<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendapatan Sopir Taksi Mobil Listrik Tesla Lebih Besar 2 Kali Lipat</title><description>Pendapatan supir taksi PT Blue Bird Tbk mobil listrik Tesla lebih  besar 2 kali lipat dibanding taksi reguler hingga taksi mobil listrik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/25/320/2851658/pendapatan-sopir-taksi-mobil-listrik-tesla-lebih-besar-2-kali-lipat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/25/320/2851658/pendapatan-sopir-taksi-mobil-listrik-tesla-lebih-besar-2-kali-lipat"/><item><title>Pendapatan Sopir Taksi Mobil Listrik Tesla Lebih Besar 2 Kali Lipat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/25/320/2851658/pendapatan-sopir-taksi-mobil-listrik-tesla-lebih-besar-2-kali-lipat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/25/320/2851658/pendapatan-sopir-taksi-mobil-listrik-tesla-lebih-besar-2-kali-lipat</guid><pubDate>Selasa 25 Juli 2023 08:53 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/25/320/2851658/pendapatan-sopir-taksi-mobil-listrik-tesla-lebih-besar-2-kali-lipat-hOVP4Wz1HK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Taksi blue bird tesla (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/25/320/2851658/pendapatan-sopir-taksi-mobil-listrik-tesla-lebih-besar-2-kali-lipat-hOVP4Wz1HK.jpg</image><title>Taksi blue bird tesla (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yNS8xLzE2NzUzNy81L3g4bTFkamI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pendapatan supir taksi PT Blue Bird Tbk (BIRD) mobil listrik Tesla lebih besar 2 kali lipat dibanding taksi reguler hingga taksi mobil listrik. Pendapatan yang didapatkan oleh driver taksi reguler dengan mobil listrik pun berbeda.
General Manager Pool Pusat PT Blue Bird Tbk Dicky Wirawan mengungkapkan bahwa pendapatan driver mobil listrik Tesla lebih besar dibandingkan dengan pendapatan driver taksi reguler.

BACA JUGA:
Hyundai Hadirkan Mobil Listrik MPV, Gunakan Basis Stargazer?


Tidak tanggung-tanggung pendapatan driver taksi Tesla lebih unggul dua kali lipat dibandingkan pendapatan driver taksi reguler.
&quot;Pasti lebih baik Tesla, hitunganya itu 2 kali lipat lebih besar,&quot; kata Dicky di kantor Blue Bird, Jakarta, Senin (24/7/2023) malam.

BACA JUGA:
Xiaomi Hadirkan Mobil Listrik Rp500 Jutaan, Ini Spesifikasinya


Adapun untuk menjadi driver mobil listrik Tesla yang memiliki pendapatan lebih besar tersebut perlu perjalanan yang panjang. Dwicky menjelaskan bahwa driver taksi Tesla harus menjadi driver taksi reguler terlebih dahulu.
Kemudian setelahnya akan ada masa uji selama tiga bulan tersebut akan dinilai terkait standar pelayanannya. Ketika kinerjanya baik akan diangkat menjadi mitra.
&quot;Setelah diangkat dalam perjalanan mereka bisa naik kelas tuh, kalau  masa kerja sudah lebih dari 1 tahun maka dia boleh pindah ke Silver  Bird. Nah setelah di silver ini kan tadi ada kelasnya kaya alpard, mersi  dan tesla,&quot; katanya.
&quot;Nah pertama itu di merci, kemudian naik kelas ke Alpard dan naik  kelas lagi ke Tesla. Tentu dipilih best of the bestnya ada di mobil  terfavorit yakni Tesla,&quot; tambahnya.
Dia juga menjelaskan bahwa pada drive tersebut juga akan diberikan  pelatihan untuk dapat memberikan pelayanan terhadap pelanggan.
&quot;Setiap berkala kita ada training juga buat pengemudi standar  pelayanan pengemudi jadi akhirnya mereka pakem standar pelayanan tetap  terjaga itu yang di training center,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yNS8xLzE2NzUzNy81L3g4bTFkamI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pendapatan supir taksi PT Blue Bird Tbk (BIRD) mobil listrik Tesla lebih besar 2 kali lipat dibanding taksi reguler hingga taksi mobil listrik. Pendapatan yang didapatkan oleh driver taksi reguler dengan mobil listrik pun berbeda.
General Manager Pool Pusat PT Blue Bird Tbk Dicky Wirawan mengungkapkan bahwa pendapatan driver mobil listrik Tesla lebih besar dibandingkan dengan pendapatan driver taksi reguler.

BACA JUGA:
Hyundai Hadirkan Mobil Listrik MPV, Gunakan Basis Stargazer?


Tidak tanggung-tanggung pendapatan driver taksi Tesla lebih unggul dua kali lipat dibandingkan pendapatan driver taksi reguler.
&quot;Pasti lebih baik Tesla, hitunganya itu 2 kali lipat lebih besar,&quot; kata Dicky di kantor Blue Bird, Jakarta, Senin (24/7/2023) malam.

BACA JUGA:
Xiaomi Hadirkan Mobil Listrik Rp500 Jutaan, Ini Spesifikasinya


Adapun untuk menjadi driver mobil listrik Tesla yang memiliki pendapatan lebih besar tersebut perlu perjalanan yang panjang. Dwicky menjelaskan bahwa driver taksi Tesla harus menjadi driver taksi reguler terlebih dahulu.
Kemudian setelahnya akan ada masa uji selama tiga bulan tersebut akan dinilai terkait standar pelayanannya. Ketika kinerjanya baik akan diangkat menjadi mitra.
&quot;Setelah diangkat dalam perjalanan mereka bisa naik kelas tuh, kalau  masa kerja sudah lebih dari 1 tahun maka dia boleh pindah ke Silver  Bird. Nah setelah di silver ini kan tadi ada kelasnya kaya alpard, mersi  dan tesla,&quot; katanya.
&quot;Nah pertama itu di merci, kemudian naik kelas ke Alpard dan naik  kelas lagi ke Tesla. Tentu dipilih best of the bestnya ada di mobil  terfavorit yakni Tesla,&quot; tambahnya.
Dia juga menjelaskan bahwa pada drive tersebut juga akan diberikan  pelatihan untuk dapat memberikan pelayanan terhadap pelanggan.
&quot;Setiap berkala kita ada training juga buat pengemudi standar  pelayanan pengemudi jadi akhirnya mereka pakem standar pelayanan tetap  terjaga itu yang di training center,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
