<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bea Cukai Musnahkan Rokok hingga HP Ilegal Senilai Rp6 Miliar</title><description>Bea Cukai Mataram memusnahkan barang hasil penindakan yang dilakukan  secara sinergis bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/21/320/2849818/bea-cukai-musnahkan-rokok-hingga-hp-ilegal-senilai-rp6-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/21/320/2849818/bea-cukai-musnahkan-rokok-hingga-hp-ilegal-senilai-rp6-miliar"/><item><title>Bea Cukai Musnahkan Rokok hingga HP Ilegal Senilai Rp6 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/21/320/2849818/bea-cukai-musnahkan-rokok-hingga-hp-ilegal-senilai-rp6-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/21/320/2849818/bea-cukai-musnahkan-rokok-hingga-hp-ilegal-senilai-rp6-miliar</guid><pubDate>Jum'at 21 Juli 2023 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/21/320/2849818/bea-cukai-musnahkan-rokok-hingga-hp-ilegal-senilai-rp6-miliar-xEbtkrcMWV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bea Cukai musnahkan barang ilegal (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/21/320/2849818/bea-cukai-musnahkan-rokok-hingga-hp-ilegal-senilai-rp6-miliar-xEbtkrcMWV.jpg</image><title>Bea Cukai musnahkan barang ilegal (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMC8xLzE2Nzk1OC81L3g4bWYyNzU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bea Cukai Mataram memusnahkan barang hasil penindakan yang dilakukan secara sinergis bersama pemerintah daerah dan instansi terkait. Pemusnahan tersebut dilakukan terhadap barang hasil penindakan periode Agustus 2022 hingga Maret 2023.
&amp;ldquo;Dalam pemusnahan ini, Bea Cukai bersama pemerintah daerah memusnahkan 4.788.877 batang rokok ilegal, 65.951 gram tembakau iris ilegal, 480 butir obat-obatan, 73 liter minuman keras ilegal, serta 7 unit telepon genggam,&amp;rdquo; ujar Plt. Kepala Bea Cukai Mataram, Agustyan Umardani di Mataram, Jumat (21/7/2023).

BACA JUGA:
Curhat Mira Dikenakan Pajak Rp550 Juta oleh Bea Cukai Usai Beli Emas 1 Kg di Arab Saudi


Total perkiraan nilai barang sebesar Rp6 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp3,27 miliar.
&amp;ldquo;Barang-barang tersebut merupakan hasil penindakan Bea Cukai Mataram yang bersinergi dengan Kanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT, Satpol PP Provinsi dan Kabupaten/Kota di Pulau Lombok serta didukung aparat TNI, Polri dan Kejaksaan&amp;rdquo; ungkap Agustyan.

BACA JUGA:
KPK: Masih Banyak Pejabat Bea Cukai yang Bakal Diperiksa Hartanya


Pemusnahan yang dilakukan pada Selasa (18/7) tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah. Dia mengungkapkan dukungan atas sinergi antara Bea Cukai dan Pemda.
&amp;ldquo;Bea Cukai mempunyai peran penting dalam membantu penyelenggaraan  event-event internasional yang berlangsung di NTB. Oleh karena itu, saya  hadir dalam acara ini untuk mendukung dan menyemangati rekan-rekan Bea  Cukai, sekaligus menunjukkan kalau kita sangat kompak, bersahabat dan  saling dukung,&amp;rdquo; ucapnya.
Selain Gubernur NTB, turut hadir Asisten I Setda Provinsi NTB,  Perwakilan Satuan Polisi Pamong Praja Prov. NTB, dan seluruh  Kabupaten/Kota di Pulau Lombok, Polda NTB, Kejaksaan Tinggi NTB, Danrem  162 Wira Bhakti, Kejaksaan Negeri Mataram, Dandim 1606 Mataram. Selain  itu hadir pula dari Perwakilan Kemenkeu NTB, Kepala KPKNL Mataram, serta  Kantor Pos Mataram dan PT Angkasa Pura I Lombok.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMC8xLzE2Nzk1OC81L3g4bWYyNzU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bea Cukai Mataram memusnahkan barang hasil penindakan yang dilakukan secara sinergis bersama pemerintah daerah dan instansi terkait. Pemusnahan tersebut dilakukan terhadap barang hasil penindakan periode Agustus 2022 hingga Maret 2023.
&amp;ldquo;Dalam pemusnahan ini, Bea Cukai bersama pemerintah daerah memusnahkan 4.788.877 batang rokok ilegal, 65.951 gram tembakau iris ilegal, 480 butir obat-obatan, 73 liter minuman keras ilegal, serta 7 unit telepon genggam,&amp;rdquo; ujar Plt. Kepala Bea Cukai Mataram, Agustyan Umardani di Mataram, Jumat (21/7/2023).

BACA JUGA:
Curhat Mira Dikenakan Pajak Rp550 Juta oleh Bea Cukai Usai Beli Emas 1 Kg di Arab Saudi


Total perkiraan nilai barang sebesar Rp6 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp3,27 miliar.
&amp;ldquo;Barang-barang tersebut merupakan hasil penindakan Bea Cukai Mataram yang bersinergi dengan Kanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT, Satpol PP Provinsi dan Kabupaten/Kota di Pulau Lombok serta didukung aparat TNI, Polri dan Kejaksaan&amp;rdquo; ungkap Agustyan.

BACA JUGA:
KPK: Masih Banyak Pejabat Bea Cukai yang Bakal Diperiksa Hartanya


Pemusnahan yang dilakukan pada Selasa (18/7) tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah. Dia mengungkapkan dukungan atas sinergi antara Bea Cukai dan Pemda.
&amp;ldquo;Bea Cukai mempunyai peran penting dalam membantu penyelenggaraan  event-event internasional yang berlangsung di NTB. Oleh karena itu, saya  hadir dalam acara ini untuk mendukung dan menyemangati rekan-rekan Bea  Cukai, sekaligus menunjukkan kalau kita sangat kompak, bersahabat dan  saling dukung,&amp;rdquo; ucapnya.
Selain Gubernur NTB, turut hadir Asisten I Setda Provinsi NTB,  Perwakilan Satuan Polisi Pamong Praja Prov. NTB, dan seluruh  Kabupaten/Kota di Pulau Lombok, Polda NTB, Kejaksaan Tinggi NTB, Danrem  162 Wira Bhakti, Kejaksaan Negeri Mataram, Dandim 1606 Mataram. Selain  itu hadir pula dari Perwakilan Kemenkeu NTB, Kepala KPKNL Mataram, serta  Kantor Pos Mataram dan PT Angkasa Pura I Lombok.</content:encoded></item></channel></rss>
