<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Pindahkan Pabrik Pindad ke Kawasan Industri Subang Secara Bertahap</title><description>Jokowi berencana memindahkan pabrik produksi PT Pindad Bandung ke kawasan industri di Subang Jawa Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/24/320/2851303/jokowi-pindahkan-pabrik-pindad-ke-kawasan-industri-subang-secara-bertahap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/24/320/2851303/jokowi-pindahkan-pabrik-pindad-ke-kawasan-industri-subang-secara-bertahap"/><item><title>Jokowi Pindahkan Pabrik Pindad ke Kawasan Industri Subang Secara Bertahap</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/24/320/2851303/jokowi-pindahkan-pabrik-pindad-ke-kawasan-industri-subang-secara-bertahap</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/24/320/2851303/jokowi-pindahkan-pabrik-pindad-ke-kawasan-industri-subang-secara-bertahap</guid><pubDate>Senin 24 Juli 2023 15:11 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/24/320/2851303/jokowi-pindahkan-pabrik-pindad-ke-kawasan-industri-subang-secara-bertahap-n1aYCo2QiV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/24/320/2851303/jokowi-pindahkan-pabrik-pindad-ke-kawasan-industri-subang-secara-bertahap-n1aYCo2QiV.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC80LzE2ODM1My81L3g4bXFnbm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana memindahkan pabrik produksi PT Pindad Bandung ke kawasan industri di Subang Jawa Barat. Hal ini disampaikan usai rapat dan meninjau pabrik produksi PT Pindad di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
&quot;Akan kita geser Pindad yang berada di Bandung, untuk dipindahkan secara bertahap ke kawasan industri di Subang yang dimiliki oleh Kementerian BUMN,&quot; ucap Presiden Jokowi saat mengunjungi Gudang Amunisi di PT Pindad, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang pada Senin siang (24/7/2023).

BACA JUGA:
Dunia Kekurangan, Jokowi Kucurkan Rp700 Miliar ke Pindad Tingkatkan Produksi Peluru

Menurutnya, pemindahan pabrik produksi PT Pindad ini karena pemerintah ingin mengembangkan PT Pindad untuk prospek industri pertahanan yang cukup baik. &quot;Sehingga betul-betul memiliki sebuah lahan yang luas untuk pengembangan Pindad karena memiliki prospek yang sangat baik.
Namun Jokowi berujar pemindahan pabrik PT Pindad sementara hanya berlaku di Bandung, Jawa Barat, bukan di daerah Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Tapi pemindahan pabrik PT Pindad di Malang itu tak menutup kemungkinan, bila jumlah produksinya terus meningkat dan permintaan dari partner yang besar.

BACA JUGA:
Jokowi Sebut Produk Pertahanan RI Diminati Negara Lain, Ini Daftarnya

&quot;Untuk pabrik PT Pindad Turen Malang) Tidak (dipindah), di sini tetap. Tapi kalau memang partnernya meminta jumlah produksi yang gede, kalau di sini masih ada lahan ya bisa, kalau tidak ya bisa dibangun di Subang,&quot; ujarnya.Jokowi juga mendorong agar PT Pindad bisa bermitra dengan swasta untuk memenuhi kebutuhan peluru pasar ekspor. Apalagi pemerintah telah menargetkan ada kenaikan produk amunisi peluru dari PT Pindad di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
&quot;Tapi di rapat internal tadi saya sampaikan bahwa akan lebih baik kalau kita bermitra. Akan lebih baik kalau kita mencari partner sehingga pengembangan dari PT Pindad ini akan lebih cepat,&quot; katanya kembali.
Setelah kunjungan dan rapat dengan jajaran direksi dan manajemen PT Pindad, Jokowi mendorong merapatkan barisan dan akan diputuskan nasib PT Pindad ke depan. &quot;Setelah mendapatkan input-input tadi, akan kami rapatkan dan putuskan akan kemana Pindad dibawa,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC80LzE2ODM1My81L3g4bXFnbm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana memindahkan pabrik produksi PT Pindad Bandung ke kawasan industri di Subang Jawa Barat. Hal ini disampaikan usai rapat dan meninjau pabrik produksi PT Pindad di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
&quot;Akan kita geser Pindad yang berada di Bandung, untuk dipindahkan secara bertahap ke kawasan industri di Subang yang dimiliki oleh Kementerian BUMN,&quot; ucap Presiden Jokowi saat mengunjungi Gudang Amunisi di PT Pindad, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang pada Senin siang (24/7/2023).

BACA JUGA:
Dunia Kekurangan, Jokowi Kucurkan Rp700 Miliar ke Pindad Tingkatkan Produksi Peluru

Menurutnya, pemindahan pabrik produksi PT Pindad ini karena pemerintah ingin mengembangkan PT Pindad untuk prospek industri pertahanan yang cukup baik. &quot;Sehingga betul-betul memiliki sebuah lahan yang luas untuk pengembangan Pindad karena memiliki prospek yang sangat baik.
Namun Jokowi berujar pemindahan pabrik PT Pindad sementara hanya berlaku di Bandung, Jawa Barat, bukan di daerah Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Tapi pemindahan pabrik PT Pindad di Malang itu tak menutup kemungkinan, bila jumlah produksinya terus meningkat dan permintaan dari partner yang besar.

BACA JUGA:
Jokowi Sebut Produk Pertahanan RI Diminati Negara Lain, Ini Daftarnya

&quot;Untuk pabrik PT Pindad Turen Malang) Tidak (dipindah), di sini tetap. Tapi kalau memang partnernya meminta jumlah produksi yang gede, kalau di sini masih ada lahan ya bisa, kalau tidak ya bisa dibangun di Subang,&quot; ujarnya.Jokowi juga mendorong agar PT Pindad bisa bermitra dengan swasta untuk memenuhi kebutuhan peluru pasar ekspor. Apalagi pemerintah telah menargetkan ada kenaikan produk amunisi peluru dari PT Pindad di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
&quot;Tapi di rapat internal tadi saya sampaikan bahwa akan lebih baik kalau kita bermitra. Akan lebih baik kalau kita mencari partner sehingga pengembangan dari PT Pindad ini akan lebih cepat,&quot; katanya kembali.
Setelah kunjungan dan rapat dengan jajaran direksi dan manajemen PT Pindad, Jokowi mendorong merapatkan barisan dan akan diputuskan nasib PT Pindad ke depan. &quot;Setelah mendapatkan input-input tadi, akan kami rapatkan dan putuskan akan kemana Pindad dibawa,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
