<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bagaimana Tren Belanja Online Pasca Pandemi Covid-19?   </title><description>Blibli mengungkapkan bahwa tren belanja online semakin diminati, utamanya setelah pandemi Covid-19</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/23/622/2850810/bagaimana-tren-belanja-online-pasca-pandemi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/23/622/2850810/bagaimana-tren-belanja-online-pasca-pandemi-covid-19"/><item><title>Bagaimana Tren Belanja Online Pasca Pandemi Covid-19?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/23/622/2850810/bagaimana-tren-belanja-online-pasca-pandemi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/23/622/2850810/bagaimana-tren-belanja-online-pasca-pandemi-covid-19</guid><pubDate>Minggu 23 Juli 2023 15:16 WIB</pubDate><dc:creator>Azahra Kaulika Irawansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/23/622/2850810/bagaimana-tren-belanja-online-pasca-pandemi-covid-19-AHNqJMp9lB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Blibli Ungkap Tren Belanja Online Pascapandemi Covid-19. (Foto: okezone.com/Kaulika)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/23/622/2850810/bagaimana-tren-belanja-online-pasca-pandemi-covid-19-AHNqJMp9lB.jpg</image><title>Blibli Ungkap Tren Belanja Online Pascapandemi Covid-19. (Foto: okezone.com/Kaulika)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Salah satu marketplace di Indonesia, Blibli mengungkapkan bahwa tren belanja online semakin diminati, utamanya setelah pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Tren belanja online sekarang masih sangat signifikan. Sebetulnya yang paling menantang itu kan mengubah kebiasaan. Dulu mungkin tiga atau empat tahun lalu, online cuma hanya buat cek harga. Tetapi, setelah masa pandemi masyarakat itu kan tidak ada pilihan selain mereka belanja online karena toko-toko offline pada tutup,&amp;rdquo; kata Chief Marketing Officer Blibli Edward Kilian Suwignyo, di acara ulang tahun Blibli, Minggu (23/7/2023).

BACA JUGA:
Siapa Pemilik Blibli? Ini Sosoknya

Edward menilai, tren belanja online saat ini masih sangat signifikan. Bahkan setelah pandemi berakhir, tren belanja online menjadi kebiasaan masyarakat.

BACA JUGA:
Platform Belanja Online Bakal Kesulitan Tindak Penjualan Barang Bekas Impor Ilegal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Perubahan ini tetap bertahan meski pandemi sudah berakhir. Nah, selama masyarakat merasakan dua tahun pandemi artinya masyarakat tahu bahwa kenapa mesti harus belanja offline kalau semuanya aja bisa diantar. Ini sekali lagi perubahan kebiasaan yang menurut saya sangat menarik gitu. Jadi ada waktu untuk hal lain yang mereka bisa pakai ketimbang hanya untuk belanja offline saja. Bisa dikatakan bahwa perubahannya ini sudah terlihat cukup permanen,&amp;rdquo; tambah Edward.Menurut Edward mengenai target Blibli sampai akhir tahun ini selalu dimaksimalkan. Terutama bagi para pengguna Blibli yang bisa menikmati fasilitas yang disediakan Blibli, yaitu seperti fasilitas paylater atau yang dikenal dengan Blibli Tiket PayLater.
&amp;ldquo;Harapannya memang kalau bisa semua pengguna Blibli ini mereka bisa menggunakan fasilitas paylater. Kelihatan juga bahwa akan ada lagi layanan yang lebih cepat dan kualitasnya lebih terjamin. Karena semua berada di dalam Blibli. Jadi, pasti itu semua akan kita persiapkan untuk tahun-tahun kedepannya,&amp;rdquo; ujar Edward.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Salah satu marketplace di Indonesia, Blibli mengungkapkan bahwa tren belanja online semakin diminati, utamanya setelah pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Tren belanja online sekarang masih sangat signifikan. Sebetulnya yang paling menantang itu kan mengubah kebiasaan. Dulu mungkin tiga atau empat tahun lalu, online cuma hanya buat cek harga. Tetapi, setelah masa pandemi masyarakat itu kan tidak ada pilihan selain mereka belanja online karena toko-toko offline pada tutup,&amp;rdquo; kata Chief Marketing Officer Blibli Edward Kilian Suwignyo, di acara ulang tahun Blibli, Minggu (23/7/2023).

BACA JUGA:
Siapa Pemilik Blibli? Ini Sosoknya

Edward menilai, tren belanja online saat ini masih sangat signifikan. Bahkan setelah pandemi berakhir, tren belanja online menjadi kebiasaan masyarakat.

BACA JUGA:
Platform Belanja Online Bakal Kesulitan Tindak Penjualan Barang Bekas Impor Ilegal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Perubahan ini tetap bertahan meski pandemi sudah berakhir. Nah, selama masyarakat merasakan dua tahun pandemi artinya masyarakat tahu bahwa kenapa mesti harus belanja offline kalau semuanya aja bisa diantar. Ini sekali lagi perubahan kebiasaan yang menurut saya sangat menarik gitu. Jadi ada waktu untuk hal lain yang mereka bisa pakai ketimbang hanya untuk belanja offline saja. Bisa dikatakan bahwa perubahannya ini sudah terlihat cukup permanen,&amp;rdquo; tambah Edward.Menurut Edward mengenai target Blibli sampai akhir tahun ini selalu dimaksimalkan. Terutama bagi para pengguna Blibli yang bisa menikmati fasilitas yang disediakan Blibli, yaitu seperti fasilitas paylater atau yang dikenal dengan Blibli Tiket PayLater.
&amp;ldquo;Harapannya memang kalau bisa semua pengguna Blibli ini mereka bisa menggunakan fasilitas paylater. Kelihatan juga bahwa akan ada lagi layanan yang lebih cepat dan kualitasnya lebih terjamin. Karena semua berada di dalam Blibli. Jadi, pasti itu semua akan kita persiapkan untuk tahun-tahun kedepannya,&amp;rdquo; ujar Edward.</content:encoded></item></channel></rss>
