<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belanja APBD Tembus Rp399 Triliun, Didominasi Belanja Pegawai hingga Tunjangan PNS</title><description>Sri Mulyani Indrawati menyatakan pada Juni 2023 kinerja realisasi belanja APBD 2023 naik 6,23% dibandingkan Juni 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/24/320/2851234/belanja-apbd-tembus-rp399-triliun-didominasi-belanja-pegawai-hingga-tunjangan-pns</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/24/320/2851234/belanja-apbd-tembus-rp399-triliun-didominasi-belanja-pegawai-hingga-tunjangan-pns"/><item><title>Belanja APBD Tembus Rp399 Triliun, Didominasi Belanja Pegawai hingga Tunjangan PNS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/24/320/2851234/belanja-apbd-tembus-rp399-triliun-didominasi-belanja-pegawai-hingga-tunjangan-pns</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/24/320/2851234/belanja-apbd-tembus-rp399-triliun-didominasi-belanja-pegawai-hingga-tunjangan-pns</guid><pubDate>Senin 24 Juli 2023 13:39 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/24/320/2851234/belanja-apbd-tembus-rp399-triliun-didominasi-belanja-pegawai-hingga-tunjangan-pns-qolyQiHeqn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/24/320/2851234/belanja-apbd-tembus-rp399-triliun-didominasi-belanja-pegawai-hingga-tunjangan-pns-qolyQiHeqn.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyatakan pada Juni 2023 kinerja realisasi belanja APBD 2023 naik 6,23% dibandingkan Juni 2022 (year-on-year/yoy).
Menurutnya, realisasi belanja APBD hingga Juni 2023 mencapai Rp399,5 triliun dari pagu belanja Rp1.278,15 triliun. Sehingga, ini mencapai 31,26% terhadap target APBD 2023.

BACA JUGA:
Bikin Senyum Sri Mulyani, Ini Rapor Ekonomi RI di Semester I-2023

&quot;Ini disebabkan perbaikan penyerapan belanja pegawai, barjas, modal, dan belanja lainnya. Kinerja realisasi yang baik ini perlu terus dipertahankan sampai akhir tahun,&quot; ujarnya dalam Konferensi Pers APBN KITA edisi Juli 2023 secara virtual di Jakarta, Senin (24/7/2023).
Untuk rinciannya, belanja pegawai sebesar Rp181,08 triliun atau tumbuh 11,01% karena peningkatan realisasi belanja gaji dan tunjangan ASN, belanja tambahan penghasilan ASN, dan tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objektif lainnya.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Hanya Tarik Utang Rp166,5 Triliun Selama 6 Bulan

&quot;Belanja barang dan jasa (barjas) sebesar Rp103,79 triliun atau tumbuh 1,84%, yang disebabkan peningkatan belanja barang, jasa, pemeliharaan, dan perjalanan dinas,&quot; sebutnya.Kemudian, belanja modal sebesar Rp26,06 triliun, berhasil tumbuh 5,63% karena peningkatan belanja modal dan jembatan, belanja modal bangunan air, belanja modal alat angkutan, dan belanja modal alat kantor dan rumah tangga.
&quot;Belanja lainnya sebesar Rp88,63 triliun, tumbuh 2,53% karena peningkatan belanja bagi hasil pajak daerah kepada pemerintah kabupaten/kota dan desa,&quot; ucap Sri.
Dia mencatat bahwa belanja per fungsi juga mengalami kenaikan. Realisasi belanja fungsi ekonomi sebesar Rp49.04 triliun, naik 4,53%.
&quot;Kemudian belanja kesehatan Rp64,34 triliun, naik 2,56% dan belanja perlinsos Rp4,36 triliun, naik 14,10%,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyatakan pada Juni 2023 kinerja realisasi belanja APBD 2023 naik 6,23% dibandingkan Juni 2022 (year-on-year/yoy).
Menurutnya, realisasi belanja APBD hingga Juni 2023 mencapai Rp399,5 triliun dari pagu belanja Rp1.278,15 triliun. Sehingga, ini mencapai 31,26% terhadap target APBD 2023.

BACA JUGA:
Bikin Senyum Sri Mulyani, Ini Rapor Ekonomi RI di Semester I-2023

&quot;Ini disebabkan perbaikan penyerapan belanja pegawai, barjas, modal, dan belanja lainnya. Kinerja realisasi yang baik ini perlu terus dipertahankan sampai akhir tahun,&quot; ujarnya dalam Konferensi Pers APBN KITA edisi Juli 2023 secara virtual di Jakarta, Senin (24/7/2023).
Untuk rinciannya, belanja pegawai sebesar Rp181,08 triliun atau tumbuh 11,01% karena peningkatan realisasi belanja gaji dan tunjangan ASN, belanja tambahan penghasilan ASN, dan tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objektif lainnya.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Hanya Tarik Utang Rp166,5 Triliun Selama 6 Bulan

&quot;Belanja barang dan jasa (barjas) sebesar Rp103,79 triliun atau tumbuh 1,84%, yang disebabkan peningkatan belanja barang, jasa, pemeliharaan, dan perjalanan dinas,&quot; sebutnya.Kemudian, belanja modal sebesar Rp26,06 triliun, berhasil tumbuh 5,63% karena peningkatan belanja modal dan jembatan, belanja modal bangunan air, belanja modal alat angkutan, dan belanja modal alat kantor dan rumah tangga.
&quot;Belanja lainnya sebesar Rp88,63 triliun, tumbuh 2,53% karena peningkatan belanja bagi hasil pajak daerah kepada pemerintah kabupaten/kota dan desa,&quot; ucap Sri.
Dia mencatat bahwa belanja per fungsi juga mengalami kenaikan. Realisasi belanja fungsi ekonomi sebesar Rp49.04 triliun, naik 4,53%.
&quot;Kemudian belanja kesehatan Rp64,34 triliun, naik 2,56% dan belanja perlinsos Rp4,36 triliun, naik 14,10%,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
