<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,3% di 2023</title><description>Bank Indonesia (BI) memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik didukung oleh permintaan domestik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/25/320/2851969/bi-optimistis-ekonomi-indonesia-tumbuh-5-3-di-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/25/320/2851969/bi-optimistis-ekonomi-indonesia-tumbuh-5-3-di-2023"/><item><title>BI Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,3% di 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/25/320/2851969/bi-optimistis-ekonomi-indonesia-tumbuh-5-3-di-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/25/320/2851969/bi-optimistis-ekonomi-indonesia-tumbuh-5-3-di-2023</guid><pubDate>Selasa 25 Juli 2023 16:11 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/25/320/2851969/bi-optimistis-ekonomi-indonesia-tumbuh-5-3-di-2023-5smzBssRbj.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Indonesia. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/25/320/2851969/bi-optimistis-ekonomi-indonesia-tumbuh-5-3-di-2023-5smzBssRbj.JPG</image><title>Ekonomi Indonesia. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny81L3g4ajVnZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik didukung oleh permintaan domestik.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyebut bahwa perekonomian domestik pada triwulan II-2023 diprakirakan tumbuh lebih baik dari proyeksi, berada di kisaran 4,5-5,3%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bank Indonesia Diprediksi Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6%

Hal ini ditopang oleh peningkatan konsumsi rumah tangga dan investasi.

&quot;Konsumsi rumah tangga meningkat didorong oleh terus naiknya mobilitas, membaiknya ekspektasi pendapatan, dan terkendalinya inflasi, serta dampak positif dari Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan pemberian gaji ke-13 kepada Aparatur Sipil Negara (ASN),&quot; ungkap Perry dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (25/7/2023).

BI mencatat investasi juga meningkat terutama investasi non bangunan, sejalan dengan kinerja ekspor yang positif dan berlanjutnya hilirisasi.

BACA JUGA:
Sri Mulyani: Profesi Keuangan Jadi Kemajuan Ekonomi Negara

Sementara itu, ekspor barang diprakirakan melambat sejalan ekonomi global yang melemah, sedangkan ekspor jasa tumbuh tinggi dipengaruhi oleh kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara.

&quot;Berdasarkan lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi terutama ditopang industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, serta informasi dan komunikasi,&quot; ucap Perry.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bikin Senyum Sri Mulyani, Ini Rapor Ekonomi RI di Semester I-2023

Sementara secara spasial, pertumbuhan ekonomi terutama ditopang oleh pertumbuhan wilayah Kalimantan dan Jawa yang masih kuat sejalan dengan terjaganya permintaan domestik.



&quot;Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2023 diprakirakan dapat mencapai kisaran 4,5-5,3%. Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal pemerintah dengan stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan,&quot; pungkas Perry.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny81L3g4ajVnZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik didukung oleh permintaan domestik.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyebut bahwa perekonomian domestik pada triwulan II-2023 diprakirakan tumbuh lebih baik dari proyeksi, berada di kisaran 4,5-5,3%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bank Indonesia Diprediksi Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6%

Hal ini ditopang oleh peningkatan konsumsi rumah tangga dan investasi.

&quot;Konsumsi rumah tangga meningkat didorong oleh terus naiknya mobilitas, membaiknya ekspektasi pendapatan, dan terkendalinya inflasi, serta dampak positif dari Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan pemberian gaji ke-13 kepada Aparatur Sipil Negara (ASN),&quot; ungkap Perry dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (25/7/2023).

BI mencatat investasi juga meningkat terutama investasi non bangunan, sejalan dengan kinerja ekspor yang positif dan berlanjutnya hilirisasi.

BACA JUGA:
Sri Mulyani: Profesi Keuangan Jadi Kemajuan Ekonomi Negara

Sementara itu, ekspor barang diprakirakan melambat sejalan ekonomi global yang melemah, sedangkan ekspor jasa tumbuh tinggi dipengaruhi oleh kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara.

&quot;Berdasarkan lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi terutama ditopang industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, serta informasi dan komunikasi,&quot; ucap Perry.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bikin Senyum Sri Mulyani, Ini Rapor Ekonomi RI di Semester I-2023

Sementara secara spasial, pertumbuhan ekonomi terutama ditopang oleh pertumbuhan wilayah Kalimantan dan Jawa yang masih kuat sejalan dengan terjaganya permintaan domestik.



&quot;Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2023 diprakirakan dapat mencapai kisaran 4,5-5,3%. Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal pemerintah dengan stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan,&quot; pungkas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
