<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aduan Warga Langka, Pertamina Pastikan Penyaluran Gas Elpiji 3 Kg Berjalan Normal</title><description>Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran gas elpiji 3 kg berjalan normal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/25/320/2851665/aduan-warga-langka-pertamina-pastikan-penyaluran-gas-elpiji-3-kg-berjalan-normal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/25/320/2851665/aduan-warga-langka-pertamina-pastikan-penyaluran-gas-elpiji-3-kg-berjalan-normal"/><item><title>Aduan Warga Langka, Pertamina Pastikan Penyaluran Gas Elpiji 3 Kg Berjalan Normal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/25/320/2851665/aduan-warga-langka-pertamina-pastikan-penyaluran-gas-elpiji-3-kg-berjalan-normal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/25/320/2851665/aduan-warga-langka-pertamina-pastikan-penyaluran-gas-elpiji-3-kg-berjalan-normal</guid><pubDate>Selasa 25 Juli 2023 09:14 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/25/320/2851665/aduan-warga-langka-pertamina-pastikan-penyaluran-gas-elpiji-3-kg-berjalan-normal-49xFFj6kgN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina pastikan distribusi elpiji berjalan normal (Foto: Pertamina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/25/320/2851665/aduan-warga-langka-pertamina-pastikan-penyaluran-gas-elpiji-3-kg-berjalan-normal-49xFFj6kgN.jpg</image><title>Pertamina pastikan distribusi elpiji berjalan normal (Foto: Pertamina)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wMS80LzE2NjcyNy81L3g4bGV5NWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran gas elpiji 3 kg berjalan normal. Hal ini sekaligus menjawab aduan masyarakat soal langkanya gas elpiji 3 kg.
Pertamina mencatat peningkatan konsumsi LPG 3 Kg selama periode bulan Juli 2023. Untuk memastikan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg bersubsidi dalam kondisi aman dan sesuai kuota untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pemantauan penyaluran LPG terus dilakukan di lebih dari 50 ribu pangkalan resmi yang tersebar di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:
Respons Jokowi Soal Keluhan Langkanya Gas Elpiji 3 Kilogram


&amp;ldquo;Kami mencatat peningkatan konsumsi LPG 3 Kg selama periode bulan Juli 2023 sebesar 2%, dibandingkan periode bulan sebelumnya. Berdasarkan pemantauan di lapangan, saat ini stok dan penyaluran LPG bersubsidi dalam kondisi aman. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,&amp;rdquo; jelas Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, Selasa (25/7/2023).
Selain melakukan pemantauan di level agen dan pangkalan resmi, Pertamina Patra Niaga turut bekerjasama dengan Pemerintah Daerah untuk memastikan ketersediaan pasokan serta penyaluran LPG 3 Kg bersubsidi tepat sasaran.

BACA JUGA:
Libur Panjang, Stok BBM hingga Gas Elpiji di Atas 15 Hari


&quot;Beberapa upaya kami lakukan di antaranya mengadakan operasi pasar di beberapa wilayah di Jawa serta menyiapkan tambahan pasokan di wilayah Kalimantan dan Sumatera Utara,&quot; ungkap Irto.
Sebagai upaya mendorong penyaluran LPG 3 Kg bersubsidi yang lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang memang berhak, sejak 1 Maret 2023 Pertamina Patra Niaga tengah melakukan pendataan pengguna LPG 3 Kg di pangkalan resmi.
&amp;ldquo;Saat ini Pertamina fokus ke pencocokan data yang dilakukan di 411  Kota/Kab di seluruh Jawa, Bali, dan sebagian Sumatera, Kalimantan, dan  Sulawesi. Kami terus melakukan monitoring di lapangan jika terdapat  kendala terkait proses pendataan,&amp;rdquo; jelasnya.
Pertamina Patra Niaga juga turut menghimbau agar masyarakat  menggunakan LPG sesuai dengan peruntukkannya. Adapun LPG 3 Kg merupakan  produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu.
Berdasarkan Surat Edaran Dirjen Migas Nomor B-246/MG.05/DJM/2022,  kelompok usaha restoran, peternakan, hotel, pertanian (diluar ketentuan  Peraturan Presiden 38/2019 yang belum di konversi), tani tembakau, jasa  las, batik, dan binatu tidak diperbolehkan menggunakan LPG subsidi 3 Kg.
&amp;ldquo;Pertamina juga menyediakan produk LPG Non Subsidi Bright Gas 5,5 Kg  dan 12 Kg, yang tersedia di outlet minimarket, Bright Store, maupun  layanan pesan antar Pertamina Delivery Service dengan menghubungi 135,&amp;rdquo;  jelasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wMS80LzE2NjcyNy81L3g4bGV5NWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran gas elpiji 3 kg berjalan normal. Hal ini sekaligus menjawab aduan masyarakat soal langkanya gas elpiji 3 kg.
Pertamina mencatat peningkatan konsumsi LPG 3 Kg selama periode bulan Juli 2023. Untuk memastikan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg bersubsidi dalam kondisi aman dan sesuai kuota untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pemantauan penyaluran LPG terus dilakukan di lebih dari 50 ribu pangkalan resmi yang tersebar di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:
Respons Jokowi Soal Keluhan Langkanya Gas Elpiji 3 Kilogram


&amp;ldquo;Kami mencatat peningkatan konsumsi LPG 3 Kg selama periode bulan Juli 2023 sebesar 2%, dibandingkan periode bulan sebelumnya. Berdasarkan pemantauan di lapangan, saat ini stok dan penyaluran LPG bersubsidi dalam kondisi aman. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,&amp;rdquo; jelas Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, Selasa (25/7/2023).
Selain melakukan pemantauan di level agen dan pangkalan resmi, Pertamina Patra Niaga turut bekerjasama dengan Pemerintah Daerah untuk memastikan ketersediaan pasokan serta penyaluran LPG 3 Kg bersubsidi tepat sasaran.

BACA JUGA:
Libur Panjang, Stok BBM hingga Gas Elpiji di Atas 15 Hari


&quot;Beberapa upaya kami lakukan di antaranya mengadakan operasi pasar di beberapa wilayah di Jawa serta menyiapkan tambahan pasokan di wilayah Kalimantan dan Sumatera Utara,&quot; ungkap Irto.
Sebagai upaya mendorong penyaluran LPG 3 Kg bersubsidi yang lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang memang berhak, sejak 1 Maret 2023 Pertamina Patra Niaga tengah melakukan pendataan pengguna LPG 3 Kg di pangkalan resmi.
&amp;ldquo;Saat ini Pertamina fokus ke pencocokan data yang dilakukan di 411  Kota/Kab di seluruh Jawa, Bali, dan sebagian Sumatera, Kalimantan, dan  Sulawesi. Kami terus melakukan monitoring di lapangan jika terdapat  kendala terkait proses pendataan,&amp;rdquo; jelasnya.
Pertamina Patra Niaga juga turut menghimbau agar masyarakat  menggunakan LPG sesuai dengan peruntukkannya. Adapun LPG 3 Kg merupakan  produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu.
Berdasarkan Surat Edaran Dirjen Migas Nomor B-246/MG.05/DJM/2022,  kelompok usaha restoran, peternakan, hotel, pertanian (diluar ketentuan  Peraturan Presiden 38/2019 yang belum di konversi), tani tembakau, jasa  las, batik, dan binatu tidak diperbolehkan menggunakan LPG subsidi 3 Kg.
&amp;ldquo;Pertamina juga menyediakan produk LPG Non Subsidi Bright Gas 5,5 Kg  dan 12 Kg, yang tersedia di outlet minimarket, Bright Store, maupun  layanan pesan antar Pertamina Delivery Service dengan menghubungi 135,&amp;rdquo;  jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
