum Naik Tajam Gegara Rusia Ancam Serang Kapal di Laut Hitam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/21/320/2849798/harga-gandum-naik-tajam-gegara-rusia-ancam-serang-kapal-di-laut-hitam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/21/320/2849798/harga-gandum-naik-tajam-gegara-rusia-ancam-serang-kapal-di-laut-hitam</guid><pubDate>Jum'at 21 Juli 2023 10:39 WIB</pubDate><dc:creator>Hafizhuddin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/21/320/2849798/harga-gandum-naik-tajam-gegara-rusia-ancam-serang-kapal-di-laut-hitam-iGlOuiIFUJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga gandum naik (Foto: Coolmagz)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/21/320/2849798/harga-gandum-naik-tajam-gegara-rusia-ancam-serang-kapal-di-laut-hitam-iGlOuiIFUJ.jpg</image><title>Harga gandum naik (Foto: Coolmagz)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wMi80LzE1MTM2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Harga gandum naik tajam di pasar global gegara Rusia mengancam menyerang kapal di Laut Hitam. Rusia akan memperlakukan kapal yang menuju pelabuhan Ukraina sebagai potensi target militer.
&quot;Mulai pukul 00:00 waktu Moskow pada 20 Juli 2023 [21:00 GMT Rabu], semua kapal yang berlayar di Laut Hitam ke pelabuhan Ukraina akan dianggap sebagai pembawa kargo militer&quot;, kata Kementerian Pertahanan Rusia dilansir dari BBC, Jumat (21/7/2023).

BACA JUGA:
Pengumuman! Harga Gandum Dunia Naik


&quot;Bendera kapal seperti itu akan dianggap terlibat dalam konflik Ukraina di pihak rezim Kyiv&quot;, tambahnya.
Pekan ini, Moskow menarik diri dari kesepakatan yang sebelumnya menjamin jalur aman untuk pengiriman biji-bijian melalui Laut Hitam. Seorang juru bicara Gedung Putih menuduh Rusia berencana menyalahkan Ukraina atas serangan terhadap kapal sipil.

BACA JUGA:
Peringatan FAO: Harga Gandum Dunia Naik Lagi


Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dia akan segera kembali ke kesepakatan awal jika tuntutannya dipenuhi, antara lain menghubungkan kembali bank pertanian Rusia ke sistem pembayaran global.
Harga gandum di bursa saham Eropa melonjak sebesar 8,2% pada Rabu lalu, dibandingkan hari sebelumnya, menjadi sekitar Rp4,2 juta (&amp;pound;219.78) per ton, sementara harga jagung naik 5,4%.
Gandum berjangka AS melonjak 8,5% pada hari Rabu, kenaikan harian tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina.
Menteri Pertanian Ukraina, Mykola Solskyi, mengatakan  serangan-serangan itu telah menghancurkan 60.000 ton biji-bijian dan  merusak sebagian besar infrastruktur ekspor biji-bijian.
Rusia mulai menargetkan pelabuhan Ukraina pada Selasa (18/07), beberapa jam setelah penarikannya dari kesepakatan biji-bijian.
Analisis Marex Capital, Charlie Sernatinger, mengatakan ancaman  eskalasi semacam ini dapat &quot;memutus semua pengiriman biji-bijian yang  diangkut melalui air dari Laut Hitam, baik Rusia, maupun Ukraina&quot; yang  akan menyebabkan situasi serupa pada awal perang.
Jim Gerlach, presiden A/C Trading, mengatakan: &quot;Keadaan memanas  kembali di Ukraina. Ada beberapa penembakan nyata terjadi di sana dan  tidak ada yang akan berada di tengah-tengahnya.
&quot;Kawasan itu adalah keranjang roti Eropa dan para pengirim sedang menarik diri&quot;.
Pada hari Rabu, Putin menuduh Barat menggunakan kesepakatan biji-bijian sebagai &quot;pemerasan politik&quot;.
Moskow juga menuduh Ukraina menggunakan koridor biji-bijian Laut Hitam untuk &quot;tujuan pertempuran&quot;.
Rusia menyerang pelabuhan Laut Hitam Ukraina setelah dugaan serangan  pesawat tak berawak merusak jembatan lautnya ke Krimea pada hari Senin  (17/07).&amp;emsp;</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wMi80LzE1MTM2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Harga gandum naik tajam di pasar global gegara Rusia mengancam menyerang kapal di Laut Hitam. Rusia akan memperlakukan kapal yang menuju pelabuhan Ukraina sebagai potensi target militer.
&quot;Mulai pukul 00:00 waktu Moskow pada 20 Juli 2023 [21:00 GMT Rabu], semua kapal yang berlayar di Laut Hitam ke pelabuhan Ukraina akan dianggap sebagai pembawa kargo militer&quot;, kata Kementerian Pertahanan Rusia dilansir dari BBC, Jumat (21/7/2023).

BACA JUGA:
Pengumuman! Harga Gandum Dunia Naik


&quot;Bendera kapal seperti itu akan dianggap terlibat dalam konflik Ukraina di pihak rezim Kyiv&quot;, tambahnya.
Pekan ini, Moskow menarik diri dari kesepakatan yang sebelumnya menjamin jalur aman untuk pengiriman biji-bijian melalui Laut Hitam. Seorang juru bicara Gedung Putih menuduh Rusia berencana menyalahkan Ukraina atas serangan terhadap kapal sipil.

BACA JUGA:
Peringatan FAO: Harga Gandum Dunia Naik Lagi


Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dia akan segera kembali ke kesepakatan awal jika tuntutannya dipenuhi, antara lain menghubungkan kembali bank pertanian Rusia ke sistem pembayaran global.
Harga gandum di bursa saham Eropa melonjak sebesar 8,2% pada Rabu lalu, dibandingkan hari sebelumnya, menjadi sekitar Rp4,2 juta (&amp;pound;219.78) per ton, sementara harga jagung naik 5,4%.
Gandum berjangka AS melonjak 8,5% pada hari Rabu, kenaikan harian tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina.
Menteri Pertanian Ukraina, Mykola Solskyi, mengatakan  serangan-serangan itu telah menghancurkan 60.000 ton biji-bijian dan  merusak sebagian besar infrastruktur ekspor biji-bijian.
Rusia mulai menargetkan pelabuhan Ukraina pada Selasa (18/07), beberapa jam setelah penarikannya dari kesepakatan biji-bijian.
Analisis Marex Capital, Charlie Sernatinger, mengatakan ancaman  eskalasi semacam ini dapat &quot;memutus semua pengiriman biji-bijian yang  diangkut melalui air dari Laut Hitam, baik Rusia, maupun Ukraina&quot; yang  akan menyebabkan situasi serupa pada awal perang.
Jim Gerlach, presiden A/C Trading, mengatakan: &quot;Keadaan memanas  kembali di Ukraina. Ada beberapa penembakan nyata terjadi di sana dan  tidak ada yang akan berada di tengah-tengahnya.
&quot;Kawasan itu adalah keranjang roti Eropa dan para pengirim sedang menarik diri&quot;.
Pada hari Rabu, Putin menuduh Barat menggunakan kesepakatan biji-bijian sebagai &quot;pemerasan politik&quot;.
Moskow juga menuduh Ukraina menggunakan koridor biji-bijian Laut Hitam untuk &quot;tujuan pertempuran&quot;.
Rusia menyerang pelabuhan Laut Hitam Ukraina setelah dugaan serangan  pesawat tak berawak merusak jembatan lautnya ke Krimea pada hari Senin  (17/07).&amp;emsp;</content:encoded></item></channel></rss>
